https://www.zeverix.comsmm indonesiakencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiakencang77https://indobooster.com/page/contoh-pengisian-target-di-smm-panel-indoboosterkencang77situs slot gacorMahjong Ways 2 PG Soft SlotSlot Gacor Mahjong Ways 2 ViralKetika Mahjong Ways 2 Tren JudiMahjong Ways 2 ke Pinjol BerbahayaHukum Mahjong Ways 2 Starlight MUIGame Anak Jadi Ajang Judi Online80 Ribu Anak Terpapar Judi OnlineCiri Game Mengandung Judi OnlineModus Spin Hadiah Top Up Judi AnakFenomena Slot Gacor Mitos Faktaslot88slot777slot gacorGame Digital Mirip Kasino dan TaruhanWaspadai Transaksi Top Up Game AnakFenomena Lucky Spin di Game MobileDari Koin Virtual Menjadi Uang NyataSistem Reward dan Pembelian Game DigitalBahaya Chasing Losses dalam Permainan DigitalPsikologi Near-Miss dalam Permainan DigitalMemahami RTP dalam Permainan Taruhan DigitalMitos Jam Gacor dan Algoritma GameFenomena Konten Maxwin di Media SosialWaspadai Promosi Game Berhadiah dari InfluencerKonten Taruhan Digital di Media SosialRisiko Deposit Kecil yang Terus BerulangPenyalahgunaan E-Wallet untuk Judi OnlineSiklus Taruhan Digital dan Jeratan UtangWaspadai Transaksi Game Digital pada AnakMemahami Loot Box Gacha dan Lucky DrawRisiko Situs Game Tiruan dan PalsuFenomena Game Penghasil Uang di InternetLiterasi Keluarga Menghadapi Permainan Digital 2026Game Digital Berhadiah dan RisikonyaKebiasaan Top Up Game AnakFenomena Spin Hadiah Game OnlineKoin Virtual Menjadi Uang NyataGame Gratis dengan Hadiah FantastisRisiko Permainan Berbasis Peluang DigitalEfek Near-Miss dalam Permainan DigitalMengenal RNG dalam Permainan DigitalMemahami RTP dalam Permainan DigitalSaldo dan Diamond Game DigitalPermainan Berhadiah Uang di MedsosVideo Kemenangan di Media SosialDesain Canggih dalam Permainan DaringJackpot dan Spin Game AnakKebiasaan Top Up Berulang PemainLoot Box Gacha dan Lucky DrawGame Digital Berujung Pinjaman UangRisiko Situs Permainan Digital ProfesionalFenomena Game Penghasil Uang DigitalMitos Algoritma dalam Permainan Digital
https://www.zeverix.comsmm indonesiakencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiakencang77https://indobooster.com/page/contoh-pengisian-target-di-smm-panel-indoboosterkencang77situs slot gacorMahjong Ways 2 PG Soft SlotSlot Gacor Mahjong Ways 2 ViralKetika Mahjong Ways 2 Tren JudiMahjong Ways 2 ke Pinjol BerbahayaHukum Mahjong Ways 2 Starlight MUIGame Anak Jadi Ajang Judi Online80 Ribu Anak Terpapar Judi OnlineCiri Game Mengandung Judi OnlineModus Spin Hadiah Top Up Judi AnakFenomena Slot Gacor Mitos Faktaslot88slot777slot gacorGame Digital Mirip Kasino dan TaruhanWaspadai Transaksi Top Up Game AnakFenomena Lucky Spin di Game MobileDari Koin Virtual Menjadi Uang NyataSistem Reward dan Pembelian Game DigitalBahaya Chasing Losses dalam Permainan DigitalPsikologi Near-Miss dalam Permainan DigitalMemahami RTP dalam Permainan Taruhan DigitalMitos Jam Gacor dan Algoritma GameFenomena Konten Maxwin di Media SosialWaspadai Promosi Game Berhadiah dari InfluencerKonten Taruhan Digital di Media SosialRisiko Deposit Kecil yang Terus BerulangPenyalahgunaan E-Wallet untuk Judi OnlineSiklus Taruhan Digital dan Jeratan UtangWaspadai Transaksi Game Digital pada AnakMemahami Loot Box Gacha dan Lucky DrawRisiko Situs Game Tiruan dan PalsuFenomena Game Penghasil Uang di InternetLiterasi Keluarga Menghadapi Permainan Digital 2026Game Digital Berhadiah dan RisikonyaKebiasaan Top Up Game AnakFenomena Spin Hadiah Game OnlineKoin Virtual Menjadi Uang NyataGame Gratis dengan Hadiah FantastisRisiko Permainan Berbasis Peluang DigitalEfek Near-Miss dalam Permainan DigitalMengenal RNG dalam Permainan DigitalMemahami RTP dalam Permainan DigitalSaldo dan Diamond Game DigitalPermainan Berhadiah Uang di MedsosVideo Kemenangan di Media SosialDesain Canggih dalam Permainan DaringJackpot dan Spin Game AnakKebiasaan Top Up Berulang PemainLoot Box Gacha dan Lucky DrawGame Digital Berujung Pinjaman UangRisiko Situs Permainan Digital ProfesionalFenomena Game Penghasil Uang DigitalMitos Algoritma dalam Permainan Digital

Kategori: Blog

  • Soetta Terdampak Abu Anak Krakatau, Polda Metro Buka Posko Kesehatan-Bagikan Masker

    Soetta Terdampak Abu Anak Krakatau, Poxlda Metro Buka Posko Kesehatan-Bagikan Masker

    Oplus_16908288

    Jakarta – Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah penerbangan dibatalkan karena sebaran abu vulkanik dari Anak Krakatau.
    Dalam rangka memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, Sidokkes Polresta Bandara Soekarno-Hatta melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pelayanan medis kepada penumpang serta pengguna jasa bandara yang mengalami penundaan keberangkatan.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (6/9/2026), dengan menyasar area Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

    Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak gangguan operasional penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

    Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana, menegaskan bahwa dalam situasi gangguan penerbangan akibat faktor alam, keselamatan dan kenyamanan masyarakat harus menjadi perhatian bersama.

    “Polresta Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengamanan kepada masyarakat. Dalam kondisi seperti ini, kami mengimbau seluruh penumpang untuk tetap tenang, menjaga kesehatan, menggunakan masker, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang maupun pengelola bandara,” kata Wisnu.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Sidokkes melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan tekanan darah, kepada penumpang maupun pengguna jasa bandara. Petugas juga memberikan masker serta imbauan untuk menggunakan masker, khususnya sebagai langkah perlindungan terhadap paparan abu vulkanik.

    Selain itu, personel memberikan vitamin dan obat-obatan sesuai kebutuhan kepada penumpang maupun pengguna jasa yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

    Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan oleh Kasidokkes Polresta Bandara Soetta Penata Tk. I Dedy Kurniawan, S.Kep., bersama personel Sidokkes, dengan didukung anggota Satlantas Polresta Bandara Soetta dan anggota Pospol Bandara Soetta.

    Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti perkembangan situasi melalui sumber resmi.

    “Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Utamakan keselamatan, ikuti petunjuk petugas di lapangan, dan manfaatkan pelayanan kesehatan yang disediakan apabila membutuhkan bantuan,” tambahnya.

    Sementara itu, BMKG pada Minggu (6/9/2026) melaporkan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik yang berdampak terhadap atmosfer serta keselamatan penerbangan. Kondisi operasional bandara dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik dan hasil pemantauan keselamatan penerbangan.

    Melalui kegiatan tersebut, Polresta Bandara Soekarno-Hatta memastikan kehadiran personel tidak hanya dalam aspek pengamanan dan kelancaran pelayanan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan, keselamatan, dan kebutuhan masyarakat yang terdampak situasi darurat di lingkungan bandara.

  • Soetta Terdampak Abu Anak Krakatau, Polda Metro Buka Posko Kesehatan-Bagikan Masker

    Soetta Terdampak Abu Anak Krakatau, Polda Metro Buka Posko Kesehatan-Bagikan Masker

    Oplus_16908288

    Jakarta – Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah penerbangan dibatalkan karena sebaran abu vulkanik dari Anak Krakatau.
    Dalam rangka memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, Sidokkes Polresta Bandara Soekarno-Hatta melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pelayanan medis kepada penumpang serta pengguna jasa bandara yang mengalami penundaan keberangkatan.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (6/9/2026), dengan menyasar area Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

    Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak gangguan operasional penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

    Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana, menegaskan bahwa dalam situasi gangguan penerbangan akibat faktor alam, keselamatan dan kenyamanan masyarakat harus menjadi perhatian bersama.

    “Polresta Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengamanan kepada masyarakat. Dalam kondisi seperti ini, kami mengimbau seluruh penumpang untuk tetap tenang, menjaga kesehatan, menggunakan masker, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang maupun pengelola bandara,” kata Wisnu.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Sidokkes melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan tekanan darah, kepada penumpang maupun pengguna jasa bandara. Petugas juga memberikan masker serta imbauan untuk menggunakan masker, khususnya sebagai langkah perlindungan terhadap paparan abu vulkanik.

    Selain itu, personel memberikan vitamin dan obat-obatan sesuai kebutuhan kepada penumpang maupun pengguna jasa yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

    Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan oleh Kasidokkes Polresta Bandara Soetta Penata Tk. I Dedy Kurniawan, S.Kep., bersama personel Sidokkes, dengan didukung anggota Satlantas Polresta Bandara Soetta dan anggota Pospol Bandara Soetta.

    Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti perkembangan situasi melalui sumber resmi.

    “Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Utamakan keselamatan, ikuti petunjuk petugas di lapangan, dan manfaatkan pelayanan kesehatan yang disediakan apabila membutuhkan bantuan,” tambahnya.

    Sementara itu, BMKG pada Minggu (6/9/2026) melaporkan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik yang berdampak terhadap atmosfer serta keselamatan penerbangan. Kondisi operasional bandara dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik dan hasil pemantauan keselamatan penerbangan.

    Melalui kegiatan tersebut, Polresta Bandara Soekarno-Hatta memastikan kehadiran personel tidak hanya dalam aspek pengamanan dan kelancaran pelayanan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan, keselamatan, dan kebutuhan masyarakat yang terdampak situasi darurat di lingkungan bandara.

  • Soetta Terdampak Abu Anak Krakatau, Polisi Buka Posko Kesehatan-Bagikan Masker

    Soetta Terdampak Abu Anak Krakatau, Polisi Buka Posko Kesehatan-Bagikan Masker

    Oplus_16908288

    Jakarta – Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah penerbangan dibatalkan karena sebaran abu vulkanik dari Anak Krakatau.
    Dalam rangka memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, Sidokkes Polresta Bandara Soekarno-Hatta melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pelayanan medis kepada penumpang serta pengguna jasa bandara yang mengalami penundaan keberangkatan.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (6/9/2026), dengan menyasar area Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

    Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak gangguan operasional penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

    Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana, menegaskan bahwa dalam situasi gangguan penerbangan akibat faktor alam, keselamatan dan kenyamanan masyarakat harus menjadi perhatian bersama.

    “Polresta Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengamanan kepada masyarakat. Dalam kondisi seperti ini, kami mengimbau seluruh penumpang untuk tetap tenang, menjaga kesehatan, menggunakan masker, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang maupun pengelola bandara,” kata Wisnu.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Sidokkes melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan tekanan darah, kepada penumpang maupun pengguna jasa bandara. Petugas juga memberikan masker serta imbauan untuk menggunakan masker, khususnya sebagai langkah perlindungan terhadap paparan abu vulkanik.

    Selain itu, personel memberikan vitamin dan obat-obatan sesuai kebutuhan kepada penumpang maupun pengguna jasa yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

    Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan oleh Kasidokkes Polresta Bandara Soetta Penata Tk. I Dedy Kurniawan, S.Kep., bersama personel Sidokkes, dengan didukung anggota Satlantas Polresta Bandara Soetta dan anggota Pospol Bandara Soetta.

    Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti perkembangan situasi melalui sumber resmi.

    “Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Utamakan keselamatan, ikuti petunjuk petugas di lapangan, dan manfaatkan pelayanan kesehatan yang disediakan apabila membutuhkan bantuan,” tambahnya.

    Sementara itu, BMKG pada Minggu (6/9/2026) melaporkan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik yang berdampak terhadap atmosfer serta keselamatan penerbangan. Kondisi operasional bandara dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik dan hasil pemantauan keselamatan penerbangan.

    Melalui kegiatan tersebut, Polresta Bandara Soekarno-Hatta memastikan kehadiran personel tidak hanya dalam aspek pengamanan dan kelancaran pelayanan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan, keselamatan, dan kebutuhan masyarakat yang terdampak situasi darurat di lingkungan bandara.

  • Soetta Terdampak Abu Anak Krakatau, Polisi Buka Posko Kesehatan-Bagikan Masker

    Soetta Terdampak Abu Anak Krakatau, Polisi Buka Posko Kesehatan-Bagikan Masker

    Oplus_16908288

    Jakarta – Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah penerbangan dibatalkan karena sebaran abu vulkanik dari Anak Krakatau.
    Dalam rangka memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, Sidokkes Polresta Bandara Soekarno-Hatta melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pelayanan medis kepada penumpang serta pengguna jasa bandara yang mengalami penundaan keberangkatan.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (6/9/2026), dengan menyasar area Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

    Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak gangguan operasional penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

    Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana, menegaskan bahwa dalam situasi gangguan penerbangan akibat faktor alam, keselamatan dan kenyamanan masyarakat harus menjadi perhatian bersama.

    “Polresta Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengamanan kepada masyarakat. Dalam kondisi seperti ini, kami mengimbau seluruh penumpang untuk tetap tenang, menjaga kesehatan, menggunakan masker, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang maupun pengelola bandara,” kata Wisnu.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Sidokkes melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan tekanan darah, kepada penumpang maupun pengguna jasa bandara. Petugas juga memberikan masker serta imbauan untuk menggunakan masker, khususnya sebagai langkah perlindungan terhadap paparan abu vulkanik.

    Selain itu, personel memberikan vitamin dan obat-obatan sesuai kebutuhan kepada penumpang maupun pengguna jasa yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

    Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan oleh Kasidokkes Polresta Bandara Soetta Penata Tk. I Dedy Kurniawan, S.Kep., bersama personel Sidokkes, dengan didukung anggota Satlantas Polresta Bandara Soetta dan anggota Pospol Bandara Soetta.

    Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti perkembangan situasi melalui sumber resmi.

    “Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Utamakan keselamatan, ikuti petunjuk petugas di lapangan, dan manfaatkan pelayanan kesehatan yang disediakan apabila membutuhkan bantuan,” tambahnya.

    Sementara itu, BMKG pada Minggu (6/9/2026) melaporkan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik yang berdampak terhadap atmosfer serta keselamatan penerbangan. Kondisi operasional bandara dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik dan hasil pemantauan keselamatan penerbangan.

    Melalui kegiatan tersebut, Polresta Bandara Soekarno-Hatta memastikan kehadiran personel tidak hanya dalam aspek pengamanan dan kelancaran pelayanan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan, keselamatan, dan kebutuhan masyarakat yang terdampak situasi darurat di lingkungan bandara.

  • Soetta Terdampak Abu Anak Krakatau, Polisi Buka Posko Kesehatan-Bagikan Masker

    Soetta Terdampak Abu Anak Krakatau, Polisi Buka Posko Kesehatan-Bagikan Masker

    Oplus_16908288

    Jakarta – Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah penerbangan dibatalkan karena sebaran abu vulkanik dari Anak Krakatau.
    Dalam rangka memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, Sidokkes Polresta Bandara Soekarno-Hatta melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pelayanan medis kepada penumpang serta pengguna jasa bandara yang mengalami penundaan keberangkatan.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (6/9/2026), dengan menyasar area Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

    Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak gangguan operasional penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

    Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana, menegaskan bahwa dalam situasi gangguan penerbangan akibat faktor alam, keselamatan dan kenyamanan masyarakat harus menjadi perhatian bersama.

    “Polresta Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengamanan kepada masyarakat. Dalam kondisi seperti ini, kami mengimbau seluruh penumpang untuk tetap tenang, menjaga kesehatan, menggunakan masker, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang maupun pengelola bandara,” kata Wisnu.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Sidokkes melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan tekanan darah, kepada penumpang maupun pengguna jasa bandara. Petugas juga memberikan masker serta imbauan untuk menggunakan masker, khususnya sebagai langkah perlindungan terhadap paparan abu vulkanik.

    Selain itu, personel memberikan vitamin dan obat-obatan sesuai kebutuhan kepada penumpang maupun pengguna jasa yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

    Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan oleh Kasidokkes Polresta Bandara Soetta Penata Tk. I Dedy Kurniawan, S.Kep., bersama personel Sidokkes, dengan didukung anggota Satlantas Polresta Bandara Soetta dan anggota Pospol Bandara Soetta.

    Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti perkembangan situasi melalui sumber resmi.

    “Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Utamakan keselamatan, ikuti petunjuk petugas di lapangan, dan manfaatkan pelayanan kesehatan yang disediakan apabila membutuhkan bantuan,” tambahnya.

    Sementara itu, BMKG pada Minggu (6/9/2026) melaporkan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik yang berdampak terhadap atmosfer serta keselamatan penerbangan. Kondisi operasional bandara dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik dan hasil pemantauan keselamatan penerbangan.

    Melalui kegiatan tersebut, Polresta Bandara Soekarno-Hatta memastikan kehadiran personel tidak hanya dalam aspek pengamanan dan kelancaran pelayanan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan, keselamatan, dan kebutuhan masyarakat yang terdampak situasi darurat di lingkungan bandara.

  • Soetta Terdampak Abu Anak Krakatau, Polisi Buka Posko Kesehatan-Bagikan Masker

    Soetta Terdampak Abu Anak Krakatau, Polisi Buka Posko Kesehatan-Bagikan Masker

    Oplus_16908288

    Jakarta – Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah penerbangan dibatalkan karena sebaran abu vulkanik dari Anak Krakatau.
    Dalam rangka memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, Sidokkes Polresta Bandara Soekarno-Hatta melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pelayanan medis kepada penumpang serta pengguna jasa bandara yang mengalami penundaan keberangkatan.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (6/9/2026), dengan menyasar area Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

    Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak gangguan operasional penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

    Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana, menegaskan bahwa dalam situasi gangguan penerbangan akibat faktor alam, keselamatan dan kenyamanan masyarakat harus menjadi perhatian bersama.

    “Polresta Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengamanan kepada masyarakat. Dalam kondisi seperti ini, kami mengimbau seluruh penumpang untuk tetap tenang, menjaga kesehatan, menggunakan masker, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang maupun pengelola bandara,” kata Wisnu.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Sidokkes melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan tekanan darah, kepada penumpang maupun pengguna jasa bandara. Petugas juga memberikan masker serta imbauan untuk menggunakan masker, khususnya sebagai langkah perlindungan terhadap paparan abu vulkanik.

    Selain itu, personel memberikan vitamin dan obat-obatan sesuai kebutuhan kepada penumpang maupun pengguna jasa yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

    Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan oleh Kasidokkes Polresta Bandara Soetta Penata Tk. I Dedy Kurniawan, S.Kep., bersama personel Sidokkes, dengan didukung anggota Satlantas Polresta Bandara Soetta dan anggota Pospol Bandara Soetta.

    Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti perkembangan situasi melalui sumber resmi.

    “Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Utamakan keselamatan, ikuti petunjuk petugas di lapangan, dan manfaatkan pelayanan kesehatan yang disediakan apabila membutuhkan bantuan,” tambahnya.

    Sementara itu, BMKG pada Minggu (6/9/2026) melaporkan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik yang berdampak terhadap atmosfer serta keselamatan penerbangan. Kondisi operasional bandara dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik dan hasil pemantauan keselamatan penerbangan.

    Melalui kegiatan tersebut, Polresta Bandara Soekarno-Hatta memastikan kehadiran personel tidak hanya dalam aspek pengamanan dan kelancaran pelayanan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan, keselamatan, dan kebutuhan masyarakat yang terdampak situasi darurat di lingkungan bandara.

  • Abu Anak Krakatau Kepung Jakarta, Polda Metro Kerahkan 3 Water Cannon Semprot Jalanan

    Abu Anak Krakatau Kepung Jakarta, Polda Metro Kerahkan 3 Water Cannon Semprot Jalanan


    Jakarta – Abu Gunung Anak Krakatau menyebar ke sejumlah wilayah di Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Depok. Brimob Polda Metro Jaya mengerahkan unit water cannon untuk menyemprot jalanan.
    Penyemprotan dilakukan untuk membasahi sejumlah ruas jalan di Jakarta, Tangerang Selatan hingga Kabupaten Bekasi, pada Minggu (6/9/2026). Di Jakarta Pusat, penyemprotan dilakukan mulai dari kawasan Patung Kuda, Bank Indonesia, Sarinah hingga Bundaran HI.

    Sementara Batalyon B menangani jalur Cipinang-Rawangmangun hingga Pulogadung. Personel Batalyon C juga disebar untuk menyemprot Jl RE Martadinata dan Jl Pondok Cabe Raya di Tangerang Selatan, sedangkan Batalyon D menangani Jl Raya Tegal Danas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

    Unit taktik Armoured Water Cannon (AWC) berkapasitas 6.000 liter air digunakan untuk membasahi permukaan jalan agar endapan abu tidak mudah beterbangan akibat aktivitas kendaraan. Personel juga menyampaikan imbauan melalui pengeras suara agar warga tetap tenang, menggunakan masker dan meningkatkan kewaspadaan.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan langkah tersebut merupakan respons cepat untuk membantu mengurangi dampak sebaran material vulkanik.

    “Kami mengerahkan personel dan sarana yang dimiliki untuk melakukan penanganan di sejumlah ruas jalan. Selain penyemprotan, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar menggunakan masker, menjaga kesehatan dan mengikuti arahan pemerintah,” ujar Henik.

    Brimob Polda Metro Jaya terus memantau perkembangan situasi. Masyarakat diimbau tidak panik dan mengikuti informasi resmi pemerintah terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau. Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan saat melintasi jalan yang terdampak abu.

  • Abu Anak Krakatau Kepung Jakarta, Polda Metro Kerahkan 3 Water Cannon Semprot Jalanan

    Abu Anak Krakatau Kepung Jakarta, Polda Metro Kerahkan 3 Water Cannon Semprot Jalanan


    Jakarta – Abu Gunung Anak Krakatau menyebar ke sejumlah wilayah di Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Depok. Brimob Polda Metro Jaya mengerahkan unit water cannon untuk menyemprot jalanan.
    Penyemprotan dilakukan untuk membasahi sejumlah ruas jalan di Jakarta, Tangerang Selatan hingga Kabupaten Bekasi, pada Minggu (6/9/2026). Di Jakarta Pusat, penyemprotan dilakukan mulai dari kawasan Patung Kuda, Bank Indonesia, Sarinah hingga Bundaran HI.

    Sementara Batalyon B menangani jalur Cipinang-Rawangmangun hingga Pulogadung. Personel Batalyon C juga disebar untuk menyemprot Jl RE Martadinata dan Jl Pondok Cabe Raya di Tangerang Selatan, sedangkan Batalyon D menangani Jl Raya Tegal Danas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

    Unit taktik Armoured Water Cannon (AWC) berkapasitas 6.000 liter air digunakan untuk membasahi permukaan jalan agar endapan abu tidak mudah beterbangan akibat aktivitas kendaraan. Personel juga menyampaikan imbauan melalui pengeras suara agar warga tetap tenang, menggunakan masker dan meningkatkan kewaspadaan.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan langkah tersebut merupakan respons cepat untuk membantu mengurangi dampak sebaran material vulkanik.

    “Kami mengerahkan personel dan sarana yang dimiliki untuk melakukan penanganan di sejumlah ruas jalan. Selain penyemprotan, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar menggunakan masker, menjaga kesehatan dan mengikuti arahan pemerintah,” ujar Henik.

    Brimob Polda Metro Jaya terus memantau perkembangan situasi. Masyarakat diimbau tidak panik dan mengikuti informasi resmi pemerintah terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau. Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan saat melintasi jalan yang terdampak abu.

  • Abu Anak Krakatau Kepung Jakarta, Polda Metro Kerahkan 3 Water Cannon Semprot Jalanan

    Abu Anak Krakatau Kepung Jakarta, Polda Metro Kerahkan 3 Water Cannon Semprot Jalanan


    Jakarta – Abu Gunung Anak Krakatau menyebar ke sejumlah wilayah di Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Depok. Brimob Polda Metro Jaya mengerahkan unit water cannon untuk menyemprot jalanan.
    Penyemprotan dilakukan untuk membasahi sejumlah ruas jalan di Jakarta, Tangerang Selatan hingga Kabupaten Bekasi, pada Minggu (6/9/2026). Di Jakarta Pusat, penyemprotan dilakukan mulai dari kawasan Patung Kuda, Bank Indonesia, Sarinah hingga Bundaran HI.

    Sementara Batalyon B menangani jalur Cipinang-Rawangmangun hingga Pulogadung. Personel Batalyon C juga disebar untuk menyemprot Jl RE Martadinata dan Jl Pondok Cabe Raya di Tangerang Selatan, sedangkan Batalyon D menangani Jl Raya Tegal Danas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

    Unit taktik Armoured Water Cannon (AWC) berkapasitas 6.000 liter air digunakan untuk membasahi permukaan jalan agar endapan abu tidak mudah beterbangan akibat aktivitas kendaraan. Personel juga menyampaikan imbauan melalui pengeras suara agar warga tetap tenang, menggunakan masker dan meningkatkan kewaspadaan.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan langkah tersebut merupakan respons cepat untuk membantu mengurangi dampak sebaran material vulkanik.

    “Kami mengerahkan personel dan sarana yang dimiliki untuk melakukan penanganan di sejumlah ruas jalan. Selain penyemprotan, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar menggunakan masker, menjaga kesehatan dan mengikuti arahan pemerintah,” ujar Henik.

    Brimob Polda Metro Jaya terus memantau perkembangan situasi. Masyarakat diimbau tidak panik dan mengikuti informasi resmi pemerintah terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau. Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan saat melintasi jalan yang terdampak abu.

  • Abu Anak Krakatau Kepung Jakarta, Polda Metro Kerahkan 3 Water Cannon Semprot Jalanan

    Abu Anak Krakatau Kepung Jakarta, Polda Metro Kerahkan 3 Water Cannon Semprot Jalanan


    Jakarta – Abu Gunung Anak Krakatau menyebar ke sejumlah wilayah di Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Depok. Brimob Polda Metro Jaya mengerahkan unit water cannon untuk menyemprot jalanan.
    Penyemprotan dilakukan untuk membasahi sejumlah ruas jalan di Jakarta, Tangerang Selatan hingga Kabupaten Bekasi, pada Minggu (6/9/2026). Di Jakarta Pusat, penyemprotan dilakukan mulai dari kawasan Patung Kuda, Bank Indonesia, Sarinah hingga Bundaran HI.

    Sementara Batalyon B menangani jalur Cipinang-Rawangmangun hingga Pulogadung. Personel Batalyon C juga disebar untuk menyemprot Jl RE Martadinata dan Jl Pondok Cabe Raya di Tangerang Selatan, sedangkan Batalyon D menangani Jl Raya Tegal Danas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

    Unit taktik Armoured Water Cannon (AWC) berkapasitas 6.000 liter air digunakan untuk membasahi permukaan jalan agar endapan abu tidak mudah beterbangan akibat aktivitas kendaraan. Personel juga menyampaikan imbauan melalui pengeras suara agar warga tetap tenang, menggunakan masker dan meningkatkan kewaspadaan.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan langkah tersebut merupakan respons cepat untuk membantu mengurangi dampak sebaran material vulkanik.

    “Kami mengerahkan personel dan sarana yang dimiliki untuk melakukan penanganan di sejumlah ruas jalan. Selain penyemprotan, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar menggunakan masker, menjaga kesehatan dan mengikuti arahan pemerintah,” ujar Henik.

    Brimob Polda Metro Jaya terus memantau perkembangan situasi. Masyarakat diimbau tidak panik dan mengikuti informasi resmi pemerintah terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau. Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan saat melintasi jalan yang terdampak abu.