https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorEfek Near-Miss dalam Judi OnlineKebiasaan Bermain Permainan Slot OnlineJudi Online Mengubah Pengelolaan UangPemain Slot Mengejar Kemenangan BerulangKonten Maxwin di Media SosialIklan Judi Online Literasi DigitalPerbedaan Game dengan Judi OnlineMengejar Kekalahan dalam Judi OnlineDeposit Kecil Pengeluaran Slot MembesarKemenangan Pertama Memicu Kebiasaan BerjudiPaparan Konten Slot Media SosialKonten Slot Online pada AnakPromosi Bonus Deposit Judi OnlineJebakan Sunk Cost Judi OnlineGambler’s Fallacy dalam Judi OnlineJudi Online dan Keuangan KeluargaHadiah Acak dalam Slot OnlineIklan Digital Menuju Judi OnlineKonten Kemenangan Judi Online ViralDampak Judi Online Anak Mudakencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja MudaEdukasi News 84021Edukasi News 84022Edukasi News 84023Edukasi News 84024Edukasi News 84025Edukasi News 84026Edukasi News 84027Edukasi News 84028Edukasi News 84029Edukasi News 84030Edukasi News 84031Edukasi News 84032Edukasi News 84033Edukasi News 84034Edukasi News 84035Edukasi News 84036Edukasi News 84037Edukasi News 84038Edukasi News 84039Edukasi News 84040Edukasi News 84041Berita Seputar Dunia Digital 89941Berita Seputar Dunia Digital 89942Berita Seputar Dunia Digital 89943Berita Seputar Dunia Digital 89944Berita Seputar Dunia Digital 89945Berita Seputar Dunia Digital 89946Berita Seputar Dunia Digital 89947Berita Seputar Dunia Digital 89948Berita Seputar Dunia Digital 89949Berita Seputar Dunia Digital 89950Berita Seputar Dunia Digital 89951Berita Seputar Dunia Digital 89952Berita Seputar Dunia Digital 89953Berita Seputar Dunia Digital 89954Berita Seputar Dunia Digital 89955Berita Seputar Dunia Digital 89956Berita Seputar Dunia Digital 89957Berita Seputar Dunia Digital 89958Berita Seputar Dunia Digital 89959Berita Seputar Dunia Digital 89960Mahjong Ways dan Kemenangan InstanMenang Slot Belum Tentu UntungTop Up Berubah Menjadi TaruhanKoin Virtual Tetap Bernilai UangDeposit Slot Bukan Modal UsahaKemenangan Besar Bukan Rezeki HalalRisiko Bonus Free Spin SlotHitung Kerugian dari Riwayat DepositGame Berhadiah Berkedok Taruhan OnlinePromosi Judi dari Konten MaxwinMahjong Ways antara Hiburan MaysirKemenangan Slot Diputar Kembali LagiDeposit Kecil Tetap Sebuah TaruhanMengenali Mekanisme Spin Hadiah AcakJudi Online Bukan Jalan RezekiGaji Berubah Menjadi Saldo SlotPinjol untuk Deposit Menambah UtangPenyebar Link Slot Punya TanggungjawabPenghasilan Referral dari Judi OnlineMemahami Promosi Konten Kemenangan SlotModal Usaha dari Hasil TaruhanBedakan Hadiah Turnamen dan TaruhanBatas Kompetisi dan Maysir DigitalDeposit Slot Mengganggu Kepercayaan KeluargaLiterasi Istilah Scatter dan MaxwinKonten Bisa Mengenalkan Judi OnlineBias Kemenangan Slot Media SosialGame Berbayar Tidak Selalu JudiDakwah Mendidik tentang Risiko TaruhanBatas Hiburan Digital Keluarga MuslimSlot Online Bukan Sekadar HiburanTop Up Berubah Menjadi TaruhanMenang Slot Belum Tentu UntungPinjol Memperburuk Risiko Slot OnlineBatas Syariah Game Berhadiah UangTransaksi Slot dalam Ekonomi SyariahMenghitung Kerugian Nyata Judi OnlineWaspadai Iming-Iming Bonus Deposit GratisTaruhan Online Berkedok Game DigitalNilai Harta dalam Permainan OnlineEdukasi Judi Online Tanpa MempermalukanWaspadai Link Slot dari TemanBedakan Game Berbayar dan JudiTaruhan Online Mengancam Keuangan KeluargaJudi Online dan Hak KeluargaJudi Online Mengganggu Nafkah KeluargaBedakan Modal Usaha dan TaruhanDeposit Kecil Menjadi Pengeluaran RutinModal Bisnis dari Hasil TaruhanPenghasilan dari Promosi Slot OnlineKomisi Referral Judi Online BermasalahKonten Slot Mendorong Perilaku BertaruhJudi Online dalam Syariat IslamDeposit Kecil Tetap Termasuk MaysirTaruhan Kecil Tetap Mengandung MaysirKoin Virtual dalam Slot OnlineSpin Berhadiah Tidak Otomatis JudiMemahami Hadiah dalam Permainan OnlineKonten Slot Memicu Keinginan DepositPendidikan Syariah Menghadapi Judi DigitalBerita Syariah 7001Berita Syariah 7002Berita Syariah 7003Berita Syariah 7004Berita Syariah 7005Berita Syariah 7006Berita Syariah 7007Berita Syariah 7008Berita Syariah 7009Berita Syariah 7010Berita Syariah 7011Berita Syariah 7012Berita Syariah 7013Berita Syariah 7014Berita Syariah 7015Berita Syariah 7016Berita Syariah 7017Berita Syariah 7018Berita Syariah 7019Berita Syariah 7020Berita Syariah 7021Berita Syariah 7022Berita Syariah 7023Berita Syariah 7024Berita Syariah 7025Berita Syariah 7026Berita Syariah 7027Berita Syariah 7028Berita Syariah 7029Berita Syariah 7030Slot Online Dianggap Sekadar Hiburan, Bagaimana Syariat Islam Memandang Uang yang Dipertaruhkan?Dari Top Up hingga Taruhan Uang, Memahami Batas Game Digital dalam Hukum Ekonomi SyariahMenang Besar dari Slot Online Belum Tentu Untung, Mengapa Kerugian Sering Tidak Disadari Pemain?Uang Pinjol Dipakai untuk Slot Online, Mengapa Utang Tetap Menjadi Tanggungan meski Berharap Menang?Game Digital Berhadiah Uang Semakin Beragam, Kenali Batas Kompetisi dan Taruhan Menurut Syariat IslamBukan Sekadar Menang atau Kalah, Begini Hukum Ekonomi Syariah Memandang Transaksi Slot OnlineSulit Menyadari Berapa Banyak Uang yang Hilang karena Judi Online? Mulailah Memeriksa Riwayat DepositBonus Deposit, Cashback, dan Free Spin dalam Slot Online, Mengapa Kata “Gratis” Perlu Dipahami secara Kritis?Taruhan Online Dibungkus seperti Game, Kenali Mekanismenya sebelum Uang Ikut DipertaruhkanDari Saldo Digital hingga Uang Nyata, Bagaimana Syariat Islam Memandang Nilai Harta dalam Permainan Online?Judi Online Masuk ke Lingkungan Pertemanan, Bagaimana Mengingatkan Tanpa Mempermalukan?Ketika Teman Mengirim Link Slot Online, Memahami Batas Promosi dan Tanggung Jawab Digital dalam IslamGame Berbayar atau Judi Online? Kenali Perbedaannya dari Mekanisme Transaksi dan Uang yang DipertaruhkanTaruhan Online dan Keuangan Keluarga, Ketika Deposit Mulai Mengambil Uang untuk Kebutuhan RumahHukum Keluarga Syariah dan Judi Online, Mengapa Hak Pasangan dan Anak Tidak Boleh Diabaikan?Uang Belanja Berkurang karena Judi Online, Memahami Tanggung Jawab Nafkah dalam Keluarga MuslimJangan Keliru Menyebutnya “Modal Main”, Pahami Perbedaan Modal Usaha dan Uang Taruhan dalam Hukum BisnisDari Rp20 Ribu Menjadi Pengeluaran Rutin, Mengapa Deposit Kecil Tetap Perlu Dicatat?Menggunakan Uang Hasil Taruhan sebagai Modal Bisnis, Apa yang Perlu Dipahami Menurut Syariat Islam?Dibayar untuk Promosi Slot Online di Media Sosial, Bagaimana Syariat Islam Memandang Sumber Penghasilannya?Referral Judi Online Menjanjikan Komisi, Pahami Persoalan Bisnis dan Tanggung Jawab SyariahnyaKetika Konten Slot Berubah Menjadi Promosi, Kenali Batas antara Membahas dan Mengajak Orang BertaruhJudi Online dalam Perspektif Syariat Islam, Mengapa Niat Mencari Uang Tidak Membenarkan Semua Cara?Hukum Haram Bermain Slot Online Tidak Ditentukan Besar Kecilnya Deposit, Pahami Unsur Maysir di DalamnyaTaruhan Hanya Rp10 Ribu, Apakah Tetap Termasuk Maysir? Ini Prinsip yang Perlu DipahamiSlot Online Menggunakan Koin dan Kredit Virtual, Bagaimana Syariat Islam Memandang Nilai Harta di Balik Saldo Digital?Game Memiliki Spin dan Hadiah Acak Tidak Otomatis Judi, Kenali Unsur yang Perlu Diperiksa Menurut SyariatHadiah Besar dalam Game Online Belum Tentu Judi, Pahami Perbedaan Hadiah Kompetisi dan Uang Taruhan PemainDari Menonton Konten Slot hingga Tergoda Deposit, Mengapa Literasi Digital Perlu Dimulai dari Apa yang Kita Tonton?Pendidikan Syariah di Era Judi Digital, Mengapa Generasi Muda Perlu Memahami Maysir dan Risiko Taruhan Online?Fatwa Ulama tentang Judi Online, Mengapa Perubahan dari Kasino ke Aplikasi Tidak Mengubah Unsur Maysir?Ulama Ingatkan Bahaya Mencari Rezeki dari Taruhan, Bagaimana Islam Memandang Kemenangan Slot Online?Slot Online Menjanjikan Jackpot Besar, Mengapa Syariat Islam Tidak Menilai Kehalalan dari Menang atau Kalah?Dari Deposit hingga Withdraw, Memahami Aliran Uang dalam Slot Online dari Perspektif Hukum Ekonomi SyariahMenang Slot Lalu Bersedekah dari Hasil Taruhan, Apakah Niat Baik Mengubah Status Sumber Hartanya?Fatwa tentang Maysir di Era Digital, Apa yang Perlu Dipahami sebelum Menganggap Slot Online sebagai Permainan Biasa?Ulama dan Pendidikan Keluarga, Bagaimana Orang Tua Menjelaskan Bahaya Judi Online kepada Anak Tanpa Sekadar Melarang?Bonus Member dan Cashback Slot Online Terlihat Menguntungkan, Bagaimana Syariat Memandang Insentif dalam Aktivitas Taruhan?Mengajak Teman Daftar Judi Online demi Komisi Referral, Bagaimana Islam Memandang Penghasilan dari Promosi Taruhan?Berhenti Judi Online Tidak Harus Menunggu Balik Modal, Mengapa Mengejar Kemenangan Terakhir Justru Perlu Diwaspadai?
https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorEfek Near-Miss dalam Judi OnlineKebiasaan Bermain Permainan Slot OnlineJudi Online Mengubah Pengelolaan UangPemain Slot Mengejar Kemenangan BerulangKonten Maxwin di Media SosialIklan Judi Online Literasi DigitalPerbedaan Game dengan Judi OnlineMengejar Kekalahan dalam Judi OnlineDeposit Kecil Pengeluaran Slot MembesarKemenangan Pertama Memicu Kebiasaan BerjudiPaparan Konten Slot Media SosialKonten Slot Online pada AnakPromosi Bonus Deposit Judi OnlineJebakan Sunk Cost Judi OnlineGambler’s Fallacy dalam Judi OnlineJudi Online dan Keuangan KeluargaHadiah Acak dalam Slot OnlineIklan Digital Menuju Judi OnlineKonten Kemenangan Judi Online ViralDampak Judi Online Anak Mudakencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja MudaEdukasi News 84021Edukasi News 84022Edukasi News 84023Edukasi News 84024Edukasi News 84025Edukasi News 84026Edukasi News 84027Edukasi News 84028Edukasi News 84029Edukasi News 84030Edukasi News 84031Edukasi News 84032Edukasi News 84033Edukasi News 84034Edukasi News 84035Edukasi News 84036Edukasi News 84037Edukasi News 84038Edukasi News 84039Edukasi News 84040Edukasi News 84041Berita Seputar Dunia Digital 89941Berita Seputar Dunia Digital 89942Berita Seputar Dunia Digital 89943Berita Seputar Dunia Digital 89944Berita Seputar Dunia Digital 89945Berita Seputar Dunia Digital 89946Berita Seputar Dunia Digital 89947Berita Seputar Dunia Digital 89948Berita Seputar Dunia Digital 89949Berita Seputar Dunia Digital 89950Berita Seputar Dunia Digital 89951Berita Seputar Dunia Digital 89952Berita Seputar Dunia Digital 89953Berita Seputar Dunia Digital 89954Berita Seputar Dunia Digital 89955Berita Seputar Dunia Digital 89956Berita Seputar Dunia Digital 89957Berita Seputar Dunia Digital 89958Berita Seputar Dunia Digital 89959Berita Seputar Dunia Digital 89960Mahjong Ways dan Kemenangan InstanMenang Slot Belum Tentu UntungTop Up Berubah Menjadi TaruhanKoin Virtual Tetap Bernilai UangDeposit Slot Bukan Modal UsahaKemenangan Besar Bukan Rezeki HalalRisiko Bonus Free Spin SlotHitung Kerugian dari Riwayat DepositGame Berhadiah Berkedok Taruhan OnlinePromosi Judi dari Konten MaxwinMahjong Ways antara Hiburan MaysirKemenangan Slot Diputar Kembali LagiDeposit Kecil Tetap Sebuah TaruhanMengenali Mekanisme Spin Hadiah AcakJudi Online Bukan Jalan RezekiGaji Berubah Menjadi Saldo SlotPinjol untuk Deposit Menambah UtangPenyebar Link Slot Punya TanggungjawabPenghasilan Referral dari Judi OnlineMemahami Promosi Konten Kemenangan SlotModal Usaha dari Hasil TaruhanBedakan Hadiah Turnamen dan TaruhanBatas Kompetisi dan Maysir DigitalDeposit Slot Mengganggu Kepercayaan KeluargaLiterasi Istilah Scatter dan MaxwinKonten Bisa Mengenalkan Judi OnlineBias Kemenangan Slot Media SosialGame Berbayar Tidak Selalu JudiDakwah Mendidik tentang Risiko TaruhanBatas Hiburan Digital Keluarga MuslimSlot Online Bukan Sekadar HiburanTop Up Berubah Menjadi TaruhanMenang Slot Belum Tentu UntungPinjol Memperburuk Risiko Slot OnlineBatas Syariah Game Berhadiah UangTransaksi Slot dalam Ekonomi SyariahMenghitung Kerugian Nyata Judi OnlineWaspadai Iming-Iming Bonus Deposit GratisTaruhan Online Berkedok Game DigitalNilai Harta dalam Permainan OnlineEdukasi Judi Online Tanpa MempermalukanWaspadai Link Slot dari TemanBedakan Game Berbayar dan JudiTaruhan Online Mengancam Keuangan KeluargaJudi Online dan Hak KeluargaJudi Online Mengganggu Nafkah KeluargaBedakan Modal Usaha dan TaruhanDeposit Kecil Menjadi Pengeluaran RutinModal Bisnis dari Hasil TaruhanPenghasilan dari Promosi Slot OnlineKomisi Referral Judi Online BermasalahKonten Slot Mendorong Perilaku BertaruhJudi Online dalam Syariat IslamDeposit Kecil Tetap Termasuk MaysirTaruhan Kecil Tetap Mengandung MaysirKoin Virtual dalam Slot OnlineSpin Berhadiah Tidak Otomatis JudiMemahami Hadiah dalam Permainan OnlineKonten Slot Memicu Keinginan DepositPendidikan Syariah Menghadapi Judi DigitalBerita Syariah 7001Berita Syariah 7002Berita Syariah 7003Berita Syariah 7004Berita Syariah 7005Berita Syariah 7006Berita Syariah 7007Berita Syariah 7008Berita Syariah 7009Berita Syariah 7010Berita Syariah 7011Berita Syariah 7012Berita Syariah 7013Berita Syariah 7014Berita Syariah 7015Berita Syariah 7016Berita Syariah 7017Berita Syariah 7018Berita Syariah 7019Berita Syariah 7020Berita Syariah 7021Berita Syariah 7022Berita Syariah 7023Berita Syariah 7024Berita Syariah 7025Berita Syariah 7026Berita Syariah 7027Berita Syariah 7028Berita Syariah 7029Berita Syariah 7030Slot Online Dianggap Sekadar Hiburan, Bagaimana Syariat Islam Memandang Uang yang Dipertaruhkan?Dari Top Up hingga Taruhan Uang, Memahami Batas Game Digital dalam Hukum Ekonomi SyariahMenang Besar dari Slot Online Belum Tentu Untung, Mengapa Kerugian Sering Tidak Disadari Pemain?Uang Pinjol Dipakai untuk Slot Online, Mengapa Utang Tetap Menjadi Tanggungan meski Berharap Menang?Game Digital Berhadiah Uang Semakin Beragam, Kenali Batas Kompetisi dan Taruhan Menurut Syariat IslamBukan Sekadar Menang atau Kalah, Begini Hukum Ekonomi Syariah Memandang Transaksi Slot OnlineSulit Menyadari Berapa Banyak Uang yang Hilang karena Judi Online? Mulailah Memeriksa Riwayat DepositBonus Deposit, Cashback, dan Free Spin dalam Slot Online, Mengapa Kata “Gratis” Perlu Dipahami secara Kritis?Taruhan Online Dibungkus seperti Game, Kenali Mekanismenya sebelum Uang Ikut DipertaruhkanDari Saldo Digital hingga Uang Nyata, Bagaimana Syariat Islam Memandang Nilai Harta dalam Permainan Online?Judi Online Masuk ke Lingkungan Pertemanan, Bagaimana Mengingatkan Tanpa Mempermalukan?Ketika Teman Mengirim Link Slot Online, Memahami Batas Promosi dan Tanggung Jawab Digital dalam IslamGame Berbayar atau Judi Online? Kenali Perbedaannya dari Mekanisme Transaksi dan Uang yang DipertaruhkanTaruhan Online dan Keuangan Keluarga, Ketika Deposit Mulai Mengambil Uang untuk Kebutuhan RumahHukum Keluarga Syariah dan Judi Online, Mengapa Hak Pasangan dan Anak Tidak Boleh Diabaikan?Uang Belanja Berkurang karena Judi Online, Memahami Tanggung Jawab Nafkah dalam Keluarga MuslimJangan Keliru Menyebutnya “Modal Main”, Pahami Perbedaan Modal Usaha dan Uang Taruhan dalam Hukum BisnisDari Rp20 Ribu Menjadi Pengeluaran Rutin, Mengapa Deposit Kecil Tetap Perlu Dicatat?Menggunakan Uang Hasil Taruhan sebagai Modal Bisnis, Apa yang Perlu Dipahami Menurut Syariat Islam?Dibayar untuk Promosi Slot Online di Media Sosial, Bagaimana Syariat Islam Memandang Sumber Penghasilannya?Referral Judi Online Menjanjikan Komisi, Pahami Persoalan Bisnis dan Tanggung Jawab SyariahnyaKetika Konten Slot Berubah Menjadi Promosi, Kenali Batas antara Membahas dan Mengajak Orang BertaruhJudi Online dalam Perspektif Syariat Islam, Mengapa Niat Mencari Uang Tidak Membenarkan Semua Cara?Hukum Haram Bermain Slot Online Tidak Ditentukan Besar Kecilnya Deposit, Pahami Unsur Maysir di DalamnyaTaruhan Hanya Rp10 Ribu, Apakah Tetap Termasuk Maysir? Ini Prinsip yang Perlu DipahamiSlot Online Menggunakan Koin dan Kredit Virtual, Bagaimana Syariat Islam Memandang Nilai Harta di Balik Saldo Digital?Game Memiliki Spin dan Hadiah Acak Tidak Otomatis Judi, Kenali Unsur yang Perlu Diperiksa Menurut SyariatHadiah Besar dalam Game Online Belum Tentu Judi, Pahami Perbedaan Hadiah Kompetisi dan Uang Taruhan PemainDari Menonton Konten Slot hingga Tergoda Deposit, Mengapa Literasi Digital Perlu Dimulai dari Apa yang Kita Tonton?Pendidikan Syariah di Era Judi Digital, Mengapa Generasi Muda Perlu Memahami Maysir dan Risiko Taruhan Online?Fatwa Ulama tentang Judi Online, Mengapa Perubahan dari Kasino ke Aplikasi Tidak Mengubah Unsur Maysir?Ulama Ingatkan Bahaya Mencari Rezeki dari Taruhan, Bagaimana Islam Memandang Kemenangan Slot Online?Slot Online Menjanjikan Jackpot Besar, Mengapa Syariat Islam Tidak Menilai Kehalalan dari Menang atau Kalah?Dari Deposit hingga Withdraw, Memahami Aliran Uang dalam Slot Online dari Perspektif Hukum Ekonomi SyariahMenang Slot Lalu Bersedekah dari Hasil Taruhan, Apakah Niat Baik Mengubah Status Sumber Hartanya?Fatwa tentang Maysir di Era Digital, Apa yang Perlu Dipahami sebelum Menganggap Slot Online sebagai Permainan Biasa?Ulama dan Pendidikan Keluarga, Bagaimana Orang Tua Menjelaskan Bahaya Judi Online kepada Anak Tanpa Sekadar Melarang?Bonus Member dan Cashback Slot Online Terlihat Menguntungkan, Bagaimana Syariat Memandang Insentif dalam Aktivitas Taruhan?Mengajak Teman Daftar Judi Online demi Komisi Referral, Bagaimana Islam Memandang Penghasilan dari Promosi Taruhan?Berhenti Judi Online Tidak Harus Menunggu Balik Modal, Mengapa Mengejar Kemenangan Terakhir Justru Perlu Diwaspadai?

Kategori: Hukum dan Kriminal

  • Raih Penghargaan Terbaik Kompolnas Awards 2026, Kapolda Sumsel: Hasil Kerja Keras dan Kolaborasi

    Raih Penghargaan Terbaik Kompolnas Awards 2026, Kapolda Sumsel: Hasil Kerja Keras dan Kolaborasi

     

    JAKARTA Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan membuktikan bahwa sinergi, dedikasi, dan kerja ikhlas mampu membawa institusi ke puncak prestasi. Mengedepankan kolaborasi lintas sektoral dan pelayanan yang berdampak nyata, Polda Sumsel sukses menyabet penghargaan bergengsi sebagai Polda Terbaik dalam ajang Kompolnas Awards 2026. Penghargaan tersebut dianugerahkan pada malam puncak apresiasi di Sari Pasifik Hotel, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

    Kemenangan ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah dari kerja keras yang terukur dan berkesinambungan. Dalam proses penilaiannya, Polda Sumsel membuktikan keunggulannya melalui empat kata kunci utama, yakni validitas data, inovasi, dampak, dan keberlanjutan. Seluruh program strategis tersebut juga dipetakan secara komprehensif melalui kerangka 5P, yaitu People, Prosperity, Planet, Peace, dan Partnership.

    Menyikapi capaian membanggakan tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah kemenangan bersama. Mengedepankan filosofi kepemimpinan yang merakyat, ia menyadari bahwa polisi tidak dapat bekerja sendiri dan selalu membutuhkan kolaborasi yang kokoh dengan seluruh pemangku kepentingan.

    “Alhamdulillah, hari ini Polda Sumatera Selatan mendapatkan penghargaan dari Kompolnas Award. Ini merupakan kerja keras dari seluruh anggota, baik itu di Polda maupun di seluruh jajaran polres di wilayah Polda Sumatera Selatan. Semuanya menunjukkan bahwa dengan kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas, maka akan membawa hasil yang maksimal,” ujar Kapolda.

    Lebih lanjut, Jenderal Bintang Dua tersebut juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat luas atas kepercayaan yang diberikan kepada Polri. “Ini semua karena kerja keras tersebut. Terima kasih atas semuanya, terima kasih atas dukungannya. Mudah-mudahan menjadi berkat dunia dan akhirat bagi kita semuanya. Terima kasih,” tambahnya.

    Menyambung pernyataan pimpinan, Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penghargaan ini mencerminkan kuatnya komitmen institusi untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen.

    “Sebagaimana yang ditekankan Bapak Kapolda, capaian ini murni merupakan hasil kerja keras, kerja cerdas, dan keikhlasan dari seluruh anggota beserta jajaran. Penghargaan ini menjadi energi tambahan bagi kami untuk terus memperkokoh kolaborasi dengan masyarakat, serta memastikan setiap inovasi pelayanan yang kita bangun benar-benar memberikan solusi nyata yang dirasakan langsung oleh warga,” tegas Kombes Pol. Nandang.

    Anugerah Polda Terbaik dalam Kompolnas Awards 2026 ini bukan sekadar piala pencapaian, melainkan amanah besar untuk terus merawat kepercayaan publik. Melalui kerja tim yang solid dan kolaborasi tanpa batas, Polda Sumsel berkomitmen untuk terus hadir, melayani, dan melindungi. Langkah ini sekaligus menjadi garansi nyata bahwa kepolisian akan selalu menjadi mitra sejati masyarakat dalam merawat harmoni, sejalan dengan semangat yang terus digelorakan: Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!

  • Raih Penghargaan Terbaik Kompolnas Awards 2026, Kapolda Sumsel: Hasil Kerja Keras dan Kolaborasi

    Raih Penghargaan Terbaik Kompolnas Awards 2026, Kapolda Sumsel: Hasil Kerja Keras dan Kolaborasi

     

    JAKARTA Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan membuktikan bahwa sinergi, dedikasi, dan kerja ikhlas mampu membawa institusi ke puncak prestasi. Mengedepankan kolaborasi lintas sektoral dan pelayanan yang berdampak nyata, Polda Sumsel sukses menyabet penghargaan bergengsi sebagai Polda Terbaik dalam ajang Kompolnas Awards 2026. Penghargaan tersebut dianugerahkan pada malam puncak apresiasi di Sari Pasifik Hotel, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

    Kemenangan ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah dari kerja keras yang terukur dan berkesinambungan. Dalam proses penilaiannya, Polda Sumsel membuktikan keunggulannya melalui empat kata kunci utama, yakni validitas data, inovasi, dampak, dan keberlanjutan. Seluruh program strategis tersebut juga dipetakan secara komprehensif melalui kerangka 5P, yaitu People, Prosperity, Planet, Peace, dan Partnership.

    Menyikapi capaian membanggakan tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah kemenangan bersama. Mengedepankan filosofi kepemimpinan yang merakyat, ia menyadari bahwa polisi tidak dapat bekerja sendiri dan selalu membutuhkan kolaborasi yang kokoh dengan seluruh pemangku kepentingan.

    “Alhamdulillah, hari ini Polda Sumatera Selatan mendapatkan penghargaan dari Kompolnas Award. Ini merupakan kerja keras dari seluruh anggota, baik itu di Polda maupun di seluruh jajaran polres di wilayah Polda Sumatera Selatan. Semuanya menunjukkan bahwa dengan kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas, maka akan membawa hasil yang maksimal,” ujar Kapolda.

    Lebih lanjut, Jenderal Bintang Dua tersebut juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat luas atas kepercayaan yang diberikan kepada Polri. “Ini semua karena kerja keras tersebut. Terima kasih atas semuanya, terima kasih atas dukungannya. Mudah-mudahan menjadi berkat dunia dan akhirat bagi kita semuanya. Terima kasih,” tambahnya.

    Menyambung pernyataan pimpinan, Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penghargaan ini mencerminkan kuatnya komitmen institusi untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen.

    “Sebagaimana yang ditekankan Bapak Kapolda, capaian ini murni merupakan hasil kerja keras, kerja cerdas, dan keikhlasan dari seluruh anggota beserta jajaran. Penghargaan ini menjadi energi tambahan bagi kami untuk terus memperkokoh kolaborasi dengan masyarakat, serta memastikan setiap inovasi pelayanan yang kita bangun benar-benar memberikan solusi nyata yang dirasakan langsung oleh warga,” tegas Kombes Pol. Nandang.

    Anugerah Polda Terbaik dalam Kompolnas Awards 2026 ini bukan sekadar piala pencapaian, melainkan amanah besar untuk terus merawat kepercayaan publik. Melalui kerja tim yang solid dan kolaborasi tanpa batas, Polda Sumsel berkomitmen untuk terus hadir, melayani, dan melindungi. Langkah ini sekaligus menjadi garansi nyata bahwa kepolisian akan selalu menjadi mitra sejati masyarakat dalam merawat harmoni, sejalan dengan semangat yang terus digelorakan: Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!

  • Kapolda Sumsel Raih Penghargaan atas Kiprah Menjaga Keamanan dan Ketahanan Energi

    Kapolda Sumsel Raih Penghargaan atas Kiprah Menjaga Keamanan dan Ketahanan Energi

    Kapolda Sumsel Raih Penghargaan atas Kiprah Menjaga Keamanan dan Ketahanan Energi

    JAKARTA, — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menerima penghargaan detikSumatera Awards 2026 dalam kategori Penjaga Keamanan dan Ketahanan Energi di Bumi Sriwijaya, Jumat (28/8/2026) malam.

     

    Penghargaan dalam Anugerah Figur Akselerator Kemajuan tersebut diterima langsung Kapolda Sumsel pada acara yang digelar di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta. Trofi penghargaan diserahkan Pemimpin Redaksi detikcom Ardhi Suryadhi.

     

    Penghargaan itu menjadi apresiasi terhadap kiprah Polda Sumsel dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendukung ketahanan energi di Sumatera Selatan melalui pengamanan, kolaborasi lintas sektor, serta berbagai program yang melibatkan masyarakat.

     

    Kapolda Sumsel menyampaikan apresiasi kepada detik.com dan seluruh pihak yang memberikan penghargaan tersebut kepada Polda Sumatera Selatan.

     

    “Suatu kehormatan dan kebanggaan bahwa Polda Sumatera Selatan bisa ikut memberikan kiprah dalam rangka ketahanan energi di Sumatera Selatan, khususnya melaksanakan program Bapak Presiden untuk swasembada energi, meningkatkan lifting minyak yang ada di Sumatera Selatan, dengan mengoptimalkan seluruh potensi sumur minyak rakyat yang ada di Sumatera Selatan,” ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho.

     

    Menurut Kapolda, upaya tersebut diharapkan tidak hanya mendukung ketahanan energi nasional, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan.

     

    “Mudah-mudahan ini bisa membawa kemanfaatan bagi masyarakat Sumatera Selatan, bisa meningkatkan perekonomian, kesejahteraan, serta menjadikan pemerintah dan masyarakat semakin solid dan semakin kuat untuk bisa melaksanakan pembangunan-pembangunan lainnya, sehingga Sumatera Selatan menjadi lebih baik lagi,” katanya.

     

    Di sisi lain, Polda Sumsel terus memperkuat pemeliharaan Kamtibmas melalui pendekatan kepolisian yang humanis dan berbasis kemitraan masyarakat. Sejumlah program yang dijalankan antara lain SAROMA (Sambang Ronda Malam), SULING (Subuh Keliling), Jumat Curhat dan Kedai DEKAT, serta penguatan sistem pengamanan swakarsa melalui Satkamling.

     

    Kemitraan dengan masyarakat juga dikembangkan melalui keterlibatan komunitas ojek online sebagai mitra strategis kepolisian. Melalui Kedai ADO Presisi, Kedai Kamtibmas hingga gerakan Nyago Bumi Sriwijaya, komunitas ojol dirangkul untuk ikut menjaga keamanan, keselamatan berlalu lintas, serta memberikan informasi cepat terkait potensi gangguan Kamtibmas di lapangan.

     

    Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat kolaborasi yang terus digaungkan Kapolda Sumsel. Menurutnya, keamanan tidak dapat dibangun kepolisian sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

     

    “Kita tidak membutuhkan seorang pahlawan tunggal Superman seperti yang ada di televisi, melainkan membutuhkan sebuah Super Team yang dibangun dari seluruh komponen yang ada. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, sehingga hanya melalui kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat kita mampu menciptakan situasi yang aman,” tegas Kapolda.

     

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polda Sumsel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat sekaligus memperkuat dukungan terhadap program strategis pemerintah.

     

    “Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Polda Sumsel untuk terus menjaga Kamtibmas yang kondusif, memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan stakeholder, serta mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan energi agar manfaatnya dapat dirasakan sebesar-besarnya oleh masyarakat,” ujarnya.

     

    detikSumatera Awards 2026 digagas oleh detikSumut dan detikSumbagsel sebagai regional detikcom di Pulau Sumatera. Ajang tersebut memberikan apresiasi kepada tokoh, institusi pemerintah, BUMD hingga korporasi yang dinilai memiliki kontribusi nyata bagi pembangunan dan kemajuan Sumatera melalui sejumlah kategori penghargaan.

     

    Penghargaan Penjaga Keamanan dan Ketahanan Energi di Bumi Sriwijaya menjadi dorongan bagi Polda Sumsel untuk terus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Dengan stabilitas Kamtibmas yang terjaga serta pengelolaan potensi energi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, Polda Sumsel terus berkontribusi mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, maju dan sejahtera.

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Raih Penghargaan atas Kiprah Menjaga Keamanan dan Ketahanan Energi

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Raih Penghargaan atas Kiprah Menjaga Keamanan dan Ketahanan Energi

    Kapolda Sumsel Raih Penghargaan atas Kiprah Menjaga Keamanan dan Ketahanan Energi

    JAKARTA, — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menerima penghargaan detikSumatera Awards 2026 dalam kategori Penjaga Keamanan dan Ketahanan Energi di Bumi Sriwijaya, Jumat (28/8/2026) malam.

     

    Penghargaan dalam Anugerah Figur Akselerator Kemajuan tersebut diterima langsung Kapolda Sumsel pada acara yang digelar di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta. Trofi penghargaan diserahkan Pemimpin Redaksi detikcom Ardhi Suryadhi.

     

    Penghargaan itu menjadi apresiasi terhadap kiprah Polda Sumsel dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendukung ketahanan energi di Sumatera Selatan melalui pengamanan, kolaborasi lintas sektor, serta berbagai program yang melibatkan masyarakat.

     

    Kapolda Sumsel menyampaikan apresiasi kepada detik.com dan seluruh pihak yang memberikan penghargaan tersebut kepada Polda Sumatera Selatan.

     

    “Suatu kehormatan dan kebanggaan bahwa Polda Sumatera Selatan bisa ikut memberikan kiprah dalam rangka ketahanan energi di Sumatera Selatan, khususnya melaksanakan program Bapak Presiden untuk swasembada energi, meningkatkan lifting minyak yang ada di Sumatera Selatan, dengan mengoptimalkan seluruh potensi sumur minyak rakyat yang ada di Sumatera Selatan,” ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho.

     

    Menurut Kapolda, upaya tersebut diharapkan tidak hanya mendukung ketahanan energi nasional, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan.

     

    “Mudah-mudahan ini bisa membawa kemanfaatan bagi masyarakat Sumatera Selatan, bisa meningkatkan perekonomian, kesejahteraan, serta menjadikan pemerintah dan masyarakat semakin solid dan semakin kuat untuk bisa melaksanakan pembangunan-pembangunan lainnya, sehingga Sumatera Selatan menjadi lebih baik lagi,” katanya.

     

    Di sisi lain, Polda Sumsel terus memperkuat pemeliharaan Kamtibmas melalui pendekatan kepolisian yang humanis dan berbasis kemitraan masyarakat. Sejumlah program yang dijalankan antara lain SAROMA (Sambang Ronda Malam), SULING (Subuh Keliling), Jumat Curhat dan Kedai DEKAT, serta penguatan sistem pengamanan swakarsa melalui Satkamling.

     

    Kemitraan dengan masyarakat juga dikembangkan melalui keterlibatan komunitas ojek online sebagai mitra strategis kepolisian. Melalui Kedai ADO Presisi, Kedai Kamtibmas hingga gerakan Nyago Bumi Sriwijaya, komunitas ojol dirangkul untuk ikut menjaga keamanan, keselamatan berlalu lintas, serta memberikan informasi cepat terkait potensi gangguan Kamtibmas di lapangan.

     

    Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat kolaborasi yang terus digaungkan Kapolda Sumsel. Menurutnya, keamanan tidak dapat dibangun kepolisian sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

     

    “Kita tidak membutuhkan seorang pahlawan tunggal Superman seperti yang ada di televisi, melainkan membutuhkan sebuah Super Team yang dibangun dari seluruh komponen yang ada. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, sehingga hanya melalui kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat kita mampu menciptakan situasi yang aman,” tegas Kapolda.

     

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polda Sumsel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat sekaligus memperkuat dukungan terhadap program strategis pemerintah.

     

    “Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Polda Sumsel untuk terus menjaga Kamtibmas yang kondusif, memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan stakeholder, serta mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan energi agar manfaatnya dapat dirasakan sebesar-besarnya oleh masyarakat,” ujarnya.

     

    detikSumatera Awards 2026 digagas oleh detikSumut dan detikSumbagsel sebagai regional detikcom di Pulau Sumatera. Ajang tersebut memberikan apresiasi kepada tokoh, institusi pemerintah, BUMD hingga korporasi yang dinilai memiliki kontribusi nyata bagi pembangunan dan kemajuan Sumatera melalui sejumlah kategori penghargaan.

     

    Penghargaan Penjaga Keamanan dan Ketahanan Energi di Bumi Sriwijaya menjadi dorongan bagi Polda Sumsel untuk terus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Dengan stabilitas Kamtibmas yang terjaga serta pengelolaan potensi energi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, Polda Sumsel terus berkontribusi mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, maju dan sejahtera.

  • Polda Sumsel Terima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama atas Pengungkapan Jaringan Narkotika

    Polda Sumsel Terima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama atas Pengungkapan Jaringan Narkotika

    Polda Sumsel Terima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama atas Pengungkapan Jaringan Narkotika

    PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menerima Penghargaan Bhakti Chandra Pratama dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI atas kontribusi personelnya dalam mengungkap jaringan narkotika.

    Mewakili Kapolda Sumsel, Dirresnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol. Yulian Perdana, S.I.K., menerima penghargaan tersebut dalam kegiatan Appreciation Day di Aula Kantor Wilayah Bea Cukai Sumbagtim, Rabu (16/9/2026).

    Appreciation Day menjadi bentuk apresiasi kepada stakeholders yang berkontribusi dalam penanggulangan kejahatan narkotika melalui kolaborasi dan penindakan terhadap jaringan gelap secara bersama-sama.

    Sebanyak 55 personel Ditresnarkoba Polda Sumsel menerima penghargaan tersebut. Mereka terdiri dari 30 personel Tim Penindakan 220 Kg Ganja Kering dan 20 Hektare Ladang Ganja serta 25 personel Tim Penindakan 456 Pcs Etomidate dan 10 Butir Ekstasi.

    Kedua tim tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol. Yulian Perdana, S.I.K. Dalam pelaksanaannya, ia didampingi sejumlah perwira, yakni AKBP G. Parlasro Sinaga, S.H., S.I.K., M.H., AKBP Christopher Salohot Panjaitan, S.E., M.Si., Kompol Willy Oscar, AKBP M. Harris, S.H., M.H., dan AKP Randy Dwi Rendra Graha, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama jajaran Perwira Pertama dan Bintara.

    Mewakili Kapolda Sumsel, Kombes Pol. Yulian Perdana menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Keuangan RI melalui Kanwil Bea Cukai Sumbagtim atas penghargaan yang diberikan kepada personel Polda Sumsel.

    “Saya mewakili Bapak Kapolda Sumsel menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Keuangan, dalam hal ini Kanwil Bea Cukai Sumbagtim, atas penghargaan Bhakti Chandra Pratama yang diberikan kepada personel yang telah berkontribusi dalam upaya penanggulangan kejahatan narkotika,” ujar Kombes Pol. Yulian Perdana.

    Ia menegaskan bahwa kolaborasi dan joint enforcement menjadi bagian penting dalam menghadapi peredaran narkotika yang tidak dapat ditangani oleh satu entitas saja. Upaya tersebut membutuhkan sinergi seluruh stakeholders dan lapisan masyarakat melalui pendekatan herd immunity policing.

    “Kolaborasi merupakan keniscayaan bagi semua pihak dalam perang melawan peredaran narkotika. Perang terhadap narkotika tidak dapat dilakukan oleh satu entitas saja, tetapi membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholders serta seluruh lapisan masyarakat. Joint enforcement harus terus diperkuat dan diiringi dengan herd immunity policing, yaitu pemolisian yang mengaktifkan dan memperkuat kekebalan warga terhadap narkotika dari hulu sampai hilir,” tegasnya.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol. Dr. Aswin Sipayung, Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol. Dewa Palguna, S.I.K., Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol. Hisar Sialagan, S.I.K., Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Maharbudi, S.I.K., serta jajaran penyidik Bea Cukai dan personel Polri penerima penghargaan.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengapresiasi capaian dan sinergi lintas instansi yang ditunjukkan Ditresnarkoba Polda Sumsel bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

    “Penghargaan Bhakti Chandra Pratama ini merupakan wujud nyata pengakuan atas dedikasi dan kerja keras personel di lapangan dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika. Polri tidak bisa bekerja sendiri; kolaborasi erat dengan Bea Cukai, BNN, serta seluruh stakeholders dan elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan joint enforcement. Polda Sumsel akan terus memperkuat komitmen ini guna melindungi masyarakat Sumatera Selatan dari ancaman bahaya narkotika secara terpadu dan berkelanjutan,” tegas Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

  • Deteksi Dini untuk Menjaga Masa Depan Anak, Polda Metro Jaya Inisiasi Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar

    Deteksi Dini untuk Menjaga Masa Depan Anak, Polda Metro Jaya Inisiasi Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar

    JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menggagas Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar sebagai upaya memperkuat perlindungan dan pencegahan sejak dini di lingkungan sekolah. Gagasan tersebut disampaikan di Balai Sarbini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2026).

    Bagi orang tua dan sekolah, rasa aman tidak hanya berarti memastikan anak tiba dan pulang dengan selamat. Anak-anak juga membutuhkan sosok yang mau mendengar, memahami persoalan mereka, serta membantu ketika menghadapi ajakan atau pengaruh yang dapat merugikan masa depannya.

    Program tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) yang telah diluncurkan Kapolda Metro Jaya pada 11 Maret 2026. FKPMS sebelumnya dikembangkan di 11 sekolah di Jakarta sebagai wadah komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam melakukan deteksi dini serta menangani berbagai persoalan di lingkungan pendidikan.

    Melalui Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar, personel kepolisian diarahkan hadir lebih dekat dengan siswa melalui pendampingan, pembinaan, dan komunikasi yang berkelanjutan. Kehadiran tersebut tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi ditujukan untuk membangun kedekatan agar pelajar memiliki ruang yang aman untuk bertanya, bercerita, dan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

    “Yang kita bangun melalui program ini adalah sistem pencegahan sejak dini agar anak-anak kita tidak masuk situasi yang bisa merugikan masa depannya,” kata Komjen Pol. Asep Edi Suheri.

    Bagi para pelajar, program ini diharapkan menghadirkan polisi sebagai sahabat yang dapat dipercaya. Personel akan memberikan pemahaman mengenai risiko berbagai tindakan yang melanggar hukum sekaligus membantu siswa menghadapi tekanan, ajakan, ataupun pengaruh yang berpotensi membawa mereka ke dalam situasi yang merugikan.

    Orang tua dan sekolah juga menjadi bagian penting dalam pola pendampingan tersebut. Komunikasi yang terbuka diharapkan membantu setiap persoalan dikenali lebih awal sehingga dapat ditangani bersama sebelum berkembang lebih jauh.

    Komjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa perlindungan terhadap pelajar tidak dapat dijalankan oleh kepolisian sendiri. Karena itu, personel diminta memahami karakter lingkungan sekolah, mengenali dinamika yang dihadapi siswa, serta membangun komunikasi yang baik dengan guru dan orang tua.

    Pendekatan tersebut sekaligus memperkuat tujuan FKPMS dalam membangun sistem pencegahan terhadap berbagai persoalan di lingkungan pendidikan, termasuk perundungan, kekerasan, tawuran, pengaruh negatif media sosial, serta persoalan lain yang dapat mengganggu keamanan dan perkembangan pelajar.

    Melalui Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar, Polda Metro Jaya mendorong terbangunnya kemitraan yang lebih erat antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan siswa. Polisi diharapkan hadir bukan sebagai sosok yang ditakuti, melainkan sebagai pihak yang dapat dipercaya, mau mendengar, dan membantu pelajar ketika menghadapi persoalan yang dapat merugikan masa depannya.

  • Polda Metro Jaya gagas program Bapak Asuh Untuk perkuat perlindungan Siswa di sekolah

    Polda Metro Jaya gagas program Bapak Asuh Untuk perkuat perlindungan Siswa di sekolah

    JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menggagas Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar sebagai upaya memperkuat perlindungan dan pencegahan sejak dini di lingkungan sekolah. Gagasan tersebut disampaikan di Balai Sarbini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2026).

    Bagi orang tua dan sekolah, rasa aman tidak hanya berarti memastikan anak tiba dan pulang dengan selamat. Anak-anak juga membutuhkan sosok yang mau mendengar, memahami persoalan mereka, serta membantu ketika menghadapi ajakan atau pengaruh yang dapat merugikan masa depannya.

    Program tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) yang telah diluncurkan Kapolda Metro Jaya pada 11 Maret 2026. FKPMS sebelumnya dikembangkan di 11 sekolah di Jakarta sebagai wadah komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam melakukan deteksi dini serta menangani berbagai persoalan di lingkungan pendidikan.

    Melalui Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar, personel kepolisian diarahkan hadir lebih dekat dengan siswa melalui pendampingan, pembinaan, dan komunikasi yang berkelanjutan. Kehadiran tersebut tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi ditujukan untuk membangun kedekatan agar pelajar memiliki ruang yang aman untuk bertanya, bercerita, dan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

    “Yang kita bangun melalui program ini adalah sistem pencegahan sejak dini agar anak-anak kita tidak masuk situasi yang bisa merugikan masa depannya,” kata Komjen Pol. Asep Edi Suheri.

    Bagi para pelajar, program ini diharapkan menghadirkan polisi sebagai sahabat yang dapat dipercaya. Personel akan memberikan pemahaman mengenai risiko berbagai tindakan yang melanggar hukum sekaligus membantu siswa menghadapi tekanan, ajakan, ataupun pengaruh yang berpotensi membawa mereka ke dalam situasi yang merugikan.

    Orang tua dan sekolah juga menjadi bagian penting dalam pola pendampingan tersebut. Komunikasi yang terbuka diharapkan membantu setiap persoalan dikenali lebih awal sehingga dapat ditangani bersama sebelum berkembang lebih jauh.

    Komjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa perlindungan terhadap pelajar tidak dapat dijalankan oleh kepolisian sendiri. Karena itu, personel diminta memahami karakter lingkungan sekolah, mengenali dinamika yang dihadapi siswa, serta membangun komunikasi yang baik dengan guru dan orang tua.

    Pendekatan tersebut sekaligus memperkuat tujuan FKPMS dalam membangun sistem pencegahan terhadap berbagai persoalan di lingkungan pendidikan, termasuk perundungan, kekerasan, tawuran, pengaruh negatif media sosial, serta persoalan lain yang dapat mengganggu keamanan dan perkembangan pelajar.

    Melalui Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar, Polda Metro Jaya mendorong terbangunnya kemitraan yang lebih erat antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan siswa. Polisi diharapkan hadir bukan sebagai sosok yang ditakuti, melainkan sebagai pihak yang dapat dipercaya, mau mendengar, dan membantu pelajar ketika menghadapi persoalan yang dapat merugikan masa depannya.

  • Polda Metro Jaya Gagas Program Orang Tua Asuh di Sekolah, Kapolda Metro Beberkan Tujuannya

    Polda Metro Jaya Gagas Program Orang Tua Asuh di Sekolah, Kapolda Metro Beberkan Tujuannya

    JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menggagas Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar sebagai upaya memperkuat perlindungan dan pencegahan sejak dini di lingkungan sekolah. Gagasan tersebut disampaikan di Balai Sarbini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2026).

    Bagi orang tua dan sekolah, rasa aman tidak hanya berarti memastikan anak tiba dan pulang dengan selamat. Anak-anak juga membutuhkan sosok yang mau mendengar, memahami persoalan mereka, serta membantu ketika menghadapi ajakan atau pengaruh yang dapat merugikan masa depannya.

    Program tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) yang telah diluncurkan Kapolda Metro Jaya pada 11 Maret 2026. FKPMS sebelumnya dikembangkan di 11 sekolah di Jakarta sebagai wadah komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam melakukan deteksi dini serta menangani berbagai persoalan di lingkungan pendidikan.

    Melalui Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar, personel kepolisian diarahkan hadir lebih dekat dengan siswa melalui pendampingan, pembinaan, dan komunikasi yang berkelanjutan. Kehadiran tersebut tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi ditujukan untuk membangun kedekatan agar pelajar memiliki ruang yang aman untuk bertanya, bercerita, dan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

    “Yang kita bangun melalui program ini adalah sistem pencegahan sejak dini agar anak-anak kita tidak masuk situasi yang bisa merugikan masa depannya,” kata Komjen Pol. Asep Edi Suheri.

    Bagi para pelajar, program ini diharapkan menghadirkan polisi sebagai sahabat yang dapat dipercaya. Personel akan memberikan pemahaman mengenai risiko berbagai tindakan yang melanggar hukum sekaligus membantu siswa menghadapi tekanan, ajakan, ataupun pengaruh yang berpotensi membawa mereka ke dalam situasi yang merugikan.

    Orang tua dan sekolah juga menjadi bagian penting dalam pola pendampingan tersebut. Komunikasi yang terbuka diharapkan membantu setiap persoalan dikenali lebih awal sehingga dapat ditangani bersama sebelum berkembang lebih jauh.

    Komjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa perlindungan terhadap pelajar tidak dapat dijalankan oleh kepolisian sendiri. Karena itu, personel diminta memahami karakter lingkungan sekolah, mengenali dinamika yang dihadapi siswa, serta membangun komunikasi yang baik dengan guru dan orang tua.

    Pendekatan tersebut sekaligus memperkuat tujuan FKPMS dalam membangun sistem pencegahan terhadap berbagai persoalan di lingkungan pendidikan, termasuk perundungan, kekerasan, tawuran, pengaruh negatif media sosial, serta persoalan lain yang dapat mengganggu keamanan dan perkembangan pelajar.

    Melalui Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar, Polda Metro Jaya mendorong terbangunnya kemitraan yang lebih erat antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan siswa. Polisi diharapkan hadir bukan sebagai sosok yang ditakuti, melainkan sebagai pihak yang dapat dipercaya, mau mendengar, dan membantu pelajar ketika menghadapi persoalan yang dapat merugikan masa depannya.

  • Forum Wartawan Polri Gelar Syukuran Bersama Insan Pers dan PJU Polda Metro Jaya

    Forum Wartawan Polri Gelar Syukuran Bersama Insan Pers dan PJU Polda Metro Jaya

    Jakarta — Rasa syukur suasana penuh kekeluargaan menyelimuti perayaan terpilihnya kembali Faruk sebagai Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya untuk periode 2026–2028. Ini adalah keempat kalinya Faruk mendapat kepercayaan memimpin organisasi yang mewadahi para awak media lingkup kepolisian tersebut.

    Acara Syukuran yang diiringi doa bersama — khususnya untuk 8 jurnalis yang kena musibah anak gunung Merapi Krakatau di lanjutkan dengan makan bersama, Syukuran FWP dihadiri langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si.

    Dalam kesempatan tersebut Kombes Budi menyapa secara akrab seluruh kalangan wartawan yang hadir, didampingi oleh (PJU).

    Kehadiran Kabid Humas dan PJU menjadi bukti dukungan sekaligus penguatan hubungan kemitraan antara kepolisian dan kalangan Pers. Ia menyambut baik terpilihnya kembali Faruk, berharap kepercayaan yang diberikan menjadi landasan untuk menjaga kesolidan tim, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kualitas kerja sama yang transparan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

    Faruk sendiri menyatakan siap mengemban amanah untuk periode keempat ini. Ia menegaskan komitmen untuk terus menjaga keharmonisan, memperkokoh persatuan sesama anggota, serta memastikan FWP Polda Metro Jaya tetap menjadi mitra yang kredibel dan dapat diandalkan oleh institusi kepolisian maupun publik

    Dari rasa syukur untuk Insan Pers FWP, Faruk beserta pengurus membagikan Jaket dan Tas Ransel kepada semua anggota pers FWP.

  • Forum Wartawan Polri (FWP) Gelar Syukuran Bersama Insan Pers dan PJU Polda Metro Jaya

    Forum Wartawan Polri (FWP) Gelar Syukuran Bersama Insan Pers dan PJU Polda Metro Jaya

    Jakarta — Rasa syukur suasana penuh kekeluargaan menyelimuti perayaan terpilihnya kembali Faruk sebagai Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya untuk periode 2026–2028. Ini adalah keempat kalinya Faruk mendapat kepercayaan memimpin organisasi yang mewadahi para awak media lingkup kepolisian tersebut.

    Acara Syukuran yang diiringi doa bersama — khususnya untuk 8 jurnalis yang kena musibah anak gunung Merapi Krakatau di lanjutkan dengan makan bersama, Syukuran FWP dihadiri langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si.

    Dalam kesempatan tersebut Kombes Budi menyapa secara akrab seluruh kalangan wartawan yang hadir, didampingi oleh (PJU).

    Kehadiran Kabid Humas dan PJU menjadi bukti dukungan sekaligus penguatan hubungan kemitraan antara kepolisian dan kalangan Pers. Ia menyambut baik terpilihnya kembali Faruk, berharap kepercayaan yang diberikan menjadi landasan untuk menjaga kesolidan tim, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kualitas kerja sama yang transparan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

    Faruk sendiri menyatakan siap mengemban amanah untuk periode keempat ini. Ia menegaskan komitmen untuk terus menjaga keharmonisan, memperkokoh persatuan sesama anggota, serta memastikan FWP Polda Metro Jaya tetap menjadi mitra yang kredibel dan dapat diandalkan oleh institusi kepolisian maupun publik

    Dari rasa syukur untuk Insan Pers FWP, Faruk beserta pengurus membagikan Jaket dan Tas Ransel kepada semua anggota pers FWP.