https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorEfek Near-Miss dalam Judi OnlineKebiasaan Bermain Permainan Slot OnlineJudi Online Mengubah Pengelolaan UangPemain Slot Mengejar Kemenangan BerulangKonten Maxwin di Media SosialIklan Judi Online Literasi DigitalPerbedaan Game dengan Judi OnlineMengejar Kekalahan dalam Judi OnlineDeposit Kecil Pengeluaran Slot MembesarKemenangan Pertama Memicu Kebiasaan BerjudiPaparan Konten Slot Media SosialKonten Slot Online pada AnakPromosi Bonus Deposit Judi OnlineJebakan Sunk Cost Judi OnlineGambler’s Fallacy dalam Judi OnlineJudi Online dan Keuangan KeluargaHadiah Acak dalam Slot OnlineIklan Digital Menuju Judi OnlineKonten Kemenangan Judi Online ViralDampak Judi Online Anak MudaKetika Judi Online Mulai Mengganggu Pekerjaan dan Keluarga, Kenali Tanda Masalah Sejak DiniJudi Online dan Kesehatan Mental, Memahami Hubungan Stres, Kecemasan, dan Dorongan Terus BermainKemenangan Awal dalam Slot Online Bisa Menjadi Jebakan Psikologis, Mengapa Bisa Terjadi?Peran Dopamin dalam Perilaku Berjudi, Mengapa Sensasi Menang Membuat Seseorang Ingin Mengulanginya?RTP dalam Slot Online Bukan Jaminan Menang, Memahami Statistik agar Tidak Salah PersepsiPromosi Judi Online di Media Sosial dan Risiko Normalisasi Perjudian pada Generasi MudaPeran Influencer dalam Normalisasi Judi Online, Mengapa Literasi Media Menjadi Penting?Bonus, Cashback, dan Promosi Slot Online, Memahami Cara Pemasaran Memengaruhi Keputusan PemainJudi Online dan Pinjaman Digital, Bagaimana Kerugian Bisa Berkembang Menjadi Lingkaran Utang?Dampak Judi Online terhadap Keharmonisan dan Kepercayaan dalam Keluarga dan Linkungan MasyarakatBagaimana Membantu Teman yang Mulai Terjebak Judi Online tanpa Menghakiminya?Peran Orang Tua dalam Mencegah Anak Mengenal Slot Online dari Lingkungan DigitalGame Digital dan Judi Online, Bagaimana Generasi Muda Dapat Mengenali Perbedaannya?Judi Online di Kalangan Mahasiswa, Mengapa Masalah Ini Perlu Menjadi Perhatian Dunia Pendidikan?Dari Iseng Menjadi Kebiasaan, Memahami Proses Terbentuknya Kecanduan Judi OnlineMengapa Kekalahan dalam Slot Online Justru Bisa Membuat Seseorang Terus Bermain?Dampak Judi Online terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat yang Jarang di PahamiFenomena Judi Online pada Generasi Muda, Apa yang Membuatnya Sulit Dihindari?Literasi Digital sebagai Benteng Pencegahan Judi Online di Kalangan Pelajar dan MahasiswaDampak Judi Online terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat yang Harus di Pahamikencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital Newsbahaya jebakan ingin kaya instandampak buruk kecanduan spin mahjongfatwa ulama tentang judi onlinejebakan manis akun demo slotdorongan impulsif bermain slot onlinerisiko nyata bonus deposit slotdampak slot pada keuangan keluargapilihan terbaik saat mengalami rungkadpentingnya memperjuangkan usaha yang halaltipu daya fitur scatter slotbahaya gaji habis untuk deposithukum maysir judi slot digitalcara berhenti mengejar maxwin slothalusinasi kemenangan dalam judi onlinearti istilah gacor dan rungkadrealita bahaya dari judi onlinebahaya judi online pada anaktanda terjerumus kecanduan judi onlinebahaya mengejar kekalahan bermain slotjebakan balik modal game slotbahaya uang hasil judi onlinestres akibat kecanduan judi onlinedampak judi online bagi keluargatipu daya fitur lucky spinalasan psikologis sulit berhenti judihukum judi online dalam islamlangkah awal berhenti judi onlinebahaya judi berkedok game onlinecara menghitung kerugian judi onlinepemulihan mental lepas dari judolcara membangun kontrol diri judicara kerja algoritma mesin slotbahaya jebakan chasing losses judirenungan meninggalkan kebiasaan judi onlinekeputusan berhenti main judi onlinetinjauan maqashid syariah judi onlineilusi balik modal pemain judistrategi koping sehat untuk mahasiswaliterasi keuangan untuk generasi mudapencegahan judi online di kampuskonvergensi game digital judi onlineperilaku konsumtif anak game digitalmekanisme reward lucky spin mobiletransformasi transaksi virtual ke finansialdampak judi online ketahanan keluargastrategi edukasi preventif kecanduan slotperspektif ulama syariat judi daringliterasi digital cegah taruhan anakanalisis sosio-ekonomi perjudian onlinebias naratif konten media sosialpenguatan literasi digital cegah judiperan institusi pendidikan judi daringdampak perjudian online kesehatan mentaletika bermedia digital promosi judipendidikan karakter cegah adiktif digital
https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorEfek Near-Miss dalam Judi OnlineKebiasaan Bermain Permainan Slot OnlineJudi Online Mengubah Pengelolaan UangPemain Slot Mengejar Kemenangan BerulangKonten Maxwin di Media SosialIklan Judi Online Literasi DigitalPerbedaan Game dengan Judi OnlineMengejar Kekalahan dalam Judi OnlineDeposit Kecil Pengeluaran Slot MembesarKemenangan Pertama Memicu Kebiasaan BerjudiPaparan Konten Slot Media SosialKonten Slot Online pada AnakPromosi Bonus Deposit Judi OnlineJebakan Sunk Cost Judi OnlineGambler’s Fallacy dalam Judi OnlineJudi Online dan Keuangan KeluargaHadiah Acak dalam Slot OnlineIklan Digital Menuju Judi OnlineKonten Kemenangan Judi Online ViralDampak Judi Online Anak MudaKetika Judi Online Mulai Mengganggu Pekerjaan dan Keluarga, Kenali Tanda Masalah Sejak DiniJudi Online dan Kesehatan Mental, Memahami Hubungan Stres, Kecemasan, dan Dorongan Terus BermainKemenangan Awal dalam Slot Online Bisa Menjadi Jebakan Psikologis, Mengapa Bisa Terjadi?Peran Dopamin dalam Perilaku Berjudi, Mengapa Sensasi Menang Membuat Seseorang Ingin Mengulanginya?RTP dalam Slot Online Bukan Jaminan Menang, Memahami Statistik agar Tidak Salah PersepsiPromosi Judi Online di Media Sosial dan Risiko Normalisasi Perjudian pada Generasi MudaPeran Influencer dalam Normalisasi Judi Online, Mengapa Literasi Media Menjadi Penting?Bonus, Cashback, dan Promosi Slot Online, Memahami Cara Pemasaran Memengaruhi Keputusan PemainJudi Online dan Pinjaman Digital, Bagaimana Kerugian Bisa Berkembang Menjadi Lingkaran Utang?Dampak Judi Online terhadap Keharmonisan dan Kepercayaan dalam Keluarga dan Linkungan MasyarakatBagaimana Membantu Teman yang Mulai Terjebak Judi Online tanpa Menghakiminya?Peran Orang Tua dalam Mencegah Anak Mengenal Slot Online dari Lingkungan DigitalGame Digital dan Judi Online, Bagaimana Generasi Muda Dapat Mengenali Perbedaannya?Judi Online di Kalangan Mahasiswa, Mengapa Masalah Ini Perlu Menjadi Perhatian Dunia Pendidikan?Dari Iseng Menjadi Kebiasaan, Memahami Proses Terbentuknya Kecanduan Judi OnlineMengapa Kekalahan dalam Slot Online Justru Bisa Membuat Seseorang Terus Bermain?Dampak Judi Online terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat yang Jarang di PahamiFenomena Judi Online pada Generasi Muda, Apa yang Membuatnya Sulit Dihindari?Literasi Digital sebagai Benteng Pencegahan Judi Online di Kalangan Pelajar dan MahasiswaDampak Judi Online terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat yang Harus di Pahamikencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital NewsPermainan digital Newsbahaya jebakan ingin kaya instandampak buruk kecanduan spin mahjongfatwa ulama tentang judi onlinejebakan manis akun demo slotdorongan impulsif bermain slot onlinerisiko nyata bonus deposit slotdampak slot pada keuangan keluargapilihan terbaik saat mengalami rungkadpentingnya memperjuangkan usaha yang halaltipu daya fitur scatter slotbahaya gaji habis untuk deposithukum maysir judi slot digitalcara berhenti mengejar maxwin slothalusinasi kemenangan dalam judi onlinearti istilah gacor dan rungkadrealita bahaya dari judi onlinebahaya judi online pada anaktanda terjerumus kecanduan judi onlinebahaya mengejar kekalahan bermain slotjebakan balik modal game slotbahaya uang hasil judi onlinestres akibat kecanduan judi onlinedampak judi online bagi keluargatipu daya fitur lucky spinalasan psikologis sulit berhenti judihukum judi online dalam islamlangkah awal berhenti judi onlinebahaya judi berkedok game onlinecara menghitung kerugian judi onlinepemulihan mental lepas dari judolcara membangun kontrol diri judicara kerja algoritma mesin slotbahaya jebakan chasing losses judirenungan meninggalkan kebiasaan judi onlinekeputusan berhenti main judi onlinetinjauan maqashid syariah judi onlineilusi balik modal pemain judistrategi koping sehat untuk mahasiswaliterasi keuangan untuk generasi mudapencegahan judi online di kampuskonvergensi game digital judi onlineperilaku konsumtif anak game digitalmekanisme reward lucky spin mobiletransformasi transaksi virtual ke finansialdampak judi online ketahanan keluargastrategi edukasi preventif kecanduan slotperspektif ulama syariat judi daringliterasi digital cegah taruhan anakanalisis sosio-ekonomi perjudian onlinebias naratif konten media sosialpenguatan literasi digital cegah judiperan institusi pendidikan judi daringdampak perjudian online kesehatan mentaletika bermedia digital promosi judipendidikan karakter cegah adiktif digital

Kategori: Berita Utama

  • Ketum The Jakmania Muhammad Aditya Putra Ajak Suporter Jaga Persija dan Jakarta

    Ketum The Jakmania Ajak Suporter Jaga Persija dan Jakarta

     

    JAKARTA,  Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra mengajak seluruh pendukung Persija Jakarta menjaga ketertiban dan keamanan menjelang pertandingan melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026). Ia meminta suporter menjaga sikap sejak perjalanan menuju stadion, selama pertandingan, hingga kembali ke rumah masing-masing.

    Ia mengatakan laga tersebut menjadi momentum penting sekaligus bentuk kepercayaan yang perlu dijaga bersama. Apresiasi disampaikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, serta panitia pelaksana pertandingan atas kolaborasi dalam mempersiapkan laga Persija melawan Persib di Jakarta.

    “Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Mulai dari diri sendiri, jaga teman, jaga organisasi, jaga Persija, dan tentunya jaga Jakarta,” kata Aditya, Jumat (11/9/2026).

    Pertandingan ini juga diharapkan menjadi kesempatan bagi The Jakmania untuk menunjukkan bahwa dukungan kepada Persija dapat diberikan secara tertib dan bertanggung jawab. Seluruh anggota diminta menjaga kawasan GBK maupun lingkungan yang dilalui selama perjalanan keberangkatan dan kepulangan.

    Ia berharap pertandingan berlangsung aman dan lancar serta menjadi momentum positif bagi sepak bola Jakarta. Para pendukung juga diajak menikmati laga dengan semangat sportivitas dan tetap menghormati masyarakat. “Mari kita jaga bersama kepercayaan ini dan tunjukkan bahwa The Jakmania bisa menjaga Persija dan Jakarta,” ujarnya.

  • Ketum The Jakmania Ajak Suporter Jaga Persija dan Jakarta

    Ketum The Jakmania Ajak Suporter Jaga Persija dan Jakarta

     

    JAKARTA,  Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra mengajak seluruh pendukung Persija Jakarta menjaga ketertiban dan keamanan menjelang pertandingan melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026). Ia meminta suporter menjaga sikap sejak perjalanan menuju stadion, selama pertandingan, hingga kembali ke rumah masing-masing.

    Ia mengatakan laga tersebut menjadi momentum penting sekaligus bentuk kepercayaan yang perlu dijaga bersama. Apresiasi disampaikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, serta panitia pelaksana pertandingan atas kolaborasi dalam mempersiapkan laga Persija melawan Persib di Jakarta.

    “Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Mulai dari diri sendiri, jaga teman, jaga organisasi, jaga Persija, dan tentunya jaga Jakarta,” kata Aditya, Jumat (11/9/2026).

    Pertandingan ini juga diharapkan menjadi kesempatan bagi The Jakmania untuk menunjukkan bahwa dukungan kepada Persija dapat diberikan secara tertib dan bertanggung jawab. Seluruh anggota diminta menjaga kawasan GBK maupun lingkungan yang dilalui selama perjalanan keberangkatan dan kepulangan.

    Ia berharap pertandingan berlangsung aman dan lancar serta menjadi momentum positif bagi sepak bola Jakarta. Para pendukung juga diajak menikmati laga dengan semangat sportivitas dan tetap menghormati masyarakat. “Mari kita jaga bersama kepercayaan ini dan tunjukkan bahwa The Jakmania bisa menjaga Persija dan Jakarta,” ujarnya.

  • Ketum The Jakmania Ajak Suporter Jaga Persija dan Jakarta

    Ketum The Jakmania Ajak Suporter Jaga Persija dan Jakarta

     

    JAKARTA,  Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra mengajak seluruh pendukung Persija Jakarta menjaga ketertiban dan keamanan menjelang pertandingan melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026). Ia meminta suporter menjaga sikap sejak perjalanan menuju stadion, selama pertandingan, hingga kembali ke rumah masing-masing.

    Ia mengatakan laga tersebut menjadi momentum penting sekaligus bentuk kepercayaan yang perlu dijaga bersama. Apresiasi disampaikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, serta panitia pelaksana pertandingan atas kolaborasi dalam mempersiapkan laga Persija melawan Persib di Jakarta.

    “Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Mulai dari diri sendiri, jaga teman, jaga organisasi, jaga Persija, dan tentunya jaga Jakarta,” kata Aditya, Jumat (11/9/2026).

    Pertandingan ini juga diharapkan menjadi kesempatan bagi The Jakmania untuk menunjukkan bahwa dukungan kepada Persija dapat diberikan secara tertib dan bertanggung jawab. Seluruh anggota diminta menjaga kawasan GBK maupun lingkungan yang dilalui selama perjalanan keberangkatan dan kepulangan.

    Ia berharap pertandingan berlangsung aman dan lancar serta menjadi momentum positif bagi sepak bola Jakarta. Para pendukung juga diajak menikmati laga dengan semangat sportivitas dan tetap menghormati masyarakat. “Mari kita jaga bersama kepercayaan ini dan tunjukkan bahwa The Jakmania bisa menjaga Persija dan Jakarta,” ujarnya.

  • HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

    HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

    Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Nasri mengingatkan seluruh Polisi Wanita (Polwan) agar menjaga integritas dan menghindari perilaku yang dapat merusak kepercayaan masyarakat, termasuk gaya hidup berlebihan, penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan hingga pungutan liar.

    “Masyarakat tidak akan menilai kita dari jenis kelamin. Masyarakat akan menilai anggota Polri dari profesionalisme, integritas dan manfaat yang kita berikan,” tegas Nasri saat memimpin peringatan HUT ke-78 Polwan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kota Palu, Selasa, 1 September 2026.

    Menurutnya, tantangan Polwan saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga menjaga kepercayaan publik di tengah perkembangan era digital.

    Setiap tindakan anggota Polri, kata dia, dapat dengan cepat menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, Polwan harus mampu menunjukkan keteladanan melalui perilaku dan pengabdian sehari-hari.

    Ia meminta Polwan menjadi sosok yang layak mendapat perhatian publik karena kebaikan dan prestasinya, bukan karena pelanggaran atau perilaku yang mencoreng institusi.

    “Jaga kehormatan diri, jaga kehormatan keluarga, jaga kehormatan institusi,” pesannya.

    Nasri menegaskan, Polwan bukan sekadar pelengkap dalam organisasi Polri. Polwan merupakan kekuatan strategis yang harus memiliki kemampuan kepolisian secara utuh.

    Polwan dituntut mampu menjalankan tugas lapangan, mengambil keputusan, memimpin, menghadapi situasi krisis serta tetap menjunjung tinggi integritas

    Ia juga mendorong Polwan semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

    Di antaranya turun ke sekolah, mendampingi kelompok perempuan, memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba, mencegah perundungan, meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan menciptakan lingkungan yang aman.

    “Keamanan bukan hanya persoalan penegakan hukum. Keamanan juga lahir dari kehadiran polisi yang dipercaya dan dicintai masyarakat,” ujarnya.

    Hal tersebut, kata dia, dalam peringatan HUT ke-78 Polwan yang mengusung tema “Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat”.

    Menurutnya, tema tersebut harus diterjemahkan menjadi gerakan nyata dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Kontribusi tersebut, tidak harus dimulai dari jabatan maupun tindakan besar.

    Pelayanan yang tulus, pendampingan terhadap korban kekerasan, perlindungan terhadap anak hingga upaya mencegah generasi muda terjerumus narkoba merupakan bentuk pengabdian yang dapat dilakukan Polwan dalam tugas sehari-hari.

    Ia berharap Polwan Polda Sulawesi Tengah mampu menjadi role model bagi masyarakat, perempuan Indonesia, generasi muda dan lingkungan kerja dengan menunjukkan sosok polisi yang profesional, tegas, humanis dan berintegritas.

    Nasri mengajak seluruh Polwan memaknai HUT ke-78 dengan semangat “Satu Polwan, Satu Keteladanan, Satu Polwan, Satu Kebaikan, Satu Polwan, Satu Perubahan”.

    “Jangan pernah merasa bahwa kontribusi kita terlalu kecil, karena perubahan besar selalu dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Polwan kuat, Polri hebat, masyarakat aman dan bermartabat,” pungkasnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan, peringatan HUT ke-78 Polwan menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian sekaligus meningkatkan profesionalisme Polwan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    “Harapannya, Polwan semakin profesional, humanis dan berintegritas serta mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian dan hadirkan sosok Polwan yang dipercaya serta dicintai masyarakat,” ujarnya.

  • HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Irjen Pol Nasri Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

    HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

    Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Nasri mengingatkan seluruh Polisi Wanita (Polwan) agar menjaga integritas dan menghindari perilaku yang dapat merusak kepercayaan masyarakat, termasuk gaya hidup berlebihan, penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan hingga pungutan liar.

    “Masyarakat tidak akan menilai kita dari jenis kelamin. Masyarakat akan menilai anggota Polri dari profesionalisme, integritas dan manfaat yang kita berikan,” tegas Nasri saat memimpin peringatan HUT ke-78 Polwan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kota Palu, Selasa, 1 September 2026.

    Menurutnya, tantangan Polwan saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga menjaga kepercayaan publik di tengah perkembangan era digital.

    Setiap tindakan anggota Polri, kata dia, dapat dengan cepat menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, Polwan harus mampu menunjukkan keteladanan melalui perilaku dan pengabdian sehari-hari.

    Ia meminta Polwan menjadi sosok yang layak mendapat perhatian publik karena kebaikan dan prestasinya, bukan karena pelanggaran atau perilaku yang mencoreng institusi.

    “Jaga kehormatan diri, jaga kehormatan keluarga, jaga kehormatan institusi,” pesannya.

    Nasri menegaskan, Polwan bukan sekadar pelengkap dalam organisasi Polri. Polwan merupakan kekuatan strategis yang harus memiliki kemampuan kepolisian secara utuh.

    Polwan dituntut mampu menjalankan tugas lapangan, mengambil keputusan, memimpin, menghadapi situasi krisis serta tetap menjunjung tinggi integritas

    Ia juga mendorong Polwan semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

    Di antaranya turun ke sekolah, mendampingi kelompok perempuan, memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba, mencegah perundungan, meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan menciptakan lingkungan yang aman.

    “Keamanan bukan hanya persoalan penegakan hukum. Keamanan juga lahir dari kehadiran polisi yang dipercaya dan dicintai masyarakat,” ujarnya.

    Hal tersebut, kata dia, dalam peringatan HUT ke-78 Polwan yang mengusung tema “Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat”.

    Menurutnya, tema tersebut harus diterjemahkan menjadi gerakan nyata dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Kontribusi tersebut, tidak harus dimulai dari jabatan maupun tindakan besar.

    Pelayanan yang tulus, pendampingan terhadap korban kekerasan, perlindungan terhadap anak hingga upaya mencegah generasi muda terjerumus narkoba merupakan bentuk pengabdian yang dapat dilakukan Polwan dalam tugas sehari-hari.

    Ia berharap Polwan Polda Sulawesi Tengah mampu menjadi role model bagi masyarakat, perempuan Indonesia, generasi muda dan lingkungan kerja dengan menunjukkan sosok polisi yang profesional, tegas, humanis dan berintegritas.

    Nasri mengajak seluruh Polwan memaknai HUT ke-78 dengan semangat “Satu Polwan, Satu Keteladanan, Satu Polwan, Satu Kebaikan, Satu Polwan, Satu Perubahan”.

    “Jangan pernah merasa bahwa kontribusi kita terlalu kecil, karena perubahan besar selalu dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Polwan kuat, Polri hebat, masyarakat aman dan bermartabat,” pungkasnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan, peringatan HUT ke-78 Polwan menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian sekaligus meningkatkan profesionalisme Polwan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    “Harapannya, Polwan semakin profesional, humanis dan berintegritas serta mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian dan hadirkan sosok Polwan yang dipercaya serta dicintai masyarakat,” ujarnya.

  • HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

    HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

    Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Nasri mengingatkan seluruh Polisi Wanita (Polwan) agar menjaga integritas dan menghindari perilaku yang dapat merusak kepercayaan masyarakat, termasuk gaya hidup berlebihan, penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan hingga pungutan liar.

    “Masyarakat tidak akan menilai kita dari jenis kelamin. Masyarakat akan menilai anggota Polri dari profesionalisme, integritas dan manfaat yang kita berikan,” tegas Nasri saat memimpin peringatan HUT ke-78 Polwan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kota Palu, Selasa, 1 September 2026.

    Menurutnya, tantangan Polwan saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga menjaga kepercayaan publik di tengah perkembangan era digital.

    Setiap tindakan anggota Polri, kata dia, dapat dengan cepat menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, Polwan harus mampu menunjukkan keteladanan melalui perilaku dan pengabdian sehari-hari.

    Ia meminta Polwan menjadi sosok yang layak mendapat perhatian publik karena kebaikan dan prestasinya, bukan karena pelanggaran atau perilaku yang mencoreng institusi.

    “Jaga kehormatan diri, jaga kehormatan keluarga, jaga kehormatan institusi,” pesannya.

    Nasri menegaskan, Polwan bukan sekadar pelengkap dalam organisasi Polri. Polwan merupakan kekuatan strategis yang harus memiliki kemampuan kepolisian secara utuh.

    Polwan dituntut mampu menjalankan tugas lapangan, mengambil keputusan, memimpin, menghadapi situasi krisis serta tetap menjunjung tinggi integritas

    Ia juga mendorong Polwan semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

    Di antaranya turun ke sekolah, mendampingi kelompok perempuan, memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba, mencegah perundungan, meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan menciptakan lingkungan yang aman.

    “Keamanan bukan hanya persoalan penegakan hukum. Keamanan juga lahir dari kehadiran polisi yang dipercaya dan dicintai masyarakat,” ujarnya.

    Hal tersebut, kata dia, dalam peringatan HUT ke-78 Polwan yang mengusung tema “Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat”.

    Menurutnya, tema tersebut harus diterjemahkan menjadi gerakan nyata dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Kontribusi tersebut, tidak harus dimulai dari jabatan maupun tindakan besar.

    Pelayanan yang tulus, pendampingan terhadap korban kekerasan, perlindungan terhadap anak hingga upaya mencegah generasi muda terjerumus narkoba merupakan bentuk pengabdian yang dapat dilakukan Polwan dalam tugas sehari-hari.

    Ia berharap Polwan Polda Sulawesi Tengah mampu menjadi role model bagi masyarakat, perempuan Indonesia, generasi muda dan lingkungan kerja dengan menunjukkan sosok polisi yang profesional, tegas, humanis dan berintegritas.

    Nasri mengajak seluruh Polwan memaknai HUT ke-78 dengan semangat “Satu Polwan, Satu Keteladanan, Satu Polwan, Satu Kebaikan, Satu Polwan, Satu Perubahan”.

    “Jangan pernah merasa bahwa kontribusi kita terlalu kecil, karena perubahan besar selalu dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Polwan kuat, Polri hebat, masyarakat aman dan bermartabat,” pungkasnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan, peringatan HUT ke-78 Polwan menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian sekaligus meningkatkan profesionalisme Polwan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    “Harapannya, Polwan semakin profesional, humanis dan berintegritas serta mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian dan hadirkan sosok Polwan yang dipercaya serta dicintai masyarakat,” ujarnya.

  • HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Irjen Pol Nasri Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

    HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

    Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Nasri mengingatkan seluruh Polisi Wanita (Polwan) agar menjaga integritas dan menghindari perilaku yang dapat merusak kepercayaan masyarakat, termasuk gaya hidup berlebihan, penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan hingga pungutan liar.

    “Masyarakat tidak akan menilai kita dari jenis kelamin. Masyarakat akan menilai anggota Polri dari profesionalisme, integritas dan manfaat yang kita berikan,” tegas Nasri saat memimpin peringatan HUT ke-78 Polwan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kota Palu, Selasa, 1 September 2026.

    Menurutnya, tantangan Polwan saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga menjaga kepercayaan publik di tengah perkembangan era digital.

    Setiap tindakan anggota Polri, kata dia, dapat dengan cepat menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, Polwan harus mampu menunjukkan keteladanan melalui perilaku dan pengabdian sehari-hari.

    Ia meminta Polwan menjadi sosok yang layak mendapat perhatian publik karena kebaikan dan prestasinya, bukan karena pelanggaran atau perilaku yang mencoreng institusi.

    “Jaga kehormatan diri, jaga kehormatan keluarga, jaga kehormatan institusi,” pesannya.

    Nasri menegaskan, Polwan bukan sekadar pelengkap dalam organisasi Polri. Polwan merupakan kekuatan strategis yang harus memiliki kemampuan kepolisian secara utuh.

    Polwan dituntut mampu menjalankan tugas lapangan, mengambil keputusan, memimpin, menghadapi situasi krisis serta tetap menjunjung tinggi integritas

    Ia juga mendorong Polwan semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

    Di antaranya turun ke sekolah, mendampingi kelompok perempuan, memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba, mencegah perundungan, meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan menciptakan lingkungan yang aman.

    “Keamanan bukan hanya persoalan penegakan hukum. Keamanan juga lahir dari kehadiran polisi yang dipercaya dan dicintai masyarakat,” ujarnya.

    Hal tersebut, kata dia, dalam peringatan HUT ke-78 Polwan yang mengusung tema “Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat”.

    Menurutnya, tema tersebut harus diterjemahkan menjadi gerakan nyata dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Kontribusi tersebut, tidak harus dimulai dari jabatan maupun tindakan besar.

    Pelayanan yang tulus, pendampingan terhadap korban kekerasan, perlindungan terhadap anak hingga upaya mencegah generasi muda terjerumus narkoba merupakan bentuk pengabdian yang dapat dilakukan Polwan dalam tugas sehari-hari.

    Ia berharap Polwan Polda Sulawesi Tengah mampu menjadi role model bagi masyarakat, perempuan Indonesia, generasi muda dan lingkungan kerja dengan menunjukkan sosok polisi yang profesional, tegas, humanis dan berintegritas.

    Nasri mengajak seluruh Polwan memaknai HUT ke-78 dengan semangat “Satu Polwan, Satu Keteladanan, Satu Polwan, Satu Kebaikan, Satu Polwan, Satu Perubahan”.

    “Jangan pernah merasa bahwa kontribusi kita terlalu kecil, karena perubahan besar selalu dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Polwan kuat, Polri hebat, masyarakat aman dan bermartabat,” pungkasnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan, peringatan HUT ke-78 Polwan menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian sekaligus meningkatkan profesionalisme Polwan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    “Harapannya, Polwan semakin profesional, humanis dan berintegritas serta mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian dan hadirkan sosok Polwan yang dipercaya serta dicintai masyarakat,” ujarnya.

  • HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Irjen Pol Nasri Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

    HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

    Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Nasri mengingatkan seluruh Polisi Wanita (Polwan) agar menjaga integritas dan menghindari perilaku yang dapat merusak kepercayaan masyarakat, termasuk gaya hidup berlebihan, penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan hingga pungutan liar.

    “Masyarakat tidak akan menilai kita dari jenis kelamin. Masyarakat akan menilai anggota Polri dari profesionalisme, integritas dan manfaat yang kita berikan,” tegas Nasri saat memimpin peringatan HUT ke-78 Polwan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kota Palu, Selasa, 1 September 2026.

    Menurutnya, tantangan Polwan saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga menjaga kepercayaan publik di tengah perkembangan era digital.

    Setiap tindakan anggota Polri, kata dia, dapat dengan cepat menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, Polwan harus mampu menunjukkan keteladanan melalui perilaku dan pengabdian sehari-hari.

    Ia meminta Polwan menjadi sosok yang layak mendapat perhatian publik karena kebaikan dan prestasinya, bukan karena pelanggaran atau perilaku yang mencoreng institusi.

    “Jaga kehormatan diri, jaga kehormatan keluarga, jaga kehormatan institusi,” pesannya.

    Nasri menegaskan, Polwan bukan sekadar pelengkap dalam organisasi Polri. Polwan merupakan kekuatan strategis yang harus memiliki kemampuan kepolisian secara utuh.

    Polwan dituntut mampu menjalankan tugas lapangan, mengambil keputusan, memimpin, menghadapi situasi krisis serta tetap menjunjung tinggi integritas

    Ia juga mendorong Polwan semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

    Di antaranya turun ke sekolah, mendampingi kelompok perempuan, memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba, mencegah perundungan, meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan menciptakan lingkungan yang aman.

    “Keamanan bukan hanya persoalan penegakan hukum. Keamanan juga lahir dari kehadiran polisi yang dipercaya dan dicintai masyarakat,” ujarnya.

    Hal tersebut, kata dia, dalam peringatan HUT ke-78 Polwan yang mengusung tema “Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat”.

    Menurutnya, tema tersebut harus diterjemahkan menjadi gerakan nyata dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Kontribusi tersebut, tidak harus dimulai dari jabatan maupun tindakan besar.

    Pelayanan yang tulus, pendampingan terhadap korban kekerasan, perlindungan terhadap anak hingga upaya mencegah generasi muda terjerumus narkoba merupakan bentuk pengabdian yang dapat dilakukan Polwan dalam tugas sehari-hari.

    Ia berharap Polwan Polda Sulawesi Tengah mampu menjadi role model bagi masyarakat, perempuan Indonesia, generasi muda dan lingkungan kerja dengan menunjukkan sosok polisi yang profesional, tegas, humanis dan berintegritas.

    Nasri mengajak seluruh Polwan memaknai HUT ke-78 dengan semangat “Satu Polwan, Satu Keteladanan, Satu Polwan, Satu Kebaikan, Satu Polwan, Satu Perubahan”.

    “Jangan pernah merasa bahwa kontribusi kita terlalu kecil, karena perubahan besar selalu dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Polwan kuat, Polri hebat, masyarakat aman dan bermartabat,” pungkasnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan, peringatan HUT ke-78 Polwan menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian sekaligus meningkatkan profesionalisme Polwan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    “Harapannya, Polwan semakin profesional, humanis dan berintegritas serta mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian dan hadirkan sosok Polwan yang dipercaya serta dicintai masyarakat,” ujarnya.

  • HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

    HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

    Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Nasri mengingatkan seluruh Polisi Wanita (Polwan) agar menjaga integritas dan menghindari perilaku yang dapat merusak kepercayaan masyarakat, termasuk gaya hidup berlebihan, penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan hingga pungutan liar.

    “Masyarakat tidak akan menilai kita dari jenis kelamin. Masyarakat akan menilai anggota Polri dari profesionalisme, integritas dan manfaat yang kita berikan,” tegas Nasri saat memimpin peringatan HUT ke-78 Polwan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kota Palu, Selasa, 1 September 2026.

    Menurutnya, tantangan Polwan saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga menjaga kepercayaan publik di tengah perkembangan era digital.

    Setiap tindakan anggota Polri, kata dia, dapat dengan cepat menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, Polwan harus mampu menunjukkan keteladanan melalui perilaku dan pengabdian sehari-hari.

    Ia meminta Polwan menjadi sosok yang layak mendapat perhatian publik karena kebaikan dan prestasinya, bukan karena pelanggaran atau perilaku yang mencoreng institusi.

    “Jaga kehormatan diri, jaga kehormatan keluarga, jaga kehormatan institusi,” pesannya.

    Nasri menegaskan, Polwan bukan sekadar pelengkap dalam organisasi Polri. Polwan merupakan kekuatan strategis yang harus memiliki kemampuan kepolisian secara utuh.

    Polwan dituntut mampu menjalankan tugas lapangan, mengambil keputusan, memimpin, menghadapi situasi krisis serta tetap menjunjung tinggi integritas

    Ia juga mendorong Polwan semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

    Di antaranya turun ke sekolah, mendampingi kelompok perempuan, memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba, mencegah perundungan, meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan menciptakan lingkungan yang aman.

    “Keamanan bukan hanya persoalan penegakan hukum. Keamanan juga lahir dari kehadiran polisi yang dipercaya dan dicintai masyarakat,” ujarnya.

    Hal tersebut, kata dia, dalam peringatan HUT ke-78 Polwan yang mengusung tema “Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat”.

    Menurutnya, tema tersebut harus diterjemahkan menjadi gerakan nyata dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Kontribusi tersebut, tidak harus dimulai dari jabatan maupun tindakan besar.

    Pelayanan yang tulus, pendampingan terhadap korban kekerasan, perlindungan terhadap anak hingga upaya mencegah generasi muda terjerumus narkoba merupakan bentuk pengabdian yang dapat dilakukan Polwan dalam tugas sehari-hari.

    Ia berharap Polwan Polda Sulawesi Tengah mampu menjadi role model bagi masyarakat, perempuan Indonesia, generasi muda dan lingkungan kerja dengan menunjukkan sosok polisi yang profesional, tegas, humanis dan berintegritas.

    Nasri mengajak seluruh Polwan memaknai HUT ke-78 dengan semangat “Satu Polwan, Satu Keteladanan, Satu Polwan, Satu Kebaikan, Satu Polwan, Satu Perubahan”.

    “Jangan pernah merasa bahwa kontribusi kita terlalu kecil, karena perubahan besar selalu dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Polwan kuat, Polri hebat, masyarakat aman dan bermartabat,” pungkasnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan, peringatan HUT ke-78 Polwan menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian sekaligus meningkatkan profesionalisme Polwan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    “Harapannya, Polwan semakin profesional, humanis dan berintegritas serta mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian dan hadirkan sosok Polwan yang dipercaya serta dicintai masyarakat,” ujarnya.

  • HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng : Jadilah Kekuatan Strategi Polri

    HUT ke-78 Polwan, Kapolda Sulteng Ingatkan Bahaya Gaya Hidup Berlebihan dan Penyalahgunaan Wewenang

    Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Nasri mengingatkan seluruh Polisi Wanita (Polwan) agar menjaga integritas dan menghindari perilaku yang dapat merusak kepercayaan masyarakat, termasuk gaya hidup berlebihan, penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan hingga pungutan liar.

    “Masyarakat tidak akan menilai kita dari jenis kelamin. Masyarakat akan menilai anggota Polri dari profesionalisme, integritas dan manfaat yang kita berikan,” tegas Nasri saat memimpin peringatan HUT ke-78 Polwan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kota Palu, Selasa, 1 September 2026.

    Menurutnya, tantangan Polwan saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga menjaga kepercayaan publik di tengah perkembangan era digital.

    Setiap tindakan anggota Polri, kata dia, dapat dengan cepat menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, Polwan harus mampu menunjukkan keteladanan melalui perilaku dan pengabdian sehari-hari.

    Ia meminta Polwan menjadi sosok yang layak mendapat perhatian publik karena kebaikan dan prestasinya, bukan karena pelanggaran atau perilaku yang mencoreng institusi.

    “Jaga kehormatan diri, jaga kehormatan keluarga, jaga kehormatan institusi,” pesannya.

    Nasri menegaskan, Polwan bukan sekadar pelengkap dalam organisasi Polri. Polwan merupakan kekuatan strategis yang harus memiliki kemampuan kepolisian secara utuh.

    Polwan dituntut mampu menjalankan tugas lapangan, mengambil keputusan, memimpin, menghadapi situasi krisis serta tetap menjunjung tinggi integritas

    Ia juga mendorong Polwan semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

    Di antaranya turun ke sekolah, mendampingi kelompok perempuan, memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba, mencegah perundungan, meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan menciptakan lingkungan yang aman.

    “Keamanan bukan hanya persoalan penegakan hukum. Keamanan juga lahir dari kehadiran polisi yang dipercaya dan dicintai masyarakat,” ujarnya.

    Hal tersebut, kata dia, dalam peringatan HUT ke-78 Polwan yang mengusung tema “Satu Polwan Memberikan Dampak Signifikan bagi Masyarakat”.

    Menurutnya, tema tersebut harus diterjemahkan menjadi gerakan nyata dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Kontribusi tersebut, tidak harus dimulai dari jabatan maupun tindakan besar.

    Pelayanan yang tulus, pendampingan terhadap korban kekerasan, perlindungan terhadap anak hingga upaya mencegah generasi muda terjerumus narkoba merupakan bentuk pengabdian yang dapat dilakukan Polwan dalam tugas sehari-hari.

    Ia berharap Polwan Polda Sulawesi Tengah mampu menjadi role model bagi masyarakat, perempuan Indonesia, generasi muda dan lingkungan kerja dengan menunjukkan sosok polisi yang profesional, tegas, humanis dan berintegritas.

    Nasri mengajak seluruh Polwan memaknai HUT ke-78 dengan semangat “Satu Polwan, Satu Keteladanan, Satu Polwan, Satu Kebaikan, Satu Polwan, Satu Perubahan”.

    “Jangan pernah merasa bahwa kontribusi kita terlalu kecil, karena perubahan besar selalu dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Polwan kuat, Polri hebat, masyarakat aman dan bermartabat,” pungkasnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan, peringatan HUT ke-78 Polwan menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian sekaligus meningkatkan profesionalisme Polwan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    “Harapannya, Polwan semakin profesional, humanis dan berintegritas serta mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian dan hadirkan sosok Polwan yang dipercaya serta dicintai masyarakat,” ujarnya.