https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorEfek Near-Miss dalam Judi OnlineKebiasaan Bermain Permainan Slot OnlineJudi Online Mengubah Pengelolaan UangPemain Slot Mengejar Kemenangan BerulangKonten Maxwin di Media SosialIklan Judi Online Literasi DigitalPerbedaan Game dengan Judi OnlineMengejar Kekalahan dalam Judi OnlineDeposit Kecil Pengeluaran Slot MembesarKemenangan Pertama Memicu Kebiasaan BerjudiPaparan Konten Slot Media SosialKonten Slot Online pada AnakPromosi Bonus Deposit Judi OnlineJebakan Sunk Cost Judi OnlineGambler’s Fallacy dalam Judi OnlineJudi Online dan Keuangan KeluargaHadiah Acak dalam Slot OnlineIklan Digital Menuju Judi OnlineKonten Kemenangan Judi Online ViralDampak Judi Online Anak Mudakencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja MudaEdukasi News 84021Edukasi News 84022Edukasi News 84023Edukasi News 84024Edukasi News 84025Edukasi News 84026Edukasi News 84027Edukasi News 84028Edukasi News 84029Edukasi News 84030Edukasi News 84031Edukasi News 84032Edukasi News 84033Edukasi News 84034Edukasi News 84035Edukasi News 84036Edukasi News 84037Edukasi News 84038Edukasi News 84039Edukasi News 84040Edukasi News 84041Berita Seputar Dunia Digital 89941Berita Seputar Dunia Digital 89942Berita Seputar Dunia Digital 89943Berita Seputar Dunia Digital 89944Berita Seputar Dunia Digital 89945Berita Seputar Dunia Digital 89946Berita Seputar Dunia Digital 89947Berita Seputar Dunia Digital 89948Berita Seputar Dunia Digital 89949Berita Seputar Dunia Digital 89950Berita Seputar Dunia Digital 89951Berita Seputar Dunia Digital 89952Berita Seputar Dunia Digital 89953Berita Seputar Dunia Digital 89954Berita Seputar Dunia Digital 89955Berita Seputar Dunia Digital 89956Berita Seputar Dunia Digital 89957Berita Seputar Dunia Digital 89958Berita Seputar Dunia Digital 89959Berita Seputar Dunia Digital 89960Mahjong Ways dan Kemenangan InstanMenang Slot Belum Tentu UntungTop Up Berubah Menjadi TaruhanKoin Virtual Tetap Bernilai UangDeposit Slot Bukan Modal UsahaKemenangan Besar Bukan Rezeki HalalRisiko Bonus Free Spin SlotHitung Kerugian dari Riwayat DepositGame Berhadiah Berkedok Taruhan OnlinePromosi Judi dari Konten MaxwinMahjong Ways antara Hiburan MaysirKemenangan Slot Diputar Kembali LagiDeposit Kecil Tetap Sebuah TaruhanMengenali Mekanisme Spin Hadiah AcakJudi Online Bukan Jalan RezekiGaji Berubah Menjadi Saldo SlotPinjol untuk Deposit Menambah UtangPenyebar Link Slot Punya TanggungjawabPenghasilan Referral dari Judi OnlineMemahami Promosi Konten Kemenangan SlotModal Usaha dari Hasil TaruhanBedakan Hadiah Turnamen dan TaruhanBatas Kompetisi dan Maysir DigitalDeposit Slot Mengganggu Kepercayaan KeluargaLiterasi Istilah Scatter dan MaxwinKonten Bisa Mengenalkan Judi OnlineBias Kemenangan Slot Media SosialGame Berbayar Tidak Selalu JudiDakwah Mendidik tentang Risiko TaruhanBatas Hiburan Digital Keluarga MuslimSlot Online Bukan Sekadar HiburanTop Up Berubah Menjadi TaruhanMenang Slot Belum Tentu UntungPinjol Memperburuk Risiko Slot OnlineBatas Syariah Game Berhadiah UangTransaksi Slot dalam Ekonomi SyariahMenghitung Kerugian Nyata Judi OnlineWaspadai Iming-Iming Bonus Deposit GratisTaruhan Online Berkedok Game DigitalNilai Harta dalam Permainan OnlineEdukasi Judi Online Tanpa MempermalukanWaspadai Link Slot dari TemanBedakan Game Berbayar dan JudiTaruhan Online Mengancam Keuangan KeluargaJudi Online dan Hak KeluargaJudi Online Mengganggu Nafkah KeluargaBedakan Modal Usaha dan TaruhanDeposit Kecil Menjadi Pengeluaran RutinModal Bisnis dari Hasil TaruhanPenghasilan dari Promosi Slot OnlineKomisi Referral Judi Online BermasalahKonten Slot Mendorong Perilaku BertaruhJudi Online dalam Syariat IslamDeposit Kecil Tetap Termasuk MaysirTaruhan Kecil Tetap Mengandung MaysirKoin Virtual dalam Slot OnlineSpin Berhadiah Tidak Otomatis JudiMemahami Hadiah dalam Permainan OnlineKonten Slot Memicu Keinginan DepositPendidikan Syariah Menghadapi Judi Digitaldaily news digital 389001daily news digital 389002daily news digital 389003daily news digital 389004daily news digital 389005daily news digital 389006daily news digital 389007daily news digital 389008daily news digital 389009daily news digital 389010daily news digital 389011daily news digital 389012daily news digital 389013daily news digital 389014daily news digital 389015daily news digital 389016daily news digital 389017daily news digital 389018daily news digital 389019daily news digital 389020daily news digital 389021daily news digital 389022daily news digital 389023daily news digital 389024daily news digital 389025daily news digital 389026daily news digital 389027daily news digital 389028daily news digital 389029daily news digital 389030efek nyaris menang memancing deposit lagideposit kecil kebocoran keuangan tak disadaripola jam menang ilusi kendali slotjudi online mengubah pengambilan keputusantanda bahaya judi online mengganggu kehidupanalasan ilmiah pemain slot sulit berhentiotak mengingat kemenangan daripada kekalahanbanyak keluar uang sulit berhentiefek suara animasi kemenangan slotmelindungi keuangan keluarga dari judi onlinemenyembunyikan deposit tanda judi onlineperbedaan menabung investasi dan taruhanistilah cuan dalam judi onlinememeriksa pengeluaran digital taruhan onlinerasa bosan memicu bermain slot lagijudi online merusak kepercayaan keluargaperbedaan hadiah undian dan taruhanbatas hadiah biaya peserta dan taruhanfikih uang taruhan saldo dan koinperbedaan modal deposit dan taruhangamblers fallacy menjebak pemain juditanda bahaya mengejar sensasi judi onlinemenang awal membentuk harapan kelirucara menolak ajakan bermain judi onlinekonten kemenangan membentuk persepsi keliruprediksi pola menang dan jam gacoralasan kekalahan memicu bermain lagicara memutus akses judi onlinecara membicarakan judi online kepada remajamenjaga harta dengan menghindari judi onlineBerita Teknologi & Digital 89001Berita Teknologi & Digital 89002Berita Teknologi & Digital 89003Berita Teknologi & Digital 89004Berita Teknologi & Digital 89005Berita Teknologi & Digital 89006Berita Teknologi & Digital 89007Berita Teknologi & Digital 89008Berita Teknologi & Digital 89009Berita Teknologi & Digital 89010Berita Teknologi & Digital 89011Berita Teknologi & Digital 89012Berita Teknologi & Digital 89013Berita Teknologi & Digital 89014Berita Teknologi & Digital 89015Berita Teknologi & Digital 89016Berita Teknologi & Digital 89017Berita Teknologi & Digital 89018Berita Teknologi & Digital 89019Berita Teknologi & Digital 89020Berita Teknologi & Digital 89021Berita Teknologi & Digital 89022Berita Teknologi & Digital 89023Berita Teknologi & Digital 89024Berita Teknologi & Digital 89025Berita Teknologi & Digital 89026Berita Teknologi & Digital 89027Berita Teknologi & Digital 89028Berita Teknologi & Digital 89029Berita Teknologi & Digital 89030
https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorEfek Near-Miss dalam Judi OnlineKebiasaan Bermain Permainan Slot OnlineJudi Online Mengubah Pengelolaan UangPemain Slot Mengejar Kemenangan BerulangKonten Maxwin di Media SosialIklan Judi Online Literasi DigitalPerbedaan Game dengan Judi OnlineMengejar Kekalahan dalam Judi OnlineDeposit Kecil Pengeluaran Slot MembesarKemenangan Pertama Memicu Kebiasaan BerjudiPaparan Konten Slot Media SosialKonten Slot Online pada AnakPromosi Bonus Deposit Judi OnlineJebakan Sunk Cost Judi OnlineGambler’s Fallacy dalam Judi OnlineJudi Online dan Keuangan KeluargaHadiah Acak dalam Slot OnlineIklan Digital Menuju Judi OnlineKonten Kemenangan Judi Online ViralDampak Judi Online Anak Mudakencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja MudaEdukasi News 84021Edukasi News 84022Edukasi News 84023Edukasi News 84024Edukasi News 84025Edukasi News 84026Edukasi News 84027Edukasi News 84028Edukasi News 84029Edukasi News 84030Edukasi News 84031Edukasi News 84032Edukasi News 84033Edukasi News 84034Edukasi News 84035Edukasi News 84036Edukasi News 84037Edukasi News 84038Edukasi News 84039Edukasi News 84040Edukasi News 84041Berita Seputar Dunia Digital 89941Berita Seputar Dunia Digital 89942Berita Seputar Dunia Digital 89943Berita Seputar Dunia Digital 89944Berita Seputar Dunia Digital 89945Berita Seputar Dunia Digital 89946Berita Seputar Dunia Digital 89947Berita Seputar Dunia Digital 89948Berita Seputar Dunia Digital 89949Berita Seputar Dunia Digital 89950Berita Seputar Dunia Digital 89951Berita Seputar Dunia Digital 89952Berita Seputar Dunia Digital 89953Berita Seputar Dunia Digital 89954Berita Seputar Dunia Digital 89955Berita Seputar Dunia Digital 89956Berita Seputar Dunia Digital 89957Berita Seputar Dunia Digital 89958Berita Seputar Dunia Digital 89959Berita Seputar Dunia Digital 89960Mahjong Ways dan Kemenangan InstanMenang Slot Belum Tentu UntungTop Up Berubah Menjadi TaruhanKoin Virtual Tetap Bernilai UangDeposit Slot Bukan Modal UsahaKemenangan Besar Bukan Rezeki HalalRisiko Bonus Free Spin SlotHitung Kerugian dari Riwayat DepositGame Berhadiah Berkedok Taruhan OnlinePromosi Judi dari Konten MaxwinMahjong Ways antara Hiburan MaysirKemenangan Slot Diputar Kembali LagiDeposit Kecil Tetap Sebuah TaruhanMengenali Mekanisme Spin Hadiah AcakJudi Online Bukan Jalan RezekiGaji Berubah Menjadi Saldo SlotPinjol untuk Deposit Menambah UtangPenyebar Link Slot Punya TanggungjawabPenghasilan Referral dari Judi OnlineMemahami Promosi Konten Kemenangan SlotModal Usaha dari Hasil TaruhanBedakan Hadiah Turnamen dan TaruhanBatas Kompetisi dan Maysir DigitalDeposit Slot Mengganggu Kepercayaan KeluargaLiterasi Istilah Scatter dan MaxwinKonten Bisa Mengenalkan Judi OnlineBias Kemenangan Slot Media SosialGame Berbayar Tidak Selalu JudiDakwah Mendidik tentang Risiko TaruhanBatas Hiburan Digital Keluarga MuslimSlot Online Bukan Sekadar HiburanTop Up Berubah Menjadi TaruhanMenang Slot Belum Tentu UntungPinjol Memperburuk Risiko Slot OnlineBatas Syariah Game Berhadiah UangTransaksi Slot dalam Ekonomi SyariahMenghitung Kerugian Nyata Judi OnlineWaspadai Iming-Iming Bonus Deposit GratisTaruhan Online Berkedok Game DigitalNilai Harta dalam Permainan OnlineEdukasi Judi Online Tanpa MempermalukanWaspadai Link Slot dari TemanBedakan Game Berbayar dan JudiTaruhan Online Mengancam Keuangan KeluargaJudi Online dan Hak KeluargaJudi Online Mengganggu Nafkah KeluargaBedakan Modal Usaha dan TaruhanDeposit Kecil Menjadi Pengeluaran RutinModal Bisnis dari Hasil TaruhanPenghasilan dari Promosi Slot OnlineKomisi Referral Judi Online BermasalahKonten Slot Mendorong Perilaku BertaruhJudi Online dalam Syariat IslamDeposit Kecil Tetap Termasuk MaysirTaruhan Kecil Tetap Mengandung MaysirKoin Virtual dalam Slot OnlineSpin Berhadiah Tidak Otomatis JudiMemahami Hadiah dalam Permainan OnlineKonten Slot Memicu Keinginan DepositPendidikan Syariah Menghadapi Judi Digitaldaily news digital 389001daily news digital 389002daily news digital 389003daily news digital 389004daily news digital 389005daily news digital 389006daily news digital 389007daily news digital 389008daily news digital 389009daily news digital 389010daily news digital 389011daily news digital 389012daily news digital 389013daily news digital 389014daily news digital 389015daily news digital 389016daily news digital 389017daily news digital 389018daily news digital 389019daily news digital 389020daily news digital 389021daily news digital 389022daily news digital 389023daily news digital 389024daily news digital 389025daily news digital 389026daily news digital 389027daily news digital 389028daily news digital 389029daily news digital 389030efek nyaris menang memancing deposit lagideposit kecil kebocoran keuangan tak disadaripola jam menang ilusi kendali slotjudi online mengubah pengambilan keputusantanda bahaya judi online mengganggu kehidupanalasan ilmiah pemain slot sulit berhentiotak mengingat kemenangan daripada kekalahanbanyak keluar uang sulit berhentiefek suara animasi kemenangan slotmelindungi keuangan keluarga dari judi onlinemenyembunyikan deposit tanda judi onlineperbedaan menabung investasi dan taruhanistilah cuan dalam judi onlinememeriksa pengeluaran digital taruhan onlinerasa bosan memicu bermain slot lagijudi online merusak kepercayaan keluargaperbedaan hadiah undian dan taruhanbatas hadiah biaya peserta dan taruhanfikih uang taruhan saldo dan koinperbedaan modal deposit dan taruhangamblers fallacy menjebak pemain juditanda bahaya mengejar sensasi judi onlinemenang awal membentuk harapan kelirucara menolak ajakan bermain judi onlinekonten kemenangan membentuk persepsi keliruprediksi pola menang dan jam gacoralasan kekalahan memicu bermain lagicara memutus akses judi onlinecara membicarakan judi online kepada remajamenjaga harta dengan menghindari judi onlineBerita Teknologi & Digital 89001Berita Teknologi & Digital 89002Berita Teknologi & Digital 89003Berita Teknologi & Digital 89004Berita Teknologi & Digital 89005Berita Teknologi & Digital 89006Berita Teknologi & Digital 89007Berita Teknologi & Digital 89008Berita Teknologi & Digital 89009Berita Teknologi & Digital 89010Berita Teknologi & Digital 89011Berita Teknologi & Digital 89012Berita Teknologi & Digital 89013Berita Teknologi & Digital 89014Berita Teknologi & Digital 89015Berita Teknologi & Digital 89016Berita Teknologi & Digital 89017Berita Teknologi & Digital 89018Berita Teknologi & Digital 89019Berita Teknologi & Digital 89020Berita Teknologi & Digital 89021Berita Teknologi & Digital 89022Berita Teknologi & Digital 89023Berita Teknologi & Digital 89024Berita Teknologi & Digital 89025Berita Teknologi & Digital 89026Berita Teknologi & Digital 89027Berita Teknologi & Digital 89028Berita Teknologi & Digital 89029Berita Teknologi & Digital 89030

Penulis: admin

  • ETLE Berhasil Baik, Pemprov DKI dan KSP Apresiasi Dirlantas Polda Metro Jaya

    ETLE Berhasil Baik, Pemprov DKI dan KSP Apresiasi Dirlantas Polda Metro Jaya

    Penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement ( ETLE ) di Jakarta terus menunjukkan perkembangan pesat di bawah kepemimpinan Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin. Sejak awal 2025, tilang manual resmi digantikan sepenuhnya oleh ETLE sebagai langkah memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penegakan hukum lalu lintas. Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Jakarta Syafrin Liputo saat kunjungan kerja di Polda Metro Jaya Senin (8/12/2025) mengatakan, dukungan penuh terhadap program digitalisasi penegakan hukum ini.

    Pemprov DKI Jakarta siap bersinergi dalam penambahan titik kamera, integrasi sistem, serta perluasan cakupan ETLE di wilayah yang dinilai rawan pelanggaran maupun kecelakaan. Dukungan ini menjadi dorongan penting bagi Polda Metro Jaya dalam mempercepat transformasi layanan publik berbasis teknologi. Baca juga: Operasi Patuh Jaya 2025, Dirlantas Polda Metro: Kendaraan Dinas Melanggar Bakal Ditindak Kantor Staf Presiden (KSP) dari Kedeputian 1 yakni Tenaga Ahli Utama Bhinneka Putra Linanta, Tenaga Ahli Madya Bambang Dirgantoro, dan Tenaga Ahl Muda Amalul Arifin Slamet, turut memberikan apresiasi terhadap keberhasilan Polda Metro Jaya. Khususnya kepada jajaran Ditlantas,

    karena telah mampu menerapkan ETLE secara masif dan terukur. KSP menilai program ini sebagai contoh nyata reformasi pelayanan publik di sektor lalu lintas yang berdampak langsung pada budaya tertib berlalu lintas di Jakarta. Hingga Januari 2025, Jakarta telah memiliki 127 titik kamera ETLE statis yang aktif di berbagai ruas strategis seperti Sudirman–Thamrin, Grogol–Pancoran, dan sejumlah area lainnya. Jumlah ini terus diperluas, dengan lebih dari 100 titik kamera tambahan dalam pemutakhiran berkala. Selain itu, pada tahun 2025 Polda Metro Jaya menambah 41 unit ETLE mobile yang dipasang pada kendaraan patroli untuk menyasar wilayah yang belum tercakup kamera statis. Selama periode Januari–September 2025, tercatat 8,3 juta pengendara terkena tilang elektronik .

    Pada pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2025, ribuan pelanggaran terekam hanya dalam hitungan hari, menandakan efektivitas sistem dalam deteksi pelanggaran secara real time. Kamera ETLE kini mampu merekam berbagai jenis pelanggaran, seperti menerobos lampu merah, tidak memakai helm, menggunakan ponsel saat berkendara, melanggar batas kecepatan, hingga melewati garis stop.

    Korlantas Polri menargetkan pemasangan hingga 1.000 kamera ETLE yang terintegrasi di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya pada tahun 2026. Hal ini sebagai upaya mengotomatisasi penegakan hukum dan meningkatkan keselamatan jalan secara menyeluruh. Baca juga: Cara Cek Mobil dan Motor Anda Kena Tilang Elektronik atau Tidak? Program ETLE terbukti memberikan manfaat nyata,

    Meningkatkan kepatuhan pengendara, menekan potensi kecelakaan di titik-titik rawan, serta mengurangi interaksi langsung antara petugas dan pelanggar untuk meminimalkan potensi transaksional. Masyarakat dapat mengetahui lokasi kamera dan informasi terkait melalui kanal resmi TMC Polda Metro Jaya maupun aplikasi digital yang tersedia. Dengan sinergi lintas lembaga dan dukungan pemerintah daerah, ETLE di Jakarta diharapkan menjadi model nasional dalam penegakan hukum lalu lintas yang modern, berintegritas, dan berkelanjutan.

  • ETLE Berhasil Baik, Pemprov DKI dan KSP Apresiasi Dirlantas Polda Metro Jaya

    ETLE Berhasil Baik, Pemprov DKI dan KSP Apresiasi Dirlantas Polda Metro Jaya

    ETLE Berhasil Baik, Pemprov DKI dan KSP Apresiasi Dirlantas Polda Metro Jaya

    Penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement ( ETLE ) di Jakarta terus menunjukkan perkembangan pesat di bawah kepemimpinan Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin. Sejak awal 2025, tilang manual resmi digantikan sepenuhnya oleh ETLE sebagai langkah memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penegakan hukum lalu lintas. Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Jakarta Syafrin Liputo saat kunjungan kerja di Polda Metro Jaya Senin (8/12/2025) mengatakan, dukungan penuh terhadap program digitalisasi penegakan hukum ini.

    Pemprov DKI Jakarta siap bersinergi dalam penambahan titik kamera, integrasi sistem, serta perluasan cakupan ETLE di wilayah yang dinilai rawan pelanggaran maupun kecelakaan. Dukungan ini menjadi dorongan penting bagi Polda Metro Jaya dalam mempercepat transformasi layanan publik berbasis teknologi. Baca juga: Operasi Patuh Jaya 2025, Dirlantas Polda Metro: Kendaraan Dinas Melanggar Bakal Ditindak Kantor Staf Presiden (KSP) dari Kedeputian 1 yakni Tenaga Ahli Utama Bhinneka Putra Linanta, Tenaga Ahli Madya Bambang Dirgantoro, dan Tenaga Ahl Muda Amalul Arifin Slamet, turut memberikan apresiasi terhadap keberhasilan Polda Metro Jaya. Khususnya kepada jajaran Ditlantas,

    karena telah mampu menerapkan ETLE secara masif dan terukur. KSP menilai program ini sebagai contoh nyata reformasi pelayanan publik di sektor lalu lintas yang berdampak langsung pada budaya tertib berlalu lintas di Jakarta. Hingga Januari 2025, Jakarta telah memiliki 127 titik kamera ETLE statis yang aktif di berbagai ruas strategis seperti Sudirman–Thamrin, Grogol–Pancoran, dan sejumlah area lainnya. Jumlah ini terus diperluas, dengan lebih dari 100 titik kamera tambahan dalam pemutakhiran berkala. Selain itu, pada tahun 2025 Polda Metro Jaya menambah 41 unit ETLE mobile yang dipasang pada kendaraan patroli untuk menyasar wilayah yang belum tercakup kamera statis. Selama periode Januari–September 2025, tercatat 8,3 juta pengendara terkena tilang elektronik .

    Pada pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2025, ribuan pelanggaran terekam hanya dalam hitungan hari, menandakan efektivitas sistem dalam deteksi pelanggaran secara real time. Kamera ETLE kini mampu merekam berbagai jenis pelanggaran, seperti menerobos lampu merah, tidak memakai helm, menggunakan ponsel saat berkendara, melanggar batas kecepatan, hingga melewati garis stop.

    Korlantas Polri menargetkan pemasangan hingga 1.000 kamera ETLE yang terintegrasi di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya pada tahun 2026. Hal ini sebagai upaya mengotomatisasi penegakan hukum dan meningkatkan keselamatan jalan secara menyeluruh. Baca juga: Cara Cek Mobil dan Motor Anda Kena Tilang Elektronik atau Tidak? Program ETLE terbukti memberikan manfaat nyata,

    Meningkatkan kepatuhan pengendara, menekan potensi kecelakaan di titik-titik rawan, serta mengurangi interaksi langsung antara petugas dan pelanggar untuk meminimalkan potensi transaksional. Masyarakat dapat mengetahui lokasi kamera dan informasi terkait melalui kanal resmi TMC Polda Metro Jaya maupun aplikasi digital yang tersedia. Dengan sinergi lintas lembaga dan dukungan pemerintah daerah, ETLE di Jakarta diharapkan menjadi model nasional dalam penegakan hukum lalu lintas yang modern, berintegritas, dan berkelanjutan.

  • Imbauan Polda Metro Jaya usai Kebakaran Gedung Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang

    Imbauan Polda Metro Jaya usai Kebakaran Gedung Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang

    imbauan-polda-metro-jaya-usai-kebakaran-gedung-terra-drone-yang-tewaskan-22-orang
    Kondisi Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (10/12/2025), setelah hangus terbakar pada Selasa (9/12/2025). (Sumber: ANTARA/Khaerul Izan)

    Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak menyampaikan imbauan kepada masyarakat usai terjadinya kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025), yang menewaskan 22 orang.

    Imbauan itu disampaikan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

    “Imbauan, kembali kami ingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak terulang lagi kejadian seperti ini, selalu meningkatkan waspada. Jangan sampai (terjadi lagi). Cek lagi segala sesuatu, perangkat yang ada di rumah kita, jangan sampai ada hubungan pendek,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (10/12/2025), dipantau dari Breaking News KompasTV.

    Reonald menyebut, ketika sedang istirahat bekerja atau saat kembali dari kantor, masyarakat diimbau memastikan seluruh perangkat elektronik sudah mati.

    Ia juga mengimbau masyarakat mengecek kembali kompor dan memastikan apinya sudah mati sebelum ditinggalkan.

    “Pastikan kondisi ruangan kerja atau rumah pada saat kita tinggal itu betul-betul safety dan aman sehingga tidak terjadi lagi korban-korban atau kejadian seperti ini,” tambahnya.

    Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, kejadian berawal sekitar pukul 12.30 WIB di lantai satu gedung tersebut.

    “Pada sekitar pukul 12.30 memang ada baterai di lantai 1, itu yang terbakar,” kata dia, Selasa.

    “Kemudian sempat dipadamkan oleh karyawan, kemudian ternyata baterai bakar ini menyebar karena di lantai satu ini adalah salah satu tempat gudangnya,” tambahnya.

    Saat itu, menurut keterangannya, sebagian karyawan sedang berada di luar kantor karena waktu istirahat makan siang. Namun, sebagian lainnya beristirahat di lantai atas kantor.

    “Kemudian karyawan yang pada saat itu sedang istirahat makan, sebagian berada keluar, sebagian lagi itu semuanya naik atau sedang istirahat di lantai 2, 3, sampai lantai 6,” jelasnya.

    Berdasarkan keterangan Susatyo sebelumnya, korban meninggal karena kebakaran ini mencapai 22 orang.

    “Jadi, terkait dengan peristiwa kebakaran di Terra Drone ini, saat ini sudah pukul 17.00 WIB, terakhir angka korban adalah 22 (jiwa), di mana 7 orang laki-laki dan 15 orang perempuan,” ujarnya di Kemayoran, Selasa sore.

    Pada Rabu, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri Brigjen Prima Heru Yulihartono menyatakan ke-22 jenazah korban kebakaran telah berhasil diidentifikasi.

    “Jumlah korban yang dilaporkan oleh pihak keluarga 22 orang dan pada pukul 15.30 WIB tadi, kami sudah melaksanakan rekonsiliasi yang ketiga untuk menentukan identitas korban, dan 12 jenazah telah kembali berhasil kita identifikasi,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta.

  • Imbauan Polda Metro Jaya usai Kebakaran Gedung Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang

    Imbauan Polda Metro Jaya usai Kebakaran Gedung Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang

    imbauan-polda-metro-jaya-usai-kebakaran-gedung-terra-drone-yang-tewaskan-22-orang
    Kondisi Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (10/12/2025), setelah hangus terbakar pada Selasa (9/12/2025). (Sumber: ANTARA/Khaerul Izan)

    Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak menyampaikan imbauan kepada masyarakat usai terjadinya kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025), yang menewaskan 22 orang.

    Imbauan itu disampaikan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

    “Imbauan, kembali kami ingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak terulang lagi kejadian seperti ini, selalu meningkatkan waspada. Jangan sampai (terjadi lagi). Cek lagi segala sesuatu, perangkat yang ada di rumah kita, jangan sampai ada hubungan pendek,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (10/12/2025), dipantau dari Breaking News KompasTV.

    Reonald menyebut, ketika sedang istirahat bekerja atau saat kembali dari kantor, masyarakat diimbau memastikan seluruh perangkat elektronik sudah mati.

    Ia juga mengimbau masyarakat mengecek kembali kompor dan memastikan apinya sudah mati sebelum ditinggalkan.

    “Pastikan kondisi ruangan kerja atau rumah pada saat kita tinggal itu betul-betul safety dan aman sehingga tidak terjadi lagi korban-korban atau kejadian seperti ini,” tambahnya.

    Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, kejadian berawal sekitar pukul 12.30 WIB di lantai satu gedung tersebut.

    “Pada sekitar pukul 12.30 memang ada baterai di lantai 1, itu yang terbakar,” kata dia, Selasa.

    “Kemudian sempat dipadamkan oleh karyawan, kemudian ternyata baterai bakar ini menyebar karena di lantai satu ini adalah salah satu tempat gudangnya,” tambahnya.

    Saat itu, menurut keterangannya, sebagian karyawan sedang berada di luar kantor karena waktu istirahat makan siang. Namun, sebagian lainnya beristirahat di lantai atas kantor.

    “Kemudian karyawan yang pada saat itu sedang istirahat makan, sebagian berada keluar, sebagian lagi itu semuanya naik atau sedang istirahat di lantai 2, 3, sampai lantai 6,” jelasnya.

    Berdasarkan keterangan Susatyo sebelumnya, korban meninggal karena kebakaran ini mencapai 22 orang.

    “Jadi, terkait dengan peristiwa kebakaran di Terra Drone ini, saat ini sudah pukul 17.00 WIB, terakhir angka korban adalah 22 (jiwa), di mana 7 orang laki-laki dan 15 orang perempuan,” ujarnya di Kemayoran, Selasa sore.

    Pada Rabu, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri Brigjen Prima Heru Yulihartono menyatakan ke-22 jenazah korban kebakaran telah berhasil diidentifikasi.

    “Jumlah korban yang dilaporkan oleh pihak keluarga 22 orang dan pada pukul 15.30 WIB tadi, kami sudah melaksanakan rekonsiliasi yang ketiga untuk menentukan identitas korban, dan 12 jenazah telah kembali berhasil kita identifikasi,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta.

  • Imbauan Polda Metro Jaya usai Kebakaran Gedung Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang

    Imbauan Polda Metro Jaya usai Kebakaran Gedung Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang

    imbauan-polda-metro-jaya-usai-kebakaran-gedung-terra-drone-yang-tewaskan-22-orang
    Kondisi Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (10/12/2025), setelah hangus terbakar pada Selasa (9/12/2025). (Sumber: ANTARA/Khaerul Izan)

    Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak menyampaikan imbauan kepada masyarakat usai terjadinya kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025), yang menewaskan 22 orang.

    Imbauan itu disampaikan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

    “Imbauan, kembali kami ingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak terulang lagi kejadian seperti ini, selalu meningkatkan waspada. Jangan sampai (terjadi lagi). Cek lagi segala sesuatu, perangkat yang ada di rumah kita, jangan sampai ada hubungan pendek,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (10/12/2025), dipantau dari Breaking News KompasTV.

    Reonald menyebut, ketika sedang istirahat bekerja atau saat kembali dari kantor, masyarakat diimbau memastikan seluruh perangkat elektronik sudah mati.

    Ia juga mengimbau masyarakat mengecek kembali kompor dan memastikan apinya sudah mati sebelum ditinggalkan.

    “Pastikan kondisi ruangan kerja atau rumah pada saat kita tinggal itu betul-betul safety dan aman sehingga tidak terjadi lagi korban-korban atau kejadian seperti ini,” tambahnya.

    Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, kejadian berawal sekitar pukul 12.30 WIB di lantai satu gedung tersebut.

    “Pada sekitar pukul 12.30 memang ada baterai di lantai 1, itu yang terbakar,” kata dia, Selasa.

    “Kemudian sempat dipadamkan oleh karyawan, kemudian ternyata baterai bakar ini menyebar karena di lantai satu ini adalah salah satu tempat gudangnya,” tambahnya.

    Saat itu, menurut keterangannya, sebagian karyawan sedang berada di luar kantor karena waktu istirahat makan siang. Namun, sebagian lainnya beristirahat di lantai atas kantor.

    “Kemudian karyawan yang pada saat itu sedang istirahat makan, sebagian berada keluar, sebagian lagi itu semuanya naik atau sedang istirahat di lantai 2, 3, sampai lantai 6,” jelasnya.

    Berdasarkan keterangan Susatyo sebelumnya, korban meninggal karena kebakaran ini mencapai 22 orang.

    “Jadi, terkait dengan peristiwa kebakaran di Terra Drone ini, saat ini sudah pukul 17.00 WIB, terakhir angka korban adalah 22 (jiwa), di mana 7 orang laki-laki dan 15 orang perempuan,” ujarnya di Kemayoran, Selasa sore.

    Pada Rabu, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri Brigjen Prima Heru Yulihartono menyatakan ke-22 jenazah korban kebakaran telah berhasil diidentifikasi.

    “Jumlah korban yang dilaporkan oleh pihak keluarga 22 orang dan pada pukul 15.30 WIB tadi, kami sudah melaksanakan rekonsiliasi yang ketiga untuk menentukan identitas korban, dan 12 jenazah telah kembali berhasil kita identifikasi,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta.

  • Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Tragedi kebakaran di Ruko Terra Drone, Jakarta Pusat pada Selasa (9/12/2025) yang menimbulkan 22 korban jiwa tidak hanya meninggalkan duka mendalam secara fisik, tetapi juga luka batin yang berat bagi keluarga korban. Menyadari hal ini, Polda Metro Jaya menerjunkan tim khusus untuk memberikan pendampingan psikologis.

    Melalui Bagian Psikologi Biro SDM, tim ini bertugas untuk memberikan trauma healing bagi keluarga yang kehilangan orang-orang terkasih dalam musibah tersebut. “Pendampingan dilakukan di RS Polri Kramat Jati sejak para keluarga mulai berdatangan untuk memastikan informasi terkait kondisi anggota keluarga yang menjadi korban,” kata Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Yadnya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

    Dia mengatakan sebanyak 10 personel yang terdiri atas psikolog dan konselor, yang bekerja sama dengan Psikolog RS Polri, dikerahkan untuk memberikan psychological first aid (PFA), dukungan emosional, serta penanganan awal psikologis bagi keluarga yang menunggu proses identifikasi oleh Tim DVI Polri. “Kehadiran tim ini diharapkan dapat membantu keluarga tetap kuat saat menghadapi proses yang memerlukan ketenangan dalam setiap tahapannya,” ujar Adi.

    Menurut dia, pendampingan itu dilakukan untuk membantu keluarga tetap stabil secara emosional dalam menghadapi proses yang sensitif dan penuh tekanan tersebut. “Komunikasi yang tepat dan pendampingan sejak awal sangat penting agar keluarga tidak larut dalam kecemasan,” kata dia.

    Dia pun memastikan keluarga korban mendapatkan ketenangan, pendampingan, serta dukungan psikologis yang diperlukan selama menunggu informasi resmi terkait insiden itu. Proses identifikasi korban yang masih berlangsung sampai dengan saat ini, kata dia, dapat memberikan tekanan psikologis yang besar, terutama bagi keluarga yang menunggu kabar mengenai orang terdekatnya.

    Oleh karena itu, pendekatan empatik, komunikasi terapeutik, serta pendampingan berbasis humanis menjadi metode utama kepolisian dalam memberikan dukungan psikologis. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam memberikan penanganan yang menyeluruh, mulai dari identifikasi, dukungan medis, hinggapemulihan mental bagi keluarga. Pendampingan psikologis terus dilakukan hingga seluruh proses dinyatakan selesai.

    Sementara itu, hingga Selasa (9/12/2025), RS Polri telah menerima 22 kantong jenazah dari lokasi kebakaran. Tim DVI kemudian melakukan pemeriksaan primer dan sekunder untuk mengidentifikasi korban. Pada hari yang sama, tim DVI juga telah memeriksa 11 kantong jenazah dengan melibatkan gabungan ahli dari Biddokkes Polri, Polda Metro Jaya, RSCM dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

  • Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Tragedi kebakaran di Ruko Terra Drone, Jakarta Pusat pada Selasa (9/12/2025) yang menimbulkan 22 korban jiwa tidak hanya meninggalkan duka mendalam secara fisik, tetapi juga luka batin yang berat bagi keluarga korban. Menyadari hal ini, Polda Metro Jaya menerjunkan tim khusus untuk memberikan pendampingan psikologis.

    Melalui Bagian Psikologi Biro SDM, tim ini bertugas untuk memberikan trauma healing bagi keluarga yang kehilangan orang-orang terkasih dalam musibah tersebut. “Pendampingan dilakukan di RS Polri Kramat Jati sejak para keluarga mulai berdatangan untuk memastikan informasi terkait kondisi anggota keluarga yang menjadi korban,” kata Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Yadnya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

    Dia mengatakan sebanyak 10 personel yang terdiri atas psikolog dan konselor, yang bekerja sama dengan Psikolog RS Polri, dikerahkan untuk memberikan psychological first aid (PFA), dukungan emosional, serta penanganan awal psikologis bagi keluarga yang menunggu proses identifikasi oleh Tim DVI Polri. “Kehadiran tim ini diharapkan dapat membantu keluarga tetap kuat saat menghadapi proses yang memerlukan ketenangan dalam setiap tahapannya,” ujar Adi.

    Menurut dia, pendampingan itu dilakukan untuk membantu keluarga tetap stabil secara emosional dalam menghadapi proses yang sensitif dan penuh tekanan tersebut. “Komunikasi yang tepat dan pendampingan sejak awal sangat penting agar keluarga tidak larut dalam kecemasan,” kata dia.

    Dia pun memastikan keluarga korban mendapatkan ketenangan, pendampingan, serta dukungan psikologis yang diperlukan selama menunggu informasi resmi terkait insiden itu. Proses identifikasi korban yang masih berlangsung sampai dengan saat ini, kata dia, dapat memberikan tekanan psikologis yang besar, terutama bagi keluarga yang menunggu kabar mengenai orang terdekatnya.

    Oleh karena itu, pendekatan empatik, komunikasi terapeutik, serta pendampingan berbasis humanis menjadi metode utama kepolisian dalam memberikan dukungan psikologis. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam memberikan penanganan yang menyeluruh, mulai dari identifikasi, dukungan medis, hinggapemulihan mental bagi keluarga. Pendampingan psikologis terus dilakukan hingga seluruh proses dinyatakan selesai.

    Sementara itu, hingga Selasa (9/12/2025), RS Polri telah menerima 22 kantong jenazah dari lokasi kebakaran. Tim DVI kemudian melakukan pemeriksaan primer dan sekunder untuk mengidentifikasi korban. Pada hari yang sama, tim DVI juga telah memeriksa 11 kantong jenazah dengan melibatkan gabungan ahli dari Biddokkes Polri, Polda Metro Jaya, RSCM dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

  • Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Tragedi kebakaran di Ruko Terra Drone, Jakarta Pusat pada Selasa (9/12/2025) yang menimbulkan 22 korban jiwa tidak hanya meninggalkan duka mendalam secara fisik, tetapi juga luka batin yang berat bagi keluarga korban. Menyadari hal ini, Polda Metro Jaya menerjunkan tim khusus untuk memberikan pendampingan psikologis.

    Melalui Bagian Psikologi Biro SDM, tim ini bertugas untuk memberikan trauma healing bagi keluarga yang kehilangan orang-orang terkasih dalam musibah tersebut. “Pendampingan dilakukan di RS Polri Kramat Jati sejak para keluarga mulai berdatangan untuk memastikan informasi terkait kondisi anggota keluarga yang menjadi korban,” kata Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Yadnya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

    Dia mengatakan sebanyak 10 personel yang terdiri atas psikolog dan konselor, yang bekerja sama dengan Psikolog RS Polri, dikerahkan untuk memberikan psychological first aid (PFA), dukungan emosional, serta penanganan awal psikologis bagi keluarga yang menunggu proses identifikasi oleh Tim DVI Polri. “Kehadiran tim ini diharapkan dapat membantu keluarga tetap kuat saat menghadapi proses yang memerlukan ketenangan dalam setiap tahapannya,” ujar Adi.

    Menurut dia, pendampingan itu dilakukan untuk membantu keluarga tetap stabil secara emosional dalam menghadapi proses yang sensitif dan penuh tekanan tersebut. “Komunikasi yang tepat dan pendampingan sejak awal sangat penting agar keluarga tidak larut dalam kecemasan,” kata dia.

    Dia pun memastikan keluarga korban mendapatkan ketenangan, pendampingan, serta dukungan psikologis yang diperlukan selama menunggu informasi resmi terkait insiden itu. Proses identifikasi korban yang masih berlangsung sampai dengan saat ini, kata dia, dapat memberikan tekanan psikologis yang besar, terutama bagi keluarga yang menunggu kabar mengenai orang terdekatnya.

    Oleh karena itu, pendekatan empatik, komunikasi terapeutik, serta pendampingan berbasis humanis menjadi metode utama kepolisian dalam memberikan dukungan psikologis. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam memberikan penanganan yang menyeluruh, mulai dari identifikasi, dukungan medis, hinggapemulihan mental bagi keluarga. Pendampingan psikologis terus dilakukan hingga seluruh proses dinyatakan selesai.

    Sementara itu, hingga Selasa (9/12/2025), RS Polri telah menerima 22 kantong jenazah dari lokasi kebakaran. Tim DVI kemudian melakukan pemeriksaan primer dan sekunder untuk mengidentifikasi korban. Pada hari yang sama, tim DVI juga telah memeriksa 11 kantong jenazah dengan melibatkan gabungan ahli dari Biddokkes Polri, Polda Metro Jaya, RSCM dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

  • Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

     

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan
    .(Dok Humas Polri)

    Polda Metro Jaya mengerahkan total 6.403 personel gabungan untuk mengamankan dan melayani rangkaian kegiatan unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik Ibu Kota pada Rabu (10/12). Personel gabungan ini berasal dari Polda Metro Jaya, Polres jajaran, Mabes Polri, serta unsur TNI.

    Temukan lebih banyak

     

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan difokuskan pada tindakan pre-emtif dan preventif dengan mengedepankan pendekatan humanis. Ia juga menginstruksikan seluruh personel agar tidak membawa maupun menggunakan senjata api.

    “Seluruh personel kami arahkan untuk mengutamakan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional. Kami ingin memastikan ruang berekspresi publik tetap terjaga, namun tetap mengedepankan aspek keamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Budi Hermanto.

    Diperkirakan sekitar 2.500 peserta aksi mengikuti kegiatan yang tersebar di beberapa lokasi utama, antara lain Kompleks DPR/MPR RI, Kawasan Monas, Balai Kota DKI, Gedung ATR/BPN, dan Kedutaan Besar RRT

    Dalam rangka mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya juga menempatkan personel di titik rawan. Petugas disiagakan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, rekayasa arus (bila diperlukan), serta memberikan informasi kondisi jalan kepada masyarakat.

    Budi mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan agar menghindari kawasan konsentrasi massa untuk mengurangi potensi kemacetan.

    “Kami mengimbau masyarakat yang melintas di sekitar kawasan aksi untuk menyesuaikan rute perjalanan. Petugas telah disiagakan untuk memberikan bantuan dan informasi arus lalu lintas secara situasional,” jelasnya.

    Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila membutuhkan bantuan atau melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

  • Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

     

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan
    .(Dok Humas Polri)

    Polda Metro Jaya mengerahkan total 6.403 personel gabungan untuk mengamankan dan melayani rangkaian kegiatan unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik Ibu Kota pada Rabu (10/12). Personel gabungan ini berasal dari Polda Metro Jaya, Polres jajaran, Mabes Polri, serta unsur TNI.

    Temukan lebih banyak

     

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan difokuskan pada tindakan pre-emtif dan preventif dengan mengedepankan pendekatan humanis. Ia juga menginstruksikan seluruh personel agar tidak membawa maupun menggunakan senjata api.

    “Seluruh personel kami arahkan untuk mengutamakan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional. Kami ingin memastikan ruang berekspresi publik tetap terjaga, namun tetap mengedepankan aspek keamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Budi Hermanto.

    Diperkirakan sekitar 2.500 peserta aksi mengikuti kegiatan yang tersebar di beberapa lokasi utama, antara lain Kompleks DPR/MPR RI, Kawasan Monas, Balai Kota DKI, Gedung ATR/BPN, dan Kedutaan Besar RRT

    Dalam rangka mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya juga menempatkan personel di titik rawan. Petugas disiagakan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, rekayasa arus (bila diperlukan), serta memberikan informasi kondisi jalan kepada masyarakat.

    Budi mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan agar menghindari kawasan konsentrasi massa untuk mengurangi potensi kemacetan.

    “Kami mengimbau masyarakat yang melintas di sekitar kawasan aksi untuk menyesuaikan rute perjalanan. Petugas telah disiagakan untuk memberikan bantuan dan informasi arus lalu lintas secara situasional,” jelasnya.

    Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila membutuhkan bantuan atau melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).