https://www.zeverix.comsmm indonesiakencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiakencang77Analisis Pola Interaksi Pengguna Ekosistem Hiburan Digital CloudEvaluasi Sistem Rekomendasi Konten Machine Learning Big DataPeran Arsitektur Data Pengalaman Hiburan Interaktif ImmersifStudi Komparatif Algoritma Pengacakan Platform Digital Monte CarloOptimasi User Interface Retensi Pengguna Berbasis PerilakuPendekatan Analitik Prediktif Tren Hiburan Digital Masa DepanTransformasi Infrastruktur Teknologi Ekosistem Hiburan Digital Skala BesarKecerdasan Buatan Analisis Keputusan Pengguna Platform DigitalDigitalisasi Pengalaman Hiburan Sistem Adaptif Berbasis AIEvaluasi Keandalan Sistem RNG Platform Digital ModernPenggunaan Data Telemetri Pola Sesi Pengguna Platform DigitalArsitektur Microservices Skalabilitas Industri Hiburan Digital KontemporerAnalisis Sentimen Pengguna Fitur Interaktif Platform Hiburan DigitalPeran Enkripsi Keamanan Data Kepercayaan Pengguna DigitalPendekatan Data-Driven Optimasi Navigasi Pengalaman Pengguna DigitalEfektivitas Gamifikasi Meningkatkan Engagement Pengguna DigitalAnalisis Komparatif Efisiensi Algoritma Sistem Hiburan DigitalPeran Big Data Deteksi Pola Perilaku Pengguna Platform DigitalInovasi Blockchain Potensi Ekosistem Hiburan Digital Masa DepanPendekatan Sistem Dinamis Feedback Loop Pengguna Platform Digitalhttps://indobooster.com/page/contoh-pengisian-target-di-smm-panel-indobooster
https://www.zeverix.comsmm indonesiakencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiakencang77Analisis Pola Interaksi Pengguna Ekosistem Hiburan Digital CloudEvaluasi Sistem Rekomendasi Konten Machine Learning Big DataPeran Arsitektur Data Pengalaman Hiburan Interaktif ImmersifStudi Komparatif Algoritma Pengacakan Platform Digital Monte CarloOptimasi User Interface Retensi Pengguna Berbasis PerilakuPendekatan Analitik Prediktif Tren Hiburan Digital Masa DepanTransformasi Infrastruktur Teknologi Ekosistem Hiburan Digital Skala BesarKecerdasan Buatan Analisis Keputusan Pengguna Platform DigitalDigitalisasi Pengalaman Hiburan Sistem Adaptif Berbasis AIEvaluasi Keandalan Sistem RNG Platform Digital ModernPenggunaan Data Telemetri Pola Sesi Pengguna Platform DigitalArsitektur Microservices Skalabilitas Industri Hiburan Digital KontemporerAnalisis Sentimen Pengguna Fitur Interaktif Platform Hiburan DigitalPeran Enkripsi Keamanan Data Kepercayaan Pengguna DigitalPendekatan Data-Driven Optimasi Navigasi Pengalaman Pengguna DigitalEfektivitas Gamifikasi Meningkatkan Engagement Pengguna DigitalAnalisis Komparatif Efisiensi Algoritma Sistem Hiburan DigitalPeran Big Data Deteksi Pola Perilaku Pengguna Platform DigitalInovasi Blockchain Potensi Ekosistem Hiburan Digital Masa DepanPendekatan Sistem Dinamis Feedback Loop Pengguna Platform Digitalhttps://indobooster.com/page/contoh-pengisian-target-di-smm-panel-indobooster

Blog

  • 3.550 Personel TNI-Polri dan Pemda Bersihkan 11 Titik Sungai Jelang HUT RI

    3.550 Personel TNI-Polri dan Pemda Bersihkan 11 Titik Sungai Jelang HUT RI


    Jakarta – Sebanyak 3.550 personel gabungan TNI-Polri, Pemprov DKI Jakarta, BPBD, hingga masyarakat dikerahkan untuk membersihkan sungai di 11 titik. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Kalijodo, Jakarta Utara, juga dirangkai dengan penanaman pohon dan bakti sosial dalam menyambut HUT ke-81 RI.
    Kapendam Jaya Letkol Arh Noor Iskak mengatakan, aksi tersebut melibatkan jajaran Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, Pemprov DKI, komunitas, relawan, dan masyarakat.

    “Seluruh personel yang dilibatkan yaitu sebanyak 3.550, terdiri dari TNI-Polri, kemudian dari Pemprov DKI, BPBD, Dinas SDA, Lingkungan Hidup, Bina Marga, komunitas, relawan, dan masyarakat,” kata Noor Iskak di Sunvai Kalijodo, Jakarta Utara, Sabtu (15/8/2026).

    Pembersihan dilakukan serentak di 11 titik. Selain kawasan Kalijodo, lokasi kegiatan mencakup Sungai Ciliwung, Kepulauan Seribu, Banjir Kanal, Kali Pesanggrahan, Kali Mookervart, Kali Sabi atau Kali Nambo, irigasi Kecamatan Bekasi Utara, Kali Tengah kawasan kampus UI Depok, Kali Sekunder B5 Kabupaten Bekasi, serta Kali Cisadane dan anak Sungai Cimanceuri di Kabupaten Tangerang.

    Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari program ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Aksi tersebut sekaligus menjadi langkah antisipasi terhadap dampak perubahan kondisi iklim, termasuk El Nino.

    “Memperingati HUT RI serta dalam rangka melaksanakan salah satu program Bapak Presiden, yaitu program ASRI: Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Sekaligus ini sebagai antisipasi kita dalam rangka menghadapi dampak iklim El Nino,” ujarnya.

    Tak hanya mengangkut sampah dari sungai dan bantaran, kegiatan juga diisi penanaman pohon di sekitar kawasan sungai serta pemberian bantuan sosial kepada warga.

    Sementara itu, Sekda DKI Jakarta Uus Kuswanto mengatakan, dirinya hadir mewakili Gubernur DKI untuk mengikuti kegiatan yang melibatkan jajaran TNI dan Polri tersebut. Pembersihan juga dilakukan di sejumlah kawasan bantaran sungai, termasuk Banjir Kanal Timur dan Banjir Kanal Barat.

    “Kegiatan ini akan memberikan contoh bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan, menjaga lingkungan, sehingga Jakarta menjadi wilayah bersih, tertib dan asri sebagaimana disampaikan Bapak Presiden,” kata Uus.

  • Jembatan Merah Putih Diresmikan, Kapolda Sumsel Hadirkan Bakti Sosial dan Kesehatan untuk Warga

    Jembatan Merah Putih Diresmikan, Kapolda Sumsel Hadirkan Bakti Sosial dan Kesehatan untuk Warga

    Jembatan Merah Putih Diresmikan, Kapolda Sumsel Hadirkan Bakti Sosial dan Kesehatan untuk Warga Banyuasin

    BANYUASIN — Peresmian Jembatan Merah Putih di Desa Lalang, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, menjadi momentum Polda Sumatera Selatan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui bakti sosial dan bakti kesehatan, Kamis (13/8/2026).

     

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin langsung kegiatan kemanusiaan tersebut dengan melibatkan jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, Kapolres Banyuasin, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan.

     

    Kegiatan tersebut menyasar langsung kebutuhan masyarakat melalui penyaluran 1.000 paket sembako serta pelayanan kesehatan kepada 1.000 penerima manfaat. Kehadiran dua bentuk bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Sumsel untuk memastikan momentum pembangunan infrastruktur juga memberikan dampak sosial yang dapat dirasakan masyarakat.

     

    Selain pemeriksaan dan pelayanan kesehatan, Polda Sumsel juga menyerahkan alat bantu kesehatan secara simbolis kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut terdiri dari satu unit kursi roda, satu tongkat alat bantu jalan, tiga tongkat kruk alat bantu jalan, serta dua kacamata baca.

     

    Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan pelayanan kepada masyarakat.

     

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., hadir bersama jajaran Polda Sumsel untuk memastikan kegiatan kemanusiaan tersebut berjalan dan manfaatnya dapat diterima secara langsung oleh warga.

     

    Kehadiran jajaran Polda Sumsel dalam kegiatan tersebut juga memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Jembatan Merah Putih yang menjadi bagian dari penguatan akses masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat bagi aktivitas warga sekaligus memperkuat hubungan sosial dan ekonomi di wilayah Banyuasin.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan sosial dan kesehatan warga.

     

    “Pelaksanaan bakti sosial dan bakti kesehatan ini merupakan bukti nyata bahwa kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada koridor pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum. Momentum peresmian Jembatan Merah Putih kami optimalkan untuk memastikan negara hadir secara langsung memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

     

    Menurutnya, sinergi antara pembangunan infrastruktur dan pelayanan kemanusiaan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

     

    “Ketika pembangunan infrastruktur berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kondisi sosial dan kesehatan masyarakat, maka manfaat kehadiran negara akan semakin dirasakan. Ini yang terus kami dorong sesuai arahan Kapolda Sumsel,” tambahnya.

     

    Bakti kesehatan juga menjadi bentuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan, khususnya lansia dan warga yang membutuhkan alat bantu mobilitas. Penyerahan kursi roda, tongkat alat bantu jalan, tongkat kruk, dan kacamata baca diharapkan dapat membantu meningkatkan aktivitas serta kualitas hidup para penerima manfaat.

     

    Rangkaian kegiatan peresmian Jembatan Merah Putih dan bakti sosial tersebut sekaligus memperlihatkan wajah Polri yang hadir bersama masyarakat dalam berbagai kebutuhan kehidupan. Infrastruktur menjadi jembatan penghubung secara fisik, sementara pelayanan sosial dan kesehatan menjadi jembatan kepedulian antara Polri dan masyarakat.

     

    Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan keamanan, pelayanan, serta manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.

  • Jembatan Merah Putih Diresmikan, Kapolda Sumsel Hadirkan Bakti Sosial dan Kesehatan untuk Warga

    Jembatan Merah Putih Diresmikan, Kapolda Sumsel Hadirkan Bakti Sosial dan Kesehatan untuk Warga

    Jembatan Merah Putih Diresmikan, Kapolda Sumsel Hadirkan Bakti Sosial dan Kesehatan untuk Warga Banyuasin

    BANYUASIN — Peresmian Jembatan Merah Putih di Desa Lalang, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, menjadi momentum Polda Sumatera Selatan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui bakti sosial dan bakti kesehatan, Kamis (13/8/2026).

     

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin langsung kegiatan kemanusiaan tersebut dengan melibatkan jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, Kapolres Banyuasin, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan.

     

    Kegiatan tersebut menyasar langsung kebutuhan masyarakat melalui penyaluran 1.000 paket sembako serta pelayanan kesehatan kepada 1.000 penerima manfaat. Kehadiran dua bentuk bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Sumsel untuk memastikan momentum pembangunan infrastruktur juga memberikan dampak sosial yang dapat dirasakan masyarakat.

     

    Selain pemeriksaan dan pelayanan kesehatan, Polda Sumsel juga menyerahkan alat bantu kesehatan secara simbolis kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut terdiri dari satu unit kursi roda, satu tongkat alat bantu jalan, tiga tongkat kruk alat bantu jalan, serta dua kacamata baca.

     

    Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan pelayanan kepada masyarakat.

     

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., hadir bersama jajaran Polda Sumsel untuk memastikan kegiatan kemanusiaan tersebut berjalan dan manfaatnya dapat diterima secara langsung oleh warga.

     

    Kehadiran jajaran Polda Sumsel dalam kegiatan tersebut juga memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Jembatan Merah Putih yang menjadi bagian dari penguatan akses masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat bagi aktivitas warga sekaligus memperkuat hubungan sosial dan ekonomi di wilayah Banyuasin.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan sosial dan kesehatan warga.

     

    “Pelaksanaan bakti sosial dan bakti kesehatan ini merupakan bukti nyata bahwa kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada koridor pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum. Momentum peresmian Jembatan Merah Putih kami optimalkan untuk memastikan negara hadir secara langsung memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

     

    Menurutnya, sinergi antara pembangunan infrastruktur dan pelayanan kemanusiaan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

     

    “Ketika pembangunan infrastruktur berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kondisi sosial dan kesehatan masyarakat, maka manfaat kehadiran negara akan semakin dirasakan. Ini yang terus kami dorong sesuai arahan Kapolda Sumsel,” tambahnya.

     

    Bakti kesehatan juga menjadi bentuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan, khususnya lansia dan warga yang membutuhkan alat bantu mobilitas. Penyerahan kursi roda, tongkat alat bantu jalan, tongkat kruk, dan kacamata baca diharapkan dapat membantu meningkatkan aktivitas serta kualitas hidup para penerima manfaat.

     

    Rangkaian kegiatan peresmian Jembatan Merah Putih dan bakti sosial tersebut sekaligus memperlihatkan wajah Polri yang hadir bersama masyarakat dalam berbagai kebutuhan kehidupan. Infrastruktur menjadi jembatan penghubung secara fisik, sementara pelayanan sosial dan kesehatan menjadi jembatan kepedulian antara Polri dan masyarakat.

     

    Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan keamanan, pelayanan, serta manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.

  • Jembatan Merah Putih Diresmikan, Kapolda Sumsel Hadirkan Bakti Sosial dan Kesehatan untuk Warga 

    Jembatan Merah Putih Diresmikan, Kapolda Sumsel Hadirkan Bakti Sosial dan Kesehatan untuk Warga

    Jembatan Merah Putih Diresmikan, Kapolda Sumsel Hadirkan Bakti Sosial dan Kesehatan untuk Warga Banyuasin

    BANYUASIN — Peresmian Jembatan Merah Putih di Desa Lalang, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, menjadi momentum Polda Sumatera Selatan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui bakti sosial dan bakti kesehatan, Kamis (13/8/2026).

     

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin langsung kegiatan kemanusiaan tersebut dengan melibatkan jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, Kapolres Banyuasin, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan.

     

    Kegiatan tersebut menyasar langsung kebutuhan masyarakat melalui penyaluran 1.000 paket sembako serta pelayanan kesehatan kepada 1.000 penerima manfaat. Kehadiran dua bentuk bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Sumsel untuk memastikan momentum pembangunan infrastruktur juga memberikan dampak sosial yang dapat dirasakan masyarakat.

     

    Selain pemeriksaan dan pelayanan kesehatan, Polda Sumsel juga menyerahkan alat bantu kesehatan secara simbolis kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut terdiri dari satu unit kursi roda, satu tongkat alat bantu jalan, tiga tongkat kruk alat bantu jalan, serta dua kacamata baca.

     

    Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan pelayanan kepada masyarakat.

     

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., hadir bersama jajaran Polda Sumsel untuk memastikan kegiatan kemanusiaan tersebut berjalan dan manfaatnya dapat diterima secara langsung oleh warga.

     

    Kehadiran jajaran Polda Sumsel dalam kegiatan tersebut juga memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Jembatan Merah Putih yang menjadi bagian dari penguatan akses masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat bagi aktivitas warga sekaligus memperkuat hubungan sosial dan ekonomi di wilayah Banyuasin.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan sosial dan kesehatan warga.

     

    “Pelaksanaan bakti sosial dan bakti kesehatan ini merupakan bukti nyata bahwa kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada koridor pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum. Momentum peresmian Jembatan Merah Putih kami optimalkan untuk memastikan negara hadir secara langsung memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

     

    Menurutnya, sinergi antara pembangunan infrastruktur dan pelayanan kemanusiaan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

     

    “Ketika pembangunan infrastruktur berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kondisi sosial dan kesehatan masyarakat, maka manfaat kehadiran negara akan semakin dirasakan. Ini yang terus kami dorong sesuai arahan Kapolda Sumsel,” tambahnya.

     

    Bakti kesehatan juga menjadi bentuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan, khususnya lansia dan warga yang membutuhkan alat bantu mobilitas. Penyerahan kursi roda, tongkat alat bantu jalan, tongkat kruk, dan kacamata baca diharapkan dapat membantu meningkatkan aktivitas serta kualitas hidup para penerima manfaat.

     

    Rangkaian kegiatan peresmian Jembatan Merah Putih dan bakti sosial tersebut sekaligus memperlihatkan wajah Polri yang hadir bersama masyarakat dalam berbagai kebutuhan kehidupan. Infrastruktur menjadi jembatan penghubung secara fisik, sementara pelayanan sosial dan kesehatan menjadi jembatan kepedulian antara Polri dan masyarakat.

     

    Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan keamanan, pelayanan, serta manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.

  • Jembatan Merah Putih Diresmikan, Kapolda Sumsel Hadirkan Bakti Sosial dan Kesehatan untuk Warga Banyuasin

    Jembatan Merah Putih Diresmikan, Kapolda Sumsel Hadirkan Bakti Sosial dan Kesehatan untuk Warga Banyuasin

    Jembatan Merah Putih Diresmikan, Kapolda Sumsel Hadirkan Bakti Sosial dan Kesehatan untuk Warga Banyuasin

    BANYUASIN — Peresmian Jembatan Merah Putih di Desa Lalang, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, menjadi momentum Polda Sumatera Selatan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui bakti sosial dan bakti kesehatan, Kamis (13/8/2026).

     

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin langsung kegiatan kemanusiaan tersebut dengan melibatkan jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, Kapolres Banyuasin, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan.

     

    Kegiatan tersebut menyasar langsung kebutuhan masyarakat melalui penyaluran 1.000 paket sembako serta pelayanan kesehatan kepada 1.000 penerima manfaat. Kehadiran dua bentuk bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Sumsel untuk memastikan momentum pembangunan infrastruktur juga memberikan dampak sosial yang dapat dirasakan masyarakat.

     

    Selain pemeriksaan dan pelayanan kesehatan, Polda Sumsel juga menyerahkan alat bantu kesehatan secara simbolis kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut terdiri dari satu unit kursi roda, satu tongkat alat bantu jalan, tiga tongkat kruk alat bantu jalan, serta dua kacamata baca.

     

    Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan pelayanan kepada masyarakat.

     

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., hadir bersama jajaran Polda Sumsel untuk memastikan kegiatan kemanusiaan tersebut berjalan dan manfaatnya dapat diterima secara langsung oleh warga.

     

    Kehadiran jajaran Polda Sumsel dalam kegiatan tersebut juga memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Jembatan Merah Putih yang menjadi bagian dari penguatan akses masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat bagi aktivitas warga sekaligus memperkuat hubungan sosial dan ekonomi di wilayah Banyuasin.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan sosial dan kesehatan warga.

     

    “Pelaksanaan bakti sosial dan bakti kesehatan ini merupakan bukti nyata bahwa kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada koridor pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum. Momentum peresmian Jembatan Merah Putih kami optimalkan untuk memastikan negara hadir secara langsung memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

     

    Menurutnya, sinergi antara pembangunan infrastruktur dan pelayanan kemanusiaan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

     

    “Ketika pembangunan infrastruktur berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kondisi sosial dan kesehatan masyarakat, maka manfaat kehadiran negara akan semakin dirasakan. Ini yang terus kami dorong sesuai arahan Kapolda Sumsel,” tambahnya.

     

    Bakti kesehatan juga menjadi bentuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan, khususnya lansia dan warga yang membutuhkan alat bantu mobilitas. Penyerahan kursi roda, tongkat alat bantu jalan, tongkat kruk, dan kacamata baca diharapkan dapat membantu meningkatkan aktivitas serta kualitas hidup para penerima manfaat.

     

    Rangkaian kegiatan peresmian Jembatan Merah Putih dan bakti sosial tersebut sekaligus memperlihatkan wajah Polri yang hadir bersama masyarakat dalam berbagai kebutuhan kehidupan. Infrastruktur menjadi jembatan penghubung secara fisik, sementara pelayanan sosial dan kesehatan menjadi jembatan kepedulian antara Polri dan masyarakat.

     

    Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan keamanan, pelayanan, serta manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.

  • Jembatan Merah Putih Diresmikan, Kapolda Sumsel Hadirkan Bakti Sosial dan Kesehatan untuk Warga Banyuasin

    Jembatan Merah Putih Diresmikan, Kapolda Sumsel Hadirkan Bakti Sosial dan Kesehatan untuk Warga Banyuasin

    Jembatan Merah Putih Diresmikan, Kapolda Sumsel Hadirkan Bakti Sosial dan Kesehatan untuk Warga Banyuasin

    BANYUASIN — Peresmian Jembatan Merah Putih di Desa Lalang, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, menjadi momentum Polda Sumatera Selatan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui bakti sosial dan bakti kesehatan, Kamis (13/8/2026).

     

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin langsung kegiatan kemanusiaan tersebut dengan melibatkan jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, Kapolres Banyuasin, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan.

     

    Kegiatan tersebut menyasar langsung kebutuhan masyarakat melalui penyaluran 1.000 paket sembako serta pelayanan kesehatan kepada 1.000 penerima manfaat. Kehadiran dua bentuk bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Sumsel untuk memastikan momentum pembangunan infrastruktur juga memberikan dampak sosial yang dapat dirasakan masyarakat.

     

    Selain pemeriksaan dan pelayanan kesehatan, Polda Sumsel juga menyerahkan alat bantu kesehatan secara simbolis kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut terdiri dari satu unit kursi roda, satu tongkat alat bantu jalan, tiga tongkat kruk alat bantu jalan, serta dua kacamata baca.

     

    Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan pelayanan kepada masyarakat.

     

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., hadir bersama jajaran Polda Sumsel untuk memastikan kegiatan kemanusiaan tersebut berjalan dan manfaatnya dapat diterima secara langsung oleh warga.

     

    Kehadiran jajaran Polda Sumsel dalam kegiatan tersebut juga memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Jembatan Merah Putih yang menjadi bagian dari penguatan akses masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat bagi aktivitas warga sekaligus memperkuat hubungan sosial dan ekonomi di wilayah Banyuasin.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan sosial dan kesehatan warga.

     

    “Pelaksanaan bakti sosial dan bakti kesehatan ini merupakan bukti nyata bahwa kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada koridor pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum. Momentum peresmian Jembatan Merah Putih kami optimalkan untuk memastikan negara hadir secara langsung memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

     

    Menurutnya, sinergi antara pembangunan infrastruktur dan pelayanan kemanusiaan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

     

    “Ketika pembangunan infrastruktur berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kondisi sosial dan kesehatan masyarakat, maka manfaat kehadiran negara akan semakin dirasakan. Ini yang terus kami dorong sesuai arahan Kapolda Sumsel,” tambahnya.

     

    Bakti kesehatan juga menjadi bentuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan, khususnya lansia dan warga yang membutuhkan alat bantu mobilitas. Penyerahan kursi roda, tongkat alat bantu jalan, tongkat kruk, dan kacamata baca diharapkan dapat membantu meningkatkan aktivitas serta kualitas hidup para penerima manfaat.

     

    Rangkaian kegiatan peresmian Jembatan Merah Putih dan bakti sosial tersebut sekaligus memperlihatkan wajah Polri yang hadir bersama masyarakat dalam berbagai kebutuhan kehidupan. Infrastruktur menjadi jembatan penghubung secara fisik, sementara pelayanan sosial dan kesehatan menjadi jembatan kepedulian antara Polri dan masyarakat.

     

    Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan keamanan, pelayanan, serta manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.

  • Polda Sumsel Bangun 81 Jembatan Merah Putih untuk Perluas Akses Warga

    Polda Sumsel Bangun 81 Jembatan Merah Putih untuk Perluas Akses Warga

    BANYUASIN — Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Sumatera Selatan dan jajaran menghadirkan 81 Jembatan Merah Putih Presisi sebagai wujud kehadiran Polri dalam membuka akses, memperpendek jarak tempuh, dan mendukung aktivitas masyarakat di berbagai wilayah Sumatera Selatan.

    Program tersebut menjadi bagian dari Peresmian Jembatan Merah Putih Polri yang dilaksanakan secara terpusat melalui konferensi video bersama Presiden Republik Indonesia dan Kapolri, Kamis (13/8/2026). Di Sumatera Selatan, salah satu jembatan yang diresmikan berada di Desa Lalang, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin.

    Jembatan di Desa Lalang memiliki panjang 14 meter dan lebar 1,5 meter. Keberadaan jembatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi sekitar 900 warga, terutama dalam menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari.

    Sebelum tersedia jembatan, masyarakat harus menempuh jalur yang lebih panjang untuk menuju akses yang dibutuhkan. Dengan adanya Jembatan Merah Putih, perjalanan warga dapat dipangkas sekitar 4,5 kilometer atau menghemat waktu tempuh hingga sekitar 25 menit.

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

    Program Jembatan Merah Putih di Sumatera Selatan tidak hanya dilaksanakan di Banyuasin. Berdasarkan rekapitulasi Polda Sumsel dan Polres/Tabes jajaran, tercatat sebanyak 81 jembatan, terdiri atas 74 jembatan yang telah selesai dibangun dan 7 jembatan yang masih dalam proses pembangunan.

    Dari jumlah tersebut, sebanyak 74 jembatan yang telah rampung telah memberikan manfaat kepada sekitar 100.900 jiwa. Sementara itu, apabila seluruh 81 jembatan yang terdata telah selesai dibangun, estimasi penerima manfaat di berbagai wilayah Sumatera Selatan mencapai sekitar 111.600 jiwa.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan pembangunan Jembatan Merah Putih diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

    “Jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik. Yang terpenting adalah manfaat yang dirasakan masyarakat, mulai dari memperpendek waktu perjalanan, mempermudah aktivitas ekonomi, pendidikan dan sosial, hingga membuka konektivitas antarwilayah. Semangatnya adalah Polri hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

    Menurutnya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi semakin bermakna karena semangat kemerdekaan diwujudkan melalui pembangunan yang dapat membantu masyarakat terbebas dari keterbatasan akses dan memperlancar aktivitas sehari-hari.

    Kehadiran 81 Jembatan Merah Putih Presisi di Sumatera Selatan sekaligus menggambarkan komitmen Polda Sumsel dan jajaran untuk terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Melalui infrastruktur yang tepat guna dan menyentuh kebutuhan warga, semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya dalam kehidupan masyarakat.

  • Polda Sumsel Bangun 81 Jembatan Merah Putih untuk Perluas Akses Warga

    Polda Sumsel Bangun 81 Jembatan Merah Putih untuk Perluas Akses Warga

    BANYUASIN — Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Sumatera Selatan dan jajaran menghadirkan 81 Jembatan Merah Putih Presisi sebagai wujud kehadiran Polri dalam membuka akses, memperpendek jarak tempuh, dan mendukung aktivitas masyarakat di berbagai wilayah Sumatera Selatan.

    Program tersebut menjadi bagian dari Peresmian Jembatan Merah Putih Polri yang dilaksanakan secara terpusat melalui konferensi video bersama Presiden Republik Indonesia dan Kapolri, Kamis (13/8/2026). Di Sumatera Selatan, salah satu jembatan yang diresmikan berada di Desa Lalang, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin.

    Jembatan di Desa Lalang memiliki panjang 14 meter dan lebar 1,5 meter. Keberadaan jembatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi sekitar 900 warga, terutama dalam menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari.

    Sebelum tersedia jembatan, masyarakat harus menempuh jalur yang lebih panjang untuk menuju akses yang dibutuhkan. Dengan adanya Jembatan Merah Putih, perjalanan warga dapat dipangkas sekitar 4,5 kilometer atau menghemat waktu tempuh hingga sekitar 25 menit.

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

    Program Jembatan Merah Putih di Sumatera Selatan tidak hanya dilaksanakan di Banyuasin. Berdasarkan rekapitulasi Polda Sumsel dan Polres/Tabes jajaran, tercatat sebanyak 81 jembatan, terdiri atas 74 jembatan yang telah selesai dibangun dan 7 jembatan yang masih dalam proses pembangunan.

    Dari jumlah tersebut, sebanyak 74 jembatan yang telah rampung telah memberikan manfaat kepada sekitar 100.900 jiwa. Sementara itu, apabila seluruh 81 jembatan yang terdata telah selesai dibangun, estimasi penerima manfaat di berbagai wilayah Sumatera Selatan mencapai sekitar 111.600 jiwa.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan pembangunan Jembatan Merah Putih diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

    “Jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik. Yang terpenting adalah manfaat yang dirasakan masyarakat, mulai dari memperpendek waktu perjalanan, mempermudah aktivitas ekonomi, pendidikan dan sosial, hingga membuka konektivitas antarwilayah. Semangatnya adalah Polri hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

    Menurutnya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi semakin bermakna karena semangat kemerdekaan diwujudkan melalui pembangunan yang dapat membantu masyarakat terbebas dari keterbatasan akses dan memperlancar aktivitas sehari-hari.

    Kehadiran 81 Jembatan Merah Putih Presisi di Sumatera Selatan sekaligus menggambarkan komitmen Polda Sumsel dan jajaran untuk terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Melalui infrastruktur yang tepat guna dan menyentuh kebutuhan warga, semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya dalam kehidupan masyarakat.

  • HUT Kemerdekaan RI Ke 81, Polda Sumsel Bangun 81 Jembatan Merah Putih untuk Perluas Akses Warga

    HUT Kemerdekaan RI Ke 81, Polda Sumsel Bangun 81 Jembatan Merah Putih untuk Perluas Akses Warga

    BANYUASIN — Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Sumatera Selatan dan jajaran menghadirkan 81 Jembatan Merah Putih Presisi sebagai wujud kehadiran Polri dalam membuka akses, memperpendek jarak tempuh, dan mendukung aktivitas masyarakat di berbagai wilayah Sumatera Selatan.

    Program tersebut menjadi bagian dari Peresmian Jembatan Merah Putih Polri yang dilaksanakan secara terpusat melalui konferensi video bersama Presiden Republik Indonesia dan Kapolri, Kamis (13/8/2026). Di Sumatera Selatan, salah satu jembatan yang diresmikan berada di Desa Lalang, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin.

    Jembatan di Desa Lalang memiliki panjang 14 meter dan lebar 1,5 meter. Keberadaan jembatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi sekitar 900 warga, terutama dalam menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari.

    Sebelum tersedia jembatan, masyarakat harus menempuh jalur yang lebih panjang untuk menuju akses yang dibutuhkan. Dengan adanya Jembatan Merah Putih, perjalanan warga dapat dipangkas sekitar 4,5 kilometer atau menghemat waktu tempuh hingga sekitar 25 menit.

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

    Program Jembatan Merah Putih di Sumatera Selatan tidak hanya dilaksanakan di Banyuasin. Berdasarkan rekapitulasi Polda Sumsel dan Polres/Tabes jajaran, tercatat sebanyak 81 jembatan, terdiri atas 74 jembatan yang telah selesai dibangun dan 7 jembatan yang masih dalam proses pembangunan.

    Dari jumlah tersebut, sebanyak 74 jembatan yang telah rampung telah memberikan manfaat kepada sekitar 100.900 jiwa. Sementara itu, apabila seluruh 81 jembatan yang terdata telah selesai dibangun, estimasi penerima manfaat di berbagai wilayah Sumatera Selatan mencapai sekitar 111.600 jiwa.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan pembangunan Jembatan Merah Putih diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

    “Jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik. Yang terpenting adalah manfaat yang dirasakan masyarakat, mulai dari memperpendek waktu perjalanan, mempermudah aktivitas ekonomi, pendidikan dan sosial, hingga membuka konektivitas antarwilayah. Semangatnya adalah Polri hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

    Menurutnya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi semakin bermakna karena semangat kemerdekaan diwujudkan melalui pembangunan yang dapat membantu masyarakat terbebas dari keterbatasan akses dan memperlancar aktivitas sehari-hari.

    Kehadiran 81 Jembatan Merah Putih Presisi di Sumatera Selatan sekaligus menggambarkan komitmen Polda Sumsel dan jajaran untuk terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Melalui infrastruktur yang tepat guna dan menyentuh kebutuhan warga, semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya dalam kehidupan masyarakat.

  • HUT Kemerdekaan RI Ke 81, Polda Sumsel Bangun 81 Jembatan Merah Putih untuk Perluas Akses Warga

    HUT Kemerdekaan RI Ke 81, Polda Sumsel Bangun 81 Jembatan Merah Putih untuk Perluas Akses Warga

    BANYUASIN — Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Sumatera Selatan dan jajaran menghadirkan 81 Jembatan Merah Putih Presisi sebagai wujud kehadiran Polri dalam membuka akses, memperpendek jarak tempuh, dan mendukung aktivitas masyarakat di berbagai wilayah Sumatera Selatan.

    Program tersebut menjadi bagian dari Peresmian Jembatan Merah Putih Polri yang dilaksanakan secara terpusat melalui konferensi video bersama Presiden Republik Indonesia dan Kapolri, Kamis (13/8/2026). Di Sumatera Selatan, salah satu jembatan yang diresmikan berada di Desa Lalang, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin.

    Jembatan di Desa Lalang memiliki panjang 14 meter dan lebar 1,5 meter. Keberadaan jembatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi sekitar 900 warga, terutama dalam menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari.

    Sebelum tersedia jembatan, masyarakat harus menempuh jalur yang lebih panjang untuk menuju akses yang dibutuhkan. Dengan adanya Jembatan Merah Putih, perjalanan warga dapat dipangkas sekitar 4,5 kilometer atau menghemat waktu tempuh hingga sekitar 25 menit.

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

    Program Jembatan Merah Putih di Sumatera Selatan tidak hanya dilaksanakan di Banyuasin. Berdasarkan rekapitulasi Polda Sumsel dan Polres/Tabes jajaran, tercatat sebanyak 81 jembatan, terdiri atas 74 jembatan yang telah selesai dibangun dan 7 jembatan yang masih dalam proses pembangunan.

    Dari jumlah tersebut, sebanyak 74 jembatan yang telah rampung telah memberikan manfaat kepada sekitar 100.900 jiwa. Sementara itu, apabila seluruh 81 jembatan yang terdata telah selesai dibangun, estimasi penerima manfaat di berbagai wilayah Sumatera Selatan mencapai sekitar 111.600 jiwa.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan pembangunan Jembatan Merah Putih diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

    “Jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik. Yang terpenting adalah manfaat yang dirasakan masyarakat, mulai dari memperpendek waktu perjalanan, mempermudah aktivitas ekonomi, pendidikan dan sosial, hingga membuka konektivitas antarwilayah. Semangatnya adalah Polri hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

    Menurutnya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi semakin bermakna karena semangat kemerdekaan diwujudkan melalui pembangunan yang dapat membantu masyarakat terbebas dari keterbatasan akses dan memperlancar aktivitas sehari-hari.

    Kehadiran 81 Jembatan Merah Putih Presisi di Sumatera Selatan sekaligus menggambarkan komitmen Polda Sumsel dan jajaran untuk terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Melalui infrastruktur yang tepat guna dan menyentuh kebutuhan warga, semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya dalam kehidupan masyarakat.