slot77smm panel murahKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorInformasi Rumah Sakit Cilegon 89001Informasi Rumah Sakit Cilegon 89002Informasi Rumah Sakit Cilegon 89003Informasi Rumah Sakit Cilegon 89004Informasi Rumah Sakit Cilegon 89005Informasi Rumah Sakit Cilegon 89006Informasi Rumah Sakit Cilegon 89007Informasi Rumah Sakit Cilegon 89008Informasi Rumah Sakit Cilegon 89009Informasi Rumah Sakit Cilegon 89010Informasi Rumah Sakit Cilegon 89011Informasi Rumah Sakit Cilegon 89012Informasi Rumah Sakit Cilegon 89013Informasi Rumah Sakit Cilegon 89014Informasi Rumah Sakit Cilegon 89015Informasi Rumah Sakit Cilegon 89016Informasi Rumah Sakit Cilegon 89017Informasi Rumah Sakit Cilegon 89018Informasi Rumah Sakit Cilegon 89019Informasi Rumah Sakit Cilegon 89020Daily News Sumut 888011Daily News Sumut 888012Daily News Sumut 888013Daily News Sumut 888014Daily News Sumut 888015Daily News Sumut 888016Daily News Sumut 888017Daily News Sumut 888018Daily News Sumut 888019Daily News Sumut 888020Daily News Jakarta 23051Daily News Jakarta 23052Daily News Jakarta 23053Daily News Jakarta 23054Daily News Jakarta 23055Daily News Jakarta 23056Daily News Jakarta 23057Daily News Jakarta 23058Daily News Jakarta 23059Daily News Jakarta 23060Daily News Jakarta 23061Daily News Jakarta 23062Daily News Jakarta 23063Daily News Jakarta 23064Daily News Jakarta 23065Daily News Jakarta 23066Daily News Jakarta 23067Daily News Jakarta 23068Daily News Jakarta 23069Daily News Jakarta 23070Open Access journals 001Open Access journals 002Open Access journals 003Open Access journals 004Open Access journals 005Open Access journals 006Open Access journals 007Open Access journals 008Open Access journals 009Open Access journals 010Open Access journals 011Open Access journals 012Open Access journals 013Open Access journals 014Open Access journals 015Open Access journals 016Open Access journals 017Open Access journals 018Open Access journals 019Open Access journals 020Open Access journals 001Open Access journals 002Open Access journals 003Open Access journals 004Open Access journals 005Open Access journals 006Open Access journals 007Open Access journals 008Open Access journals 009Open Access journals 010Open Access journals 011Open Access journals 012Open Access journals 013Open Access journals 014Open Access journals 015Open Access journals 016Open Access journals 017Open Access journals 018Open Access journals 019Open Access journals 020Daily News Cilegon 2821Daily News Cilegon 2822Daily News Cilegon 2823Daily News Cilegon 2824Daily News Cilegon 2825Daily News Cilegon 2826Daily News Cilegon 2827Daily News Cilegon 2828Daily News Cilegon 2829Daily News Cilegon 2830Daily News Cilegon 2831Daily News Cilegon 2832Daily News Cilegon 2833Daily News Cilegon 2834Daily News Cilegon 2835Daily News Cilegon 2836Daily News Cilegon 2837Daily News Cilegon 2838Daily News Cilegon 2839Daily News Cilegon 2840Daily News Cilegon 2841Daily News Cilegon 2842Daily News Cilegon 2843Daily News Cilegon 2844Daily News Cilegon 2845Daily News Cilegon 2846Daily News Cilegon 2847Daily News Cilegon 2848Daily News Cilegon 2849Daily News Cilegon 2850TSI JOURNALS 28901TSI JOURNALS 28902TSI JOURNALS 28903TSI JOURNALS 28904TSI JOURNALS 28905TSI JOURNALS 28906TSI JOURNALS 28907TSI JOURNALS 28908TSI JOURNALS 28909TSI JOURNALS 28910TSI JOURNALS 28911TSI JOURNALS 28912TSI JOURNALS 28913TSI JOURNALS 28914TSI JOURNALS 28915TSI JOURNALS 28916TSI JOURNALS 28917TSI JOURNALS 28918TSI JOURNALS 28919TSI JOURNALS 28920TSI JOURNALS 28921TSI JOURNALS 28922TSI JOURNALS 28923TSI JOURNALS 28924TSI JOURNALS 28925TSI JOURNALS 28926TSI JOURNALS 28927TSI JOURNALS 28928TSI JOURNALS 28929TSI JOURNALS 28930Daily News Global 87011Daily News Global 87012Daily News Global 87013Daily News Global 87014Daily News Global 87015Daily News Global 87016Daily News Global 87017Daily News Global 87018Daily News Global 87019Daily News Global 87020Daily News Global 87021Daily News Global 87022Daily News Global 87023Daily News Global 87024Daily News Global 87025Daily News Global 87026Daily News Global 87027Daily News Global 87028Daily News Global 87029Daily News Global 87030World Journal Digital Online 789001World Journal Digital Online 789002World Journal Digital Online 789003World Journal Digital Online 789004World Journal Digital Online 789005World Journal Digital Online 789006World Journal Digital Online 789007World Journal Digital Online 789008World Journal Digital Online 789009World Journal Digital Online 789010World Journal Digital Online 789011World Journal Digital Online 789012World Journal Digital Online 789013World Journal Digital Online 789014World Journal Digital Online 789015World Journal Digital Online 789016World Journal Digital Online 789017World Journal Digital Online 789018World Journal Digital Online 789019World Journal Digital Online 789020International Journal Digital 83001International Journal Digital 83002International Journal Digital 83003International Journal Digital 83004International Journal Digital 83005International Journal Digital 83006International Journal Digital 83007International Journal Digital 83008International Journal Digital 83009International Journal Digital 83010International Journal Digital 83011International Journal Digital 83012International Journal Digital 83013International Journal Digital 83014International Journal Digital 83015International Journal Digital 83016International Journal Digital 83017International Journal Digital 83018International Journal Digital 83019International Journal Digital 83020health news 784001health news 784002health news 784003health news 784004health news 784005health news 784006health news 784007health news 784008health news 784009health news 784010health news 784011health news 784012health news 784013health news 784014health news 784015health news 784016health news 784017health news 784018health news 784019health news 784020

Kategori: Featured

  • Pimpin Apel Kebangsaan Banser, Kapolri Ingatkan Kesiapsiagaan Bencana dalam Pengamanan Nataru

    Pimpin Apel Kebangsaan Banser, Kapolri Ingatkan Kesiapsiagaan Bencana dalam Pengamanan Nataru

    Cirebon – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Apel Kebangsaan Banser untuk Pengamanan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang dirangkaikan dengan Penganugerahan Kemanusiaan Riyanto Award 2025, Selasa (23/12/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Masjid Syarif Abdurachman, Cirebon, Jawa Barat.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolri hadir didampingi jajaran pejabat utama Mabes Polri, yakni Kabaintelkam Polri Komjen Pol Yuda Gustawan, Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim, serta Kadivhumas Polri Inspektur Jenderal Polisi Sandi Nugroho.

    Apel Kebangsaan Banser ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pimpinan organisasi keagamaan. Turut hadir Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor H. Addin Jauharudin, Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Mustofa Said Aqil Siradj, Sekretaris Jenderal PP GP Ansor H. Rifqi Al Mubarok, serta Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser Muhammad Syafiq Syauqi. Selain itu, hadir pula Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., serta Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han.

    Apel Kebangsaan ini menjadi simbol kesiapsiagaan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dalam mendukung pengamanan perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru.
    Sebanyak 11.135 personel Banser dari Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah dikerahkan dan siap bersinergi dengan Polri, TNI, serta unsur terkait lainnya guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan masyarakat.

    Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa Apel Kebangsaan Banser bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis yang mencerminkan komitmen kebangsaan. “Apel Kebangsaan Banser ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum penting yang menunjukkan komitmen Banser untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Kapolri.

    Kapolri juga menekankan peran strategis Banser dalam pengamanan momentum akhir tahun. Menurutnya, keterlibatan Banser merupakan bagian penting dari upaya bersama menjaga stabilitas keamanan dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. “Banser memiliki peran strategis dalam berbagai elemen penting, salah satunya dalam pelaksanaan operasi pelayanan kemanusiaan serta pengamanan Natal dan Tahun Baru,” ujar Kapolri.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga memberikan apresiasi atas semangat dan ketangguhan kader Banser yang tetap solid mengikuti apel. “Saya yakin rekan-rekan Banser, semakin siang justru semakin kuat, semakin solid, dan semakin gagah dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Kapolri melakukan penyematan rompi Banser Lalu Lintas (Balantas) secara simbolis, sekaligus menyerahkan Anugerah Keberagaman dan Kemanusiaan “Riyanto Award” 2025 kepada para penerima sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan, kerukunan, dan kebangsaan.

    Melalui kegiatan ini, sinergi antara Polri, Banser, TNI, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kuat dalam memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung aman, damai, dan kondusif, sekaligus memperkokoh komitmen kebangsaan dan toleransi di tengah keberagaman Indonesia.

  • Jenderal Listyo Sigit Pimpin Apel Kebangsaan Banser Perkuat Sinergi Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Jenderal Listyo Sigit Pimpin Apel Kebangsaan Banser Perkuat Sinergi Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Cirebon – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Apel Kebangsaan Banser untuk Pengamanan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang dirangkaikan dengan Penganugerahan Kemanusiaan Riyanto Award 2025, Selasa (23/12/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Masjid Syarif Abdurachman, Cirebon, Jawa Barat.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolri hadir didampingi jajaran pejabat utama Mabes Polri, yakni Kabaintelkam Polri Komjen Pol Yuda Gustawan, Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim, serta Kadivhumas Polri Inspektur Jenderal Polisi Sandi Nugroho.

    Apel Kebangsaan Banser ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pimpinan organisasi keagamaan. Turut hadir Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor H. Addin Jauharudin, Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Mustofa Said Aqil Siradj, Sekretaris Jenderal PP GP Ansor H. Rifqi Al Mubarok, serta Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser Muhammad Syafiq Syauqi. Selain itu, hadir pula Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., serta Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han.

    Apel Kebangsaan ini menjadi simbol kesiapsiagaan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dalam mendukung pengamanan perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru.
    Sebanyak 11.135 personel Banser dari Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah dikerahkan dan siap bersinergi dengan Polri, TNI, serta unsur terkait lainnya guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan masyarakat.

    Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa Apel Kebangsaan Banser bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis yang mencerminkan komitmen kebangsaan. “Apel Kebangsaan Banser ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum penting yang menunjukkan komitmen Banser untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Kapolri.

    Kapolri juga menekankan peran strategis Banser dalam pengamanan momentum akhir tahun. Menurutnya, keterlibatan Banser merupakan bagian penting dari upaya bersama menjaga stabilitas keamanan dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. “Banser memiliki peran strategis dalam berbagai elemen penting, salah satunya dalam pelaksanaan operasi pelayanan kemanusiaan serta pengamanan Natal dan Tahun Baru,” ujar Kapolri.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga memberikan apresiasi atas semangat dan ketangguhan kader Banser yang tetap solid mengikuti apel. “Saya yakin rekan-rekan Banser, semakin siang justru semakin kuat, semakin solid, dan semakin gagah dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Kapolri melakukan penyematan rompi Banser Lalu Lintas (Balantas) secara simbolis, sekaligus menyerahkan Anugerah Keberagaman dan Kemanusiaan “Riyanto Award” 2025 kepada para penerima sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan, kerukunan, dan kebangsaan.

    Melalui kegiatan ini, sinergi antara Polri, Banser, TNI, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kuat dalam memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung aman, damai, dan kondusif, sekaligus memperkokoh komitmen kebangsaan dan toleransi di tengah keberagaman Indonesia.

  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Pimpin Apel Kebangsaan Banser Perkuat Sinergi Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Pimpin Apel Kebangsaan Banser Perkuat Sinergi Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Cirebon – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Apel Kebangsaan Banser untuk Pengamanan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang dirangkaikan dengan Penganugerahan Kemanusiaan Riyanto Award 2025, Selasa (23/12/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Masjid Syarif Abdurachman, Cirebon, Jawa Barat.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolri hadir didampingi jajaran pejabat utama Mabes Polri, yakni Kabaintelkam Polri Komjen Pol Yuda Gustawan, Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim, serta Kadivhumas Polri Inspektur Jenderal Polisi Sandi Nugroho.

    Apel Kebangsaan Banser ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pimpinan organisasi keagamaan. Turut hadir Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor H. Addin Jauharudin, Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Mustofa Said Aqil Siradj, Sekretaris Jenderal PP GP Ansor H. Rifqi Al Mubarok, serta Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser Muhammad Syafiq Syauqi. Selain itu, hadir pula Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., serta Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han.

    Apel Kebangsaan ini menjadi simbol kesiapsiagaan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dalam mendukung pengamanan perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru.
    Sebanyak 11.135 personel Banser dari Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah dikerahkan dan siap bersinergi dengan Polri, TNI, serta unsur terkait lainnya guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan masyarakat.

    Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa Apel Kebangsaan Banser bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis yang mencerminkan komitmen kebangsaan. “Apel Kebangsaan Banser ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum penting yang menunjukkan komitmen Banser untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Kapolri.

    Kapolri juga menekankan peran strategis Banser dalam pengamanan momentum akhir tahun. Menurutnya, keterlibatan Banser merupakan bagian penting dari upaya bersama menjaga stabilitas keamanan dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. “Banser memiliki peran strategis dalam berbagai elemen penting, salah satunya dalam pelaksanaan operasi pelayanan kemanusiaan serta pengamanan Natal dan Tahun Baru,” ujar Kapolri.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga memberikan apresiasi atas semangat dan ketangguhan kader Banser yang tetap solid mengikuti apel. “Saya yakin rekan-rekan Banser, semakin siang justru semakin kuat, semakin solid, dan semakin gagah dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Kapolri melakukan penyematan rompi Banser Lalu Lintas (Balantas) secara simbolis, sekaligus menyerahkan Anugerah Keberagaman dan Kemanusiaan “Riyanto Award” 2025 kepada para penerima sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan, kerukunan, dan kebangsaan.

    Melalui kegiatan ini, sinergi antara Polri, Banser, TNI, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kuat dalam memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung aman, damai, dan kondusif, sekaligus memperkokoh komitmen kebangsaan dan toleransi di tengah keberagaman Indonesia.

  • Kapolri Pimpin Apel Kebangsaan Banser, Perkuat Sinergi Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Kapolri Pimpin Apel Kebangsaan Banser, Perkuat Sinergi Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Cirebon – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Apel Kebangsaan Banser untuk Pengamanan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang dirangkaikan dengan Penganugerahan Kemanusiaan Riyanto Award 2025, Selasa (23/12/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Masjid Syarif Abdurachman, Cirebon, Jawa Barat.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolri hadir didampingi jajaran pejabat utama Mabes Polri, yakni Kabaintelkam Polri Komjen Pol Yuda Gustawan, Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim, serta Kadivhumas Polri Inspektur Jenderal Polisi Sandi Nugroho.

    Apel Kebangsaan Banser ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pimpinan organisasi keagamaan. Turut hadir Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor H. Addin Jauharudin, Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Mustofa Said Aqil Siradj, Sekretaris Jenderal PP GP Ansor H. Rifqi Al Mubarok, serta Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser Muhammad Syafiq Syauqi. Selain itu, hadir pula Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., serta Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han.

    Apel Kebangsaan ini menjadi simbol kesiapsiagaan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dalam mendukung pengamanan perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru.
    Sebanyak 11.135 personel Banser dari Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah dikerahkan dan siap bersinergi dengan Polri, TNI, serta unsur terkait lainnya guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan masyarakat.

    Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa Apel Kebangsaan Banser bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis yang mencerminkan komitmen kebangsaan. “Apel Kebangsaan Banser ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum penting yang menunjukkan komitmen Banser untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Kapolri.

    Kapolri juga menekankan peran strategis Banser dalam pengamanan momentum akhir tahun. Menurutnya, keterlibatan Banser merupakan bagian penting dari upaya bersama menjaga stabilitas keamanan dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. “Banser memiliki peran strategis dalam berbagai elemen penting, salah satunya dalam pelaksanaan operasi pelayanan kemanusiaan serta pengamanan Natal dan Tahun Baru,” ujar Kapolri.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga memberikan apresiasi atas semangat dan ketangguhan kader Banser yang tetap solid mengikuti apel. “Saya yakin rekan-rekan Banser, semakin siang justru semakin kuat, semakin solid, dan semakin gagah dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Kapolri melakukan penyematan rompi Banser Lalu Lintas (Balantas) secara simbolis, sekaligus menyerahkan Anugerah Keberagaman dan Kemanusiaan “Riyanto Award” 2025 kepada para penerima sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan, kerukunan, dan kebangsaan.

    Melalui kegiatan ini, sinergi antara Polri, Banser, TNI, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kuat dalam memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung aman, damai, dan kondusif, sekaligus memperkokoh komitmen kebangsaan dan toleransi di tengah keberagaman Indonesia.

  • Kapolda Metro Turun Lansung Pantau Arus Mudik Nataru di Km 10 Tol Cikunir

    Kapolda Metro Turun Lansung Pantau Arus Mudik Nataru di Km 10 Tol Cikunir

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memantau arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Km 10 Tol Cikunir. Irjen Asep memastikan seluruh personel telah tergelar di sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan yang menjadi sasaran operasi.
    Setelah melakukan rangkaian pengecekan mulai dari Stasiun Gambir, Gereja Katedral dan Imanuel, Irjen Asep melanjutkan pengecekan ke Pospam Simpang Susun Cikunir Km 10. Km 10 Tol Cikunir menjadi pos pantau keluar-masuknya kendaraan dari dan keluar Jakarta.

    Irjen Asep menyampaikan pemantauan tersebut dilaksanakan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dalam pengamanan Nataru, serta mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

    “Data tiga hari terakhir terdapat 477.321 kendaraan telah meninggalkan Jakarta,” kata Irjen Asep, Senin (22/12/2025).

    Polda Metro Jaya menyiapkan 5.044 personel yang tergelar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya dalam Operasi Lilin Jaya 2025 ini. Personel terdiri dari 4.217 personel Polri, 394 personel Kodam Jaya, dan 433 personel Pemprov DKI.

    Tidak hanya itu, Polda Metro Jaya juga melibatkan elemen Potensi Masyarakat (Potmas) yang ikut membantu pengamanan dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

    Pada Operasi Lilin Jaya 2025 ini, Polda Metro Jaya melakukan penebalan pengamanan di gereja-gereja. Selain di gereja yang menjadi prioritas, penebalan pengamanan juga dilakukan di 14 gereja di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Bekasi.

    “Adapun pengamanan juga kami lakukan di tempat ibadah gereja dan melakukan penebalan pengamanan di gereja dengan prioritas tinggi,” imbuhnya.

    Dalam pengamanan ini, Polda Metro Jaya berkolaborasi dengan jajaran TNI, Dishub, ormas, potmas, dan Saka Bhayangkara. Cuaca ekstrem menjadi salah satu potensi yang mendapat perhatian khusus Polda Metro Jaya.

    “Kemudian dalam menghadapi cuaca seminggu ke depan, Polda Metro Jaya turut melaksanakan Siaga Bencana dengan menyiapkan 196 Personel dan sejumlah alsus serta kendaraan SAR yang akan diterjunkan di beberapa titik agar dapat merespon cepat,” jelasnya.

    Setelah dari Pospam Simpang Susun Cikunir, Kapolda dan rombongan melanjutkan pengecekan ke Bandara Soekarno-Hatta, Stasiun Pasar Senen, dan Terminal Pulo Gadung untuk memastikan keamanan arus mudik Nataru.

    Sementara itu, Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa peninjauan pimpinan bertujuan memastikan seluruh pos pengamanan dan pos pelayanan berfungsi maksimal, khususnya di pusat-pusat keramaian dan transportasi publik.

    “Kami memastikan pelayanan berjalan 24 jam, mulai dari pengamanan, bantuan informasi, hingga respons cepat terhadap laporan masyarakat,” kata Budi.

    Kombes Budi juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi call center Polri di 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan keamanan selama periode Natal dan Tahun Baru.

  • Kapolda Metro Jaya Cek Gereja Jelang Natal 2025, Brimob Siap Turunkan Jibom dan K9

    Kapolda Metro Jaya Cek Gereja Jelang Natal 2025, Brimob Siap Turunkan Jibom dan K9

    Kapolda Metro Jaya Cek Gereja Jelang Natal 2025, Brimob Siap Turunkan Jibom dan K9

    Kapolda Metro Jaya Cek Gereja Jelang Natal 2025, Brimob Siap Turunkan Jibom dan K9
    PENGAMANAN NATAL – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edy Suheri bersama jajaran melakukan pengecekan gereja Salvator Palmerah, Jakarta Barat, Senin (22/12/2025) malam. Pengecekan ini upaya Polda Metro Jaya berikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani.

     Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edy Suheri bersama jajaran melakukan pengecekan pengamanan gereja jelang perayaan Natal 2025, Senin (22/12/2025) malam.

    Salah satu lokasi yang tinjau adalah Gereja Salvator Slipi, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat sekira pukul 20.30 WIB.

    Setiba di lokasi, Irjen Pol Asep Suheri langsung berbincang dengan pengurus gereja terkait jumlah jemaat dan kesiapan perayaan natal.

    Jenderal bintang dua itu masuk ke dalam gereja dan melihat suasana perayaan natal yang sudah dipersiapkan pengurus gereja.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto menjelaskan, pengecekan gereja merupakan bentuk kehadiran dari pihaknya untuk memberikan rasa aman kepada umat yang merayakan ibadah natal.

    “Pada malam hari ini di Gereja Salvator, bersama Romo dan pengurus dari gereja, melihat bagaimana kesiapan nanti kemungkinan akan ada kunjungan dari Bapak Kapolri,” katanya, Senin malam.

    Ia mengaku, Polres Metro Jakarta Barat sudah menempatkan sejumlah personel di gereja tersebut demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beribadah.

    Di sana, lanjut Bhudi, ada beberapa pos pelayanan seperti pengamanan dan kesehatan dari jajaran Polda Metro Jaya maupun Pemprov DKI.

    “Kami menyiapkan beberapa Pos Pam dan Pos Pelayanan, dan ini memberikan pelayanan kepada saudara-saudara kita yang melaksanakan Natal,” tegasnya.

    Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi melanjutkan, ada sekita 50 personel yang disiagakan di gereja tersebut.

    Tak hanya itu, kata Twedi ada bantuan pengamanan dari elemen masyarakat demi kelancaraan perayaan natal di wilayah Jakarta Barat.

    “Memang kemarin sudah menyampaikan siap untuk membantu pelaksanaan pelayanan ibadah Natal dan Tahun Baru,” tuturnya.

    Turunkan Tim Jibom dan K9

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto mengaku akan melakukan sterilisasi gereja demi kelancaran ibadah Natal 2025.

    Bahkan, Polda Metro Jaya melalui Korps Brimob tidak ragu menerjunkan tim penjinak bom maupun K-9 (anjing pelacak).

    “Ya, nanti kita akan melihat situasinya apabila memang harus turun K-9 dari Satwa ataupun sterilisasi dari Jibom ya. Ini melihat situasi bergulir tergantung nanti informasi dari Pak Kapolres Metro termasuk analisa dari intelijen,” tegasnya, Senin (22/12/2025) malam.

     

  • Kapolda Metro Pantau Arus Mudik Nataru di Km 10 Tol Cikunir

    Kapolda Metro Pantau Arus Mudik Nataru di Km 10 Tol Cikunir

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memantau arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Km 10 Tol Cikunir. Irjen Asep memastikan seluruh personel telah tergelar di sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan yang menjadi sasaran operasi.
    Setelah melakukan rangkaian pengecekan mulai dari Stasiun Gambir, Gereja Katedral dan Imanuel, Irjen Asep melanjutkan pengecekan ke Pospam Simpang Susun Cikunir Km 10. Km 10 Tol Cikunir menjadi pos pantau keluar-masuknya kendaraan dari dan keluar Jakarta.

    Irjen Asep menyampaikan pemantauan tersebut dilaksanakan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dalam pengamanan Nataru, serta mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

    “Data tiga hari terakhir terdapat 477.321 kendaraan telah meninggalkan Jakarta,” kata Irjen Asep, Senin (22/12/2025).

    Polda Metro Jaya menyiapkan 5.044 personel yang tergelar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya dalam Operasi Lilin Jaya 2025 ini. Personel terdiri dari 4.217 personel Polri, 394 personel Kodam Jaya, dan 433 personel Pemprov DKI.

    Tidak hanya itu, Polda Metro Jaya juga melibatkan elemen Potensi Masyarakat (Potmas) yang ikut membantu pengamanan dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

    Pada Operasi Lilin Jaya 2025 ini, Polda Metro Jaya melakukan penebalan pengamanan di gereja-gereja. Selain di gereja yang menjadi prioritas, penebalan pengamanan juga dilakukan di 14 gereja di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Bekasi.

    “Adapun pengamanan juga kami lakukan di tempat ibadah gereja dan melakukan penebalan pengamanan di gereja dengan prioritas tinggi,” imbuhnya.

    Dalam pengamanan ini, Polda Metro Jaya berkolaborasi dengan jajaran TNI, Dishub, ormas, potmas, dan Saka Bhayangkara. Cuaca ekstrem menjadi salah satu potensi yang mendapat perhatian khusus Polda Metro Jaya.

    “Kemudian dalam menghadapi cuaca seminggu ke depan, Polda Metro Jaya turut melaksanakan Siaga Bencana dengan menyiapkan 196 Personel dan sejumlah alsus serta kendaraan SAR yang akan diterjunkan di beberapa titik agar dapat merespon cepat,” jelasnya.

    Setelah dari Pospam Simpang Susun Cikunir, Kapolda dan rombongan melanjutkan pengecekan ke Bandara Soekarno-Hatta, Stasiun Pasar Senen, dan Terminal Pulo Gadung untuk memastikan keamanan arus mudik Nataru.

    Sementara itu, Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa peninjauan pimpinan bertujuan memastikan seluruh pos pengamanan dan pos pelayanan berfungsi maksimal, khususnya di pusat-pusat keramaian dan transportasi publik.

    “Kami memastikan pelayanan berjalan 24 jam, mulai dari pengamanan, bantuan informasi, hingga respons cepat terhadap laporan masyarakat,” kata Budi.

    Kombes Budi juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi call center Polri di 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan keamanan selama periode Natal dan Tahun Baru.

  • Ini Profil Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sosok Di Balik Pengungkapan 2 Ton Sabu

    Ini Profil Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sosok Di Balik Pengungkapan 2 Ton Sabu,

    Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto, sosok di balik pengungkapan kasus penyelundupan 2 ton sabu. (Foto: ist)

     

     

    Jakarta, KBKNews.id – Keberhasilan aparat penegak hukum mengungkap penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 2 ton menjadi salah satu catatan penting dalam sejarah pemberantasan narkoba di Indonesia. Operasi besar yang melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN), aparat kepolisian, serta kerja sama lintas negara ini berhasil menggagalkan peredaran narkotika senilai sekitar Rp5 triliun yang dikendalikan jaringan internasional.

    Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan, menyebut pengungkapan tersebut sebagai pencapaian luar biasa karena merupakan yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Dalam pemusnahan barang bukti di Batam, ia menegaskan, keberhasilan ini menunjukkan keseriusan negara dalam melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika.

    Di balik operasi besar tersebut, sosok Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto menjadi figur sentral yang memimpin langsung strategi pemberantasan narkoba lintas negara.

    Pengungkapan Terbesar dalam Sejarah Pemberantasan Narkoba

    Kasus penyelundupan 2 ton sabu ini tidak hanya besar dari sisi jumlah barang bukti, tetapi juga dampaknya bagi masyarakat. Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto menyebut, penggagalan tersebut berpotensi menyelamatkan sekitar 8 juta jiwa dari ancaman bahaya narkotika.

    Dalam operasi ini, BNN juga berhasil mengamankan Dewi Astutik di Kamboja, yang diduga menjadi aktor utama sekaligus pengendali jaringan peredaran narkotika internasional. Dewi diketahui terhubung dengan jaringan besar lintas kawasan Asia dan Afrika, serta masuk dalam daftar buronan internasional.

    Keberhasilan ini menempatkan pengungkapan 2 ton sabu sebagai salah satu operasi paling signifikan, melampaui sejumlah kasus besar sebelumnya. Salah satunya penggerebekan 1 ton sabu di Banten pada 2017 maupun pengungkapan ratusan kilogram sabu di masa pandemi Covid-19.

    Kepala BNN Suyudi Ario Seto, Sosok di Balik Operasi

    Nama Komjen Pol Suyudi Ario Seto semakin dikenal publik setelah pengungkapan kasus tersebut. Ia resmi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia sejak 25 Agustus 2025, setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.

    Suyudi dikenal sebagai perwira tinggi Polri dengan rekam jejak panjang di bidang reserse dan penegakan hukum. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memimpin BNN menghadapi tantangan kejahatan narkotika yang semakin kompleks dan lintas negara.

    Latar Belakang dan Pendidikan

    Komjen Pol Suyudi Ario Seto lahir di Pandeglang, Banten, pada 14 Juli 1973. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994. Untuk memperkuat kapasitas profesional dan kepemimpinannya, Suyudi menempuh pendidikan lanjutan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri pada 2018.

    Latar belakang pendidikan ini membentuk karakter kepemimpinannya yang dikenal tegas, sistematis, dan berbasis intelijen.

    Rekam Jejak Karier di Kepolisian

    Karier Suyudi dimulai di lingkungan Polda Metro Jaya dan didominasi penugasan di bidang reserse. Sejumlah jabatan penting pernah ia emban, antara lain:

    • Kanit II Resmob Polda Metro Jaya
    • Kapolsek Metro Pasar Minggu
    • Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan
    • Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya
    • Kapolres Metro Jakarta Pusat
    • Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2019)
    • Wakapolda Metro Jaya (2023)
    • Kapolda Banten (2024)

    Rangkaian jabatan tersebut memperlihatkan konsistensi Suyudi dalam menangani kejahatan serius, mulai dari kriminal umum hingga kejahatan terorganisir.

    Dilantik sebagai Kepala BNN RI

    Pada pertengahan 2025, Suyudi Ario Seto dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala BNN RI, menggantikan Marthinus Hukom. Pelantikannya didasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 118/TPA Tahun 2025.

    Penunjukan ini menandai fase baru dalam kepemimpinan BNN, dengan fokus pada penguatan intelijen, kolaborasi global, dan pendekatan yang lebih preventif dalam memerangi peredaran narkotika.

    Deretan Tanda Jasa dan Penghargaan

    Sepanjang kariernya, Suyudi telah menerima berbagai tanda kehormatan atas dedikasi dan pengabdiannya, antara lain:

    • Bintang Bhayangkara Pratama
    • Bintang Bhayangkara Nararya
    • Satyalancana Pengabdian (8, 16, dan 24 tahun)
    • Satyalancana Ksatria Bhayangkara
    • Satyalancana Karya Bhakti
    • Satyalancana Bhakti Pendidikan
    • Satyalancana Bhakti Nusa dan Dharma Nusa

    Penghargaan tersebut menjadi cerminan konsistensi dan integritasnya dalam menjalankan tugas negara.

    Kepemimpinan Tegas Hadapi Kejahatan Narkotika

    Di bawah kepemimpinan Komjen Pol Suyudi Ario Seto, BNN menunjukkan arah kebijakan yang lebih terstruktur dan berorientasi pada pencegahan dini. Penangkapan buronan Interpol serta penggagalan penyelundupan sabu dalam jumlah fantastis menjadi bukti nyata pendekatan tersebut.

    Dengan mengedepankan kerja sama lintas negara dan penguatan intelijen, Suyudi menegaskan komitmennya untuk melindungi masyarakat dari ancaman narkotika yang terus berkembang.

    Keberhasilan mengungkap 2 ton sabu bukan hanya catatan prestasi, tetapi juga simbol perang melawan narkoba yang membutuhkan kepemimpinan kuat, kolaborasi global, dan konsistensi penegakan hukum.

  • Di Balik Pengungkapan 2 Ton Sabu, Ini Profil Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto

    Di Balik Pengungkapan 2 Ton Sabu, Ini Profil Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto

    Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto, sosok di balik pengungkapan kasus penyelundupan 2 ton sabu. (Foto: ist)

    Jakarta, KBKNews.id – Keberhasilan aparat penegak hukum mengungkap penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 2 ton menjadi salah satu catatan penting dalam sejarah pemberantasan narkoba di Indonesia. Operasi besar yang melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN), aparat kepolisian, serta kerja sama lintas negara ini berhasil menggagalkan peredaran narkotika senilai sekitar Rp5 triliun yang dikendalikan jaringan internasional.

    Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan, menyebut pengungkapan tersebut sebagai pencapaian luar biasa karena merupakan yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Dalam pemusnahan barang bukti di Batam, ia menegaskan, keberhasilan ini menunjukkan keseriusan negara dalam melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika.

    Di balik operasi besar tersebut, sosok Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto menjadi figur sentral yang memimpin langsung strategi pemberantasan narkoba lintas negara.

    Pengungkapan Terbesar dalam Sejarah Pemberantasan Narkoba

    Kasus penyelundupan 2 ton sabu ini tidak hanya besar dari sisi jumlah barang bukti, tetapi juga dampaknya bagi masyarakat. Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto menyebut, penggagalan tersebut berpotensi menyelamatkan sekitar 8 juta jiwa dari ancaman bahaya narkotika.

    Dalam operasi ini, BNN juga berhasil mengamankan Dewi Astutik di Kamboja, yang diduga menjadi aktor utama sekaligus pengendali jaringan peredaran narkotika internasional. Dewi diketahui terhubung dengan jaringan besar lintas kawasan Asia dan Afrika, serta masuk dalam daftar buronan internasional.

    Keberhasilan ini menempatkan pengungkapan 2 ton sabu sebagai salah satu operasi paling signifikan, melampaui sejumlah kasus besar sebelumnya. Salah satunya penggerebekan 1 ton sabu di Banten pada 2017 maupun pengungkapan ratusan kilogram sabu di masa pandemi Covid-19.

    Kepala BNN Suyudi Ario Seto, Sosok di Balik Operasi

    Nama Komjen Pol Suyudi Ario Seto semakin dikenal publik setelah pengungkapan kasus tersebut. Ia resmi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia sejak 25 Agustus 2025, setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.

    Suyudi dikenal sebagai perwira tinggi Polri dengan rekam jejak panjang di bidang reserse dan penegakan hukum. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memimpin BNN menghadapi tantangan kejahatan narkotika yang semakin kompleks dan lintas negara.

    Latar Belakang dan Pendidikan

    Komjen Pol Suyudi Ario Seto lahir di Pandeglang, Banten, pada 14 Juli 1973. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994. Untuk memperkuat kapasitas profesional dan kepemimpinannya, Suyudi menempuh pendidikan lanjutan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri pada 2018.

    Latar belakang pendidikan ini membentuk karakter kepemimpinannya yang dikenal tegas, sistematis, dan berbasis intelijen.

    Rekam Jejak Karier di Kepolisian

    Karier Suyudi dimulai di lingkungan Polda Metro Jaya dan didominasi penugasan di bidang reserse. Sejumlah jabatan penting pernah ia emban, antara lain:

    • Kanit II Resmob Polda Metro Jaya
    • Kapolsek Metro Pasar Minggu
    • Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan
    • Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya
    • Kapolres Metro Jakarta Pusat
    • Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2019)
    • Wakapolda Metro Jaya (2023)
    • Kapolda Banten (2024)

    Rangkaian jabatan tersebut memperlihatkan konsistensi Suyudi dalam menangani kejahatan serius, mulai dari kriminal umum hingga kejahatan terorganisir.

    Dilantik sebagai Kepala BNN RI

    Pada pertengahan 2025, Suyudi Ario Seto dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala BNN RI, menggantikan Marthinus Hukom. Pelantikannya didasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 118/TPA Tahun 2025.

    Penunjukan ini menandai fase baru dalam kepemimpinan BNN, dengan fokus pada penguatan intelijen, kolaborasi global, dan pendekatan yang lebih preventif dalam memerangi peredaran narkotika.

    Deretan Tanda Jasa dan Penghargaan

    Sepanjang kariernya, Suyudi telah menerima berbagai tanda kehormatan atas dedikasi dan pengabdiannya, antara lain:

    • Bintang Bhayangkara Pratama
    • Bintang Bhayangkara Nararya
    • Satyalancana Pengabdian (8, 16, dan 24 tahun)
    • Satyalancana Ksatria Bhayangkara
    • Satyalancana Karya Bhakti
    • Satyalancana Bhakti Pendidikan
    • Satyalancana Bhakti Nusa dan Dharma Nusa

    Penghargaan tersebut menjadi cerminan konsistensi dan integritasnya dalam menjalankan tugas negara.

    Kepemimpinan Tegas Hadapi Kejahatan Narkotika

    Di bawah kepemimpinan Komjen Pol Suyudi Ario Seto, BNN menunjukkan arah kebijakan yang lebih terstruktur dan berorientasi pada pencegahan dini. Penangkapan buronan Interpol serta penggagalan penyelundupan sabu dalam jumlah fantastis menjadi bukti nyata pendekatan tersebut.

    Dengan mengedepankan kerja sama lintas negara dan penguatan intelijen, Suyudi menegaskan komitmennya untuk melindungi masyarakat dari ancaman narkotika yang terus berkembang.

    Keberhasilan mengungkap 2 ton sabu bukan hanya catatan prestasi, tetapi juga simbol perang melawan narkoba yang membutuhkan kepemimpinan kuat, kolaborasi global, dan konsistensi penegakan hukum.

  • Kiprah Komjen Suyudi Pimpin BNN: Perkuat Edukasi hingga Tegas dalam Penindakan

    Kiprah Komjen Suyudi Pimpin BNN: Perkuat Edukasi hingga Tegas dalam Penindakan

    Jakarta – Sejumlah langkah strategis dilakukan Komjen Suyudi Ario Seto selama memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN). Di bawah kepemimpinannya, BNN memperkuat sosialisasi mengenai bahaya narkoba hingga melakukan penindakan tegas terhadap peredaran narkoba.


    Suyudi resmi menjadi Kepala BNN usai dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Senin 25 Agustus 2025. Pelantikan Suyudi ini berdasarkan Keppres nomor 118 TPA tahun 2025 tentang pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam jabatan tinggi utama di lingkungan badan narkotika nasional.

    Suyudi langsung bergerak begitu diamanahkan menjadi Kepala BNN. Beberapa hari setelahnya, pada pertengahan September, Suyudi memimpin jumpa pers mengenai pengungkapan 11 jaringan pengedar narkoba di sejumlah wilayah. Puluhan orang tersangka ditangkap BNN.

    “BNN pusat dan provinsi bersinergi dengan stakeholder terkait, berhasil melumpuhkan 11 jaringan narkotika di berbagai daerah strategis dengan 53 tersangka,” kata Kepala BNN RI Komjen Suyudi Ario Seto dalam jumpa pers di kantor BNN, Jakarta, Senin (15/9/2025).

    Dia mengatakan pengungkapan kasus dilakukan pada periode Agustus-September. Total barang bukti yang diamankan 503.715,65 gram (503 kg) narkoba atau 0,5 ton lebih. Narkoba yang disita terdiri sabu, sabu cari, ganja, ekstasi hingga kokain.

    Dalam kesempatan yang sama, Suyudi juga menyampaikan operasi BNN yang membongkar kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terjadi di Sumatera Selatan (Sumsel). Nilai TPPU narkoba dalam kasus tersebut lebih dari Rp 52 miliar.

    “BNN mengungkap hasil TPPU jaringan Sutarnedi dan kawan-kawan di wilayah hukum Palembang, Sumsel. Total aset diestimasikan Rp 52.788.500.000,” kata Suyudi.

    Edukasi dan Kolaborasi Lintas Elemen
    BNN di bawah kepemimpinan Suyudi juga menitikberatkan pada edukasi dan pencegahan peredaran narkoba. Salah satunya yaitu dengan berkolaborasi menggandeng Pondok Pesantren (PP) Tebuireng, Jombang dalam pemberantasan narkotika. Peran pesantren dibutuhkan sebagai agen pencegahan narkotika.

    Suyudi menjelaskan, peredaran narkotika kini berubah. Jika sebelumnya narkotika diedarkan secara konvensional, kini dengan sistem penjualan online. Begitu pula dengan bentuk narkotika yang kian beragam dan berbahaya. Terbaru, ada narkotika dari jenis kimia atau sintetis yang digunakan melalui rokok elektrik.

    Karena itulah, menurut Suyudi, perlunya langkah pencegahan mengingat peredaran narkotika kian mengancam. Salah satunya dengan menggandeng pesantren sebagai agen pencegahan narkotika di Indonesia.

    “Upaya sinergi yang ingin kami bangun antara BNN dan Pesantren Tebuireng, tentunya kami berharap bisa menjadi agen-agen pencegahan terhadap peredaran narkotika yang sangat memprihatinkan perkembangannya,” terangnya kepada wartawan di lokasi, Jumat (17/10/2025).

    Indonesia Bersinar
    Selain itu, BNN di bawah komando Suyudi gencar mengkampanyekan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar). Salah satu kegiatan yang digagas Suyudi yaitu mengadakan kemah kebangsaan Bersinar di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (25/10).

    Dalam kesempatan itu, Suyudi mewanti-wanti masyarakat terkait hasil uji laboratorium terhadap 340 sampel liquid atau cairan yang digunakan untuk vape atau rokok elektrik. Hasilnya, ada sebanyak 12 sampel yang mengandung new psychoactive substances (NPS) atau zat psikoaktif baru.

    “Saya kasih tahu, hati-hati. 340 sampel yang kita ambil dari BNN Republik Indonesia, 12 di antaranya narkotika. Jadi hasil lab kita, 21 etomidate. Ini sebentar lagi masuk golongan narkotika juga,” kata Komjen Suyudi.

    Suyudi mengimbau agar para pelajar ini semakin berhati-hati dan menghindari penyalahgunaan narkotika. Dia meminta para pelajar agar tidak coba-coba terhadap kandungan narkotika yang ada di vape.

    Program Pemulihan Kampung Bahari
    BNN mencanangkan program pemulihan Kampung Harapan Bersinar di Kampung Muara Bahari, Jakarta Utara. Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengatakan narkotika harus dilihat bukan semata masalah hukum, tapi akar dari masalah lainnya.

    “Kita harus memandang masalah narkoba bukan hanya sebagai persoalan hukum semata, tetapi juga berkaitan erat dengan akar masalah lainnya, seperti ketahanan keluarga, ketimpangan sosial, lingkungan, serta keterbatasan akses terhadap pendidikan,” kata Komjen Suyudi Ario Seto kepada wartawan di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (17/12).

    “Oleh karena itu, hari ini secara khusus kita mencanangkan program pemulihan Kampung Harapan Bersinar di wilayah Kampung Muara Bahari, Jakarta Utara,” tambahnya.

    Suyudi mengatakan BNN hadir dengan wajah baru melalui program pencanangan pemulihan ini. BNN ingin mengubah wilayah yang dulunya rawan menjadi wilayah yang berdaya, tangguh, dan bersinar: bersih narkotika.

    Dia mengatakan empat pilar pendekatan yang dilakukan dalam program ini adalah pemulihan individu melalui rehabilitasi bagi para penyalahgunaan narkoba, pemulihan sosial dengan memperkuat peran keluarga dan tokoh masyarakat pada suatu lingkungan. Kemudian, pemulihan lingkungan agar menjadi ruang yang aman dan sehat serta pemberdayaan ekonomi agar warga memiliki kemandirian yang legal dan berkelanjutan.

    Baca juga:
    Kepala BNN Soroti Ancaman Narkotika Sintetis Saat Hadiri Komisi Narkotika di Wina
    Perlawanan Balik Bandar Narkoba
    Sebelum program pencanangan itu, BNN telah berulang kali melakukan penggerebekan di Kampung Bahari. Pada awal November lalu, BNN menyita puluhan Kg sabu hingga puluhan senapan.

    Operasi penindakan narkoba itu merupakan rangkaian dari kegiatan sebelumnya. Bahkan operasi BNN itu sempat mendapatkan perlawanan dari para pelaku yang melepaskan panah kepada petugas.

    “Saat dilakukan operasi penindakan sempat terjadi perlawanan dengan busur panah, lemparan batu, kembang api, dan senjata tajam oleh kelompok jaringan narkoba tersebut, namun masih dapat dipukul mundur dan dikendalikan oleh tim di lapangan,” kata Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Roy Hadi Siahaan kepada wartawan, Rabu (5/11).

    Dalam video yang diterima, tampak petugas BNN bersama Brimob dengan seragam dan senjata lengkap datang ke Kampung Bahari. Petugas kemudian menangkap tersangka di sejumlah titik.

    Pertama, petugas menangkap pelaku yang berada di pondok dengan tenda berwarna biru di pinggir rel. Pelaku yang terikat cable ties digiring petugas.

    Selanjutnya, petugas menggerebek tenda diduga menjadi lapak narkoba. Di lokasi terlihat botol dengan sedotan warna hitam yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkoba.

    Petugas kemudian menggerebek kos di lokasi. Di lokasi ini, petugas menangkap sejumlah pelaku. Kos ini terlihat berantakan. Para pelaku kemudian digiring ke luar kos. Di depan kos, tempat terjadi perlawanan.

    Sejumlah orang sempat melawan petugas. Kembang api ditembakkan ke arah petugas, terdengar suara letusan kembang api dan asap muncul.

    Merujuk pada insiden tersebut, perlawanan balik yang lebih besar dari jaringan bandar narkoba terhadap BNN bukan tidak mungkin terjadi. Kendati demikian, BNN menegaskan komitmennya untuk selalu menindak tegas pelaku peredaran narkoba di Indonesia.

    Narkoba Isu Kemanusiaan
    Komjen Suyudi selalu menekankan pesan penting dalam memberantas penyalahgunaan narkoba. Suyudi menyatakan perang melawan narkoba harus dilakukan demi kemanusiaan.

    “Sebagai Kepala BNN yang pertama kami akan mengembalikan eksistensi dan marwah BNN sesuai tupoksi dalam semangat kami ‘War Drugs for Humanity’,” kata Suyudi dalam jumpa pers pengungkapan kasus narkoba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/10).

    Dia mengatakan BNN bersama berbagai pihak berupaya menekan rantai pasok narkoba di Indonesia. Dia menyebutkan program pencegahan narkoba berbasis komunitas juga diperkuat.

    “Kemudian, tentunya mengurangi demand narkoba agar rantai suplai makin melemah. Pendekatan preemtif dan edukatif terus kita perkuat,” ujarnya.

    Penangkapan Dewi Astutik
    Di bawah kepemimpinan Suyudi, BNN juga menangkap salah satu buronan Interpol yang menyita perhatian yaitu Dewi Astutik alias PA (43). Bandar 2 ton sabu senilai Rp 5 triliun itu ditangkap di Kamboja.

    “Dari analisis dan pendalaman, yang bersangkutan PAR alias DA bukan kabur ke Kamboja, namun memang awalnya PAR alias DA ini bersentuhan dengan fenomena scamming di Kamboja, karena cepat menghasilkan uang,” kata Kepala BNN, Komjen Suyudi Ario Seto, saat dihubungi, Kamis (4/12).

    Suyudi mengatakan Dewi diduga masuk ke Kamboja pada Februari 2023. Dia disebut sebulan bekerja di tempat scamming.

    Singkat cerita, dia bertemu dengan warga negara (WN) Nigeria berinisial DON atau disebut ‘godfather’. Mereka lalu bersekongkol untuk melakukan jual beli narkotika ke berbagai negara. Saat ini sosok godfather itu sudah ditangkap dan dibawa ke Amerika Serikat. DON sudah menjadi buron Drug Enforcement Administration (DEA).

    Nama Dewi Astutik telah resmi masuk dalam red notice Interpol sejak 3 Oktober 2024. Dia juga merupakan buron pemerintah Korea Selatan (Korsel). Dewi Astutik ditangkap di Kamboja pada Senin (1/12) tanpa perlawanan.

    Penangkapan Dewi Astutik ini hasil kolaborasi internasional BNN RI dengan Bais perwakilan Kamboja, Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Polri dalam hal ini Interpol, Bea Cukai, Kemenkeu hingga Kemlu.