https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorkencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja MudaBerita Seputar Dunia Digital 89941Berita Seputar Dunia Digital 89942Berita Seputar Dunia Digital 89943Berita Seputar Dunia Digital 89944Berita Seputar Dunia Digital 89945Berita Seputar Dunia Digital 89946Berita Seputar Dunia Digital 89947Berita Seputar Dunia Digital 89948Berita Seputar Dunia Digital 89949Berita Seputar Dunia Digital 89950Berita Seputar Dunia Digital 89951Berita Seputar Dunia Digital 89952Berita Seputar Dunia Digital 89953Berita Seputar Dunia Digital 89954Berita Seputar Dunia Digital 89955Berita Seputar Dunia Digital 89956Berita Seputar Dunia Digital 89957Berita Seputar Dunia Digital 89958Berita Seputar Dunia Digital 89959Berita Seputar Dunia Digital 89960Mahjong Ways dan Kemenangan InstanMenang Slot Belum Tentu UntungTop Up Berubah Menjadi TaruhanKoin Virtual Tetap Bernilai UangDeposit Slot Bukan Modal UsahaKemenangan Besar Bukan Rezeki HalalRisiko Bonus Free Spin SlotHitung Kerugian dari Riwayat DepositGame Berhadiah Berkedok Taruhan OnlinePromosi Judi dari Konten MaxwinMahjong Ways antara Hiburan MaysirKemenangan Slot Diputar Kembali LagiDeposit Kecil Tetap Sebuah TaruhanMengenali Mekanisme Spin Hadiah AcakJudi Online Bukan Jalan RezekiGaji Berubah Menjadi Saldo SlotPinjol untuk Deposit Menambah UtangPenyebar Link Slot Punya TanggungjawabPenghasilan Referral dari Judi OnlineMemahami Promosi Konten Kemenangan SlotModal Usaha dari Hasil TaruhanBedakan Hadiah Turnamen dan TaruhanBatas Kompetisi dan Maysir DigitalDeposit Slot Mengganggu Kepercayaan KeluargaLiterasi Istilah Scatter dan MaxwinKonten Bisa Mengenalkan Judi OnlineBias Kemenangan Slot Media SosialGame Berbayar Tidak Selalu JudiDakwah Mendidik tentang Risiko TaruhanBatas Hiburan Digital Keluarga Muslimefek nyaris menang memancing deposit lagideposit kecil kebocoran keuangan tak disadaripola jam menang ilusi kendali slotjudi online mengubah pengambilan keputusantanda bahaya judi online mengganggu kehidupanalasan ilmiah pemain slot sulit berhentiotak mengingat kemenangan daripada kekalahanbanyak keluar uang sulit berhentiefek suara animasi kemenangan slotmelindungi keuangan keluarga dari judi onlinemenyembunyikan deposit tanda judi onlineperbedaan menabung investasi dan taruhanistilah cuan dalam judi onlinememeriksa pengeluaran digital taruhan onlinerasa bosan memicu bermain slot lagijudi online merusak kepercayaan keluargaperbedaan hadiah undian dan taruhanbatas hadiah biaya peserta dan taruhanfikih uang taruhan saldo dan koinperbedaan modal deposit dan taruhangamblers fallacy menjebak pemain juditanda bahaya mengejar sensasi judi onlinemenang awal membentuk harapan kelirucara menolak ajakan bermain judi onlinekonten kemenangan membentuk persepsi keliruprediksi pola menang dan jam gacoralasan kekalahan memicu bermain lagicara memutus akses judi onlinecara membicarakan judi online kepada remajamenjaga harta dengan menghindari judi onlineBerita Teknologi & Digital 89001Berita Teknologi & Digital 89002Berita Teknologi & Digital 89003Berita Teknologi & Digital 89004Berita Teknologi & Digital 89005Berita Teknologi & Digital 89006Berita Teknologi & Digital 89007Berita Teknologi & Digital 89008Berita Teknologi & Digital 89009Berita Teknologi & Digital 89010Berita Teknologi & Digital 89011Berita Teknologi & Digital 89012Berita Teknologi & Digital 89013Berita Teknologi & Digital 89014Berita Teknologi & Digital 89015Berita Teknologi & Digital 89016Berita Teknologi & Digital 89017Berita Teknologi & Digital 89018Berita Teknologi & Digital 89019Berita Teknologi & Digital 89020Berita Teknologi & Digital 89021Berita Teknologi & Digital 89022Berita Teknologi & Digital 89023Berita Teknologi & Digital 89024Berita Teknologi & Digital 89025Berita Teknologi & Digital 89026Berita Teknologi & Digital 89027Berita Teknologi & Digital 89028Berita Teknologi & Digital 89029Berita Teknologi & Digital 89030Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709001Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709002Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709003Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709004Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709005Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709006Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709007Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709008Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709009Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709010Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709011Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709012Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709013Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709014Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709015Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709016Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709017Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709018Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709019Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709020Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709021Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709022Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709023Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709024Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709025Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709026Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709027Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709028Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709029Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709030Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709001Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709002Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709003Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709004Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709005Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709006Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709007Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709008Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709009Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709010Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709011Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709012Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709013Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709014Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709015Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709016Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709017Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709018Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709019Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709020Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709021Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709022Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709023Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709024Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709025Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709026Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709027Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709028Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709029Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709030
https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorkencang77Tinjauan Sosio Ekonomi Judi OnlineBahaya Game Digital Mirip JudiTanda Perilaku Adiktif Judi OnlineBahaya Mengejar Kekalahan Slot OnlineJebakan Balik Modal Game DaringPandangan Syariat Dampak Hasil JudiAnalisis Kesehatan Mental Pelarian SlotBahaya Slot Online Merusak KeluargaTipu Daya Fitur Lucky SpinEfek Kecanduan Judi Pada OtakBatas Etis Hukum Judi IslamLangkah Awal Pemulihan Berhenti JudiBahaya Berjudi Berkedok Game DigitalPenyebab Pemain Lupa Total KalahPemulihan Mental Finansial Bebas JudolMembangun Self Control Bebas SlotAlgoritma Slot Menang Jangka PanjangBahaya Chasing Losses Slot OnlinePengingat Prioritas Ibadah Bahaya SlotMenghentikan Kebiasaan Mengejar Kekalahan JudiOtak Tak Bedakan Hampir MenangBaccarat Poker Slot Digemari Anak MudaPinjol Modal Judi Ujungnya JurangPsikologi Hampir Jackpot Bikin NagihSbobet ke Ruang Sidang: KehancuranBonus Harian Judi Bikin NagihJudi Online di Grup WhatsApp KeluargaJackpot Palsu Hancurkan Ekonomi Rumah TanggaAnak Kos dan Slot OnlineTerapi Kognitif untuk Pecandu JudiMasjid dan Kampus Lawan JudiJudi Online vs Investasi: Mana Nyata?AI Bandar Kuras Kantong PemainMantan Pecandu Judi Menemukan Jati DiriKorban Judi Sulit Cari BantuanIklan Judi Racuni Generasi MudaFOMO Bikin Orang Terjebak JudiMaqashid Syariah vs Janji JackpotGen Z Tolak Jalan Pintas JudiJudi Pelarian Stres Pekerja MudaBerita Seputar Dunia Digital 89941Berita Seputar Dunia Digital 89942Berita Seputar Dunia Digital 89943Berita Seputar Dunia Digital 89944Berita Seputar Dunia Digital 89945Berita Seputar Dunia Digital 89946Berita Seputar Dunia Digital 89947Berita Seputar Dunia Digital 89948Berita Seputar Dunia Digital 89949Berita Seputar Dunia Digital 89950Berita Seputar Dunia Digital 89951Berita Seputar Dunia Digital 89952Berita Seputar Dunia Digital 89953Berita Seputar Dunia Digital 89954Berita Seputar Dunia Digital 89955Berita Seputar Dunia Digital 89956Berita Seputar Dunia Digital 89957Berita Seputar Dunia Digital 89958Berita Seputar Dunia Digital 89959Berita Seputar Dunia Digital 89960Mahjong Ways dan Kemenangan InstanMenang Slot Belum Tentu UntungTop Up Berubah Menjadi TaruhanKoin Virtual Tetap Bernilai UangDeposit Slot Bukan Modal UsahaKemenangan Besar Bukan Rezeki HalalRisiko Bonus Free Spin SlotHitung Kerugian dari Riwayat DepositGame Berhadiah Berkedok Taruhan OnlinePromosi Judi dari Konten MaxwinMahjong Ways antara Hiburan MaysirKemenangan Slot Diputar Kembali LagiDeposit Kecil Tetap Sebuah TaruhanMengenali Mekanisme Spin Hadiah AcakJudi Online Bukan Jalan RezekiGaji Berubah Menjadi Saldo SlotPinjol untuk Deposit Menambah UtangPenyebar Link Slot Punya TanggungjawabPenghasilan Referral dari Judi OnlineMemahami Promosi Konten Kemenangan SlotModal Usaha dari Hasil TaruhanBedakan Hadiah Turnamen dan TaruhanBatas Kompetisi dan Maysir DigitalDeposit Slot Mengganggu Kepercayaan KeluargaLiterasi Istilah Scatter dan MaxwinKonten Bisa Mengenalkan Judi OnlineBias Kemenangan Slot Media SosialGame Berbayar Tidak Selalu JudiDakwah Mendidik tentang Risiko TaruhanBatas Hiburan Digital Keluarga Muslimefek nyaris menang memancing deposit lagideposit kecil kebocoran keuangan tak disadaripola jam menang ilusi kendali slotjudi online mengubah pengambilan keputusantanda bahaya judi online mengganggu kehidupanalasan ilmiah pemain slot sulit berhentiotak mengingat kemenangan daripada kekalahanbanyak keluar uang sulit berhentiefek suara animasi kemenangan slotmelindungi keuangan keluarga dari judi onlinemenyembunyikan deposit tanda judi onlineperbedaan menabung investasi dan taruhanistilah cuan dalam judi onlinememeriksa pengeluaran digital taruhan onlinerasa bosan memicu bermain slot lagijudi online merusak kepercayaan keluargaperbedaan hadiah undian dan taruhanbatas hadiah biaya peserta dan taruhanfikih uang taruhan saldo dan koinperbedaan modal deposit dan taruhangamblers fallacy menjebak pemain juditanda bahaya mengejar sensasi judi onlinemenang awal membentuk harapan kelirucara menolak ajakan bermain judi onlinekonten kemenangan membentuk persepsi keliruprediksi pola menang dan jam gacoralasan kekalahan memicu bermain lagicara memutus akses judi onlinecara membicarakan judi online kepada remajamenjaga harta dengan menghindari judi onlineBerita Teknologi & Digital 89001Berita Teknologi & Digital 89002Berita Teknologi & Digital 89003Berita Teknologi & Digital 89004Berita Teknologi & Digital 89005Berita Teknologi & Digital 89006Berita Teknologi & Digital 89007Berita Teknologi & Digital 89008Berita Teknologi & Digital 89009Berita Teknologi & Digital 89010Berita Teknologi & Digital 89011Berita Teknologi & Digital 89012Berita Teknologi & Digital 89013Berita Teknologi & Digital 89014Berita Teknologi & Digital 89015Berita Teknologi & Digital 89016Berita Teknologi & Digital 89017Berita Teknologi & Digital 89018Berita Teknologi & Digital 89019Berita Teknologi & Digital 89020Berita Teknologi & Digital 89021Berita Teknologi & Digital 89022Berita Teknologi & Digital 89023Berita Teknologi & Digital 89024Berita Teknologi & Digital 89025Berita Teknologi & Digital 89026Berita Teknologi & Digital 89027Berita Teknologi & Digital 89028Berita Teknologi & Digital 89029Berita Teknologi & Digital 89030Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709001Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709002Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709003Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709004Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709005Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709006Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709007Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709008Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709009Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709010Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709011Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709012Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709013Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709014Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709015Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709016Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709017Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709018Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709019Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709020Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709021Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709022Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709023Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709024Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709025Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709026Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709027Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709028Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709029Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709030Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709001Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709002Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709003Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709004Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709005Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709006Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709007Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709008Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709009Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709010Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709011Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709012Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709013Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709014Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709015Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709016Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709017Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709018Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709019Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709020Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709021Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709022Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709023Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709024Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709025Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709026Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709027Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709028Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709029Edukasi Pengehuan Hukum Haram 709030

Blog

  • Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolda Sumsel Tegaskan Komitmen Kawal Program Nasional

    Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolda Sumsel Tegaskan Komitmen Kawal Program Nasional


    Jakarta – Polda Sumatera Selatan menggelar upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Palembang. Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Sandi Nugroho, menegaskan komitmennya mendukung program strategis nasional.
    Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dipimpin Gubernur Sumatera Selatan selaku Inspektur Upacara didampingi oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho. Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pejabat Utama Polda Sumsel, unsur TNI, instansi pemerintah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat Sumatera Selatan.

    Mengusung tema ’80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat’, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum mempertegas transformasi Polri sebagai institusi yang semakin profesional, modern, humanis, dan adaptif dalam menjawab tantangan keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan nasional.

    Dalam amanat Presiden Republik Indonesia yang dibacakan Gubernur Sumatera Selatan, ditekankan bahwa Polri memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika geopolitik global, perkembangan kejahatan transnasional, serta berbagai tantangan keamanan yang semakin kompleks. Polri juga diharapkan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan nasional.

    Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Palembang. (Foto: Dok. Istimewa)
    Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, Polda Sumatera Selatan terus mengoptimalkan dukungan terhadap berbagai program prioritas pemerintah, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), penguatan ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan pertanian dan jagung, pengamanan Proyek Strategis Nasional (PSN), serta penguatan pelayanan publik berbasis transformasi digital sesuai konsep Polri Presisi.

    Rangkaian upacara juga diisi dengan penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya serta penyematan Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun, 16 Tahun, dan 8 Tahun kepada personel Polri yang dinilai memiliki dedikasi, loyalitas, serta pengabdian tanpa cela kepada institusi dan negara.

    Selain itu, keberhasilan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sumatera Selatan turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan iklim investasi, perlindungan sektor industri, kelancaran pembangunan infrastruktur, serta terciptanya kepastian hukum yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho, menegaskan seluruh jajaran Polda Sumsel siap mengawal setiap kebijakan strategis pemerintah demi terwujudnya keamanan yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

    “Kami memastikan seluruh personel Polda Sumsel siap mengawal program strategis nasional, mulai dari ketahanan pangan, hilirisasi industri, hingga berbagai program pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah. Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas, memberikan rasa aman, serta mendukung kemajuan bangsa,” kata Irjen Sandi Nugroho, dalam sambutannya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penguat komitmen seluruh jajaran Polda Sumsel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Palembang. (Foto: Dok. Istimewa)
    “Kami berkomitmen menghadirkan Polri yang semakin Presisi, profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, Polda Sumsel akan terus mendukung program pemerintah, menjaga stabilitas keamanan, serta membangun kepercayaan publik sebagai modal utama mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Kombes Nandang Mu’min Wijaya.

    Diketahui, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat integritas, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara, sejalan dengan semangat ‘Polri untuk Masyarakat’ dalam mendukung terwujudnya Indonesia Maju.

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Gelar Doa Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara Ke 80

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Gelar Doa Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara Ke 80

    Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa)
    Sumatera Selatan – Kapolda Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel) Irjen Sandi Nugroho menggelar doa bersama lintas agama. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 pada Rabu, 1 Juli besok.


    Kapolda Sumsel memimpin langsung kegiatan doa bersama tersebut. Ia membawa pesan mendalam terkait pentingnya ikhtiar batin dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Dalam acara tersebut, Irjen Sandi Nugroho turut didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Rony Samtana, Irwasda, dan para pejabat utama (PJU) Polda Sumsel. Ia menegaskan bahwa kondusivitas wilayah tidak bisa bersandar pada hal-hal yang bersifat lahiriah semata.

    “Kita menyadari bahwa keamanan yang selama ini kita jaga dan pelihara bersama tidak hanya bergantung pada kekuatan personel, kemampuan manusia, dukungan sarana dan prasarana, maupun perangkat aturan,” ujar Kapolda dalam sambutannya, Selasa (30/6/2026).

    Ia mengatakan hal yang tak kalah penting dalam menjaga ketertiban adalah ketulusan hati para personel di lapangan, serta diiringi doa dari masyarakat. Menurutnya, berkat ikhtiar batin, kolaborasi, dan sinergitas lintas sektoral, dinamika keamanan di Sumatera Selatan hingga saat ini dapat dikelola dengan baik dan kondusif.

    Lebih lanjut, Kapolda memaparkan makna tema HUT Bhayangkara tahun ini, yaitu “80 Tahun Polri Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Ia menegaskan bahwa di usianya yang ke-80 tahun, Polri tidak lagi hanya berperan sebagai instrumen penegak hukum.

    “Polri memiliki peran bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga berbagai peran lain yang harus dijalankan secara bersamaan. Polri terus berupaya bersama seluruh komponen masyarakat menjadi penjaga kehidupan, merawat kebangsaan, dan memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar perwira tinggi bintang dua tersebut.

    Kegiatan ini membuktikan tingginya toleransi dan soliditas di bumi Sriwijaya. Hal ini terlihat dari hadirnya jajaran Forkopimda Sumatera Selatan, di antaranya Sekda Provinsi Sumsel Edwar Chandra, Kapoksahli Pangdam II/Sriwijaya Brigjen TNI M. Junaedi, Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan, Wakajati Sumsel Anton Delianto, serta perwakilan pimpinan dari Pengadilan Tinggi, Korem 044/Gapo, Lanal Palembang, Lanud SMH, BINDA, hingga Kemenag Sumsel.

    Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa)
    Para tokoh perwakilan lintas agama juga hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Ustadz Amak Shahab (Islam), Pendeta Robert Simanjuntak (Kristen), Uskup Mgr. Dr. Yohanes Harun Yuwono (Katolik), Tjik Harun (Buddha), Dr. I Gusti Bagus Surya Negara (Hindu), dan J.S. Agus Zheng (Konghucu).

    Hadir pula pimpinan organisasi masyarakat dan keagamaan seperti PWNU yang diwakili Ketua GP Ansor Sumsel H. Erwiyansyah, Ketua DPW LDII Sumsel H. Rahmatullah Alhasany, Ketua DMI Sumsel Dr. K.A. Bukhori Abdullah, Ketua FKUB Sumsel Dr. H. Syarubi Shonan, hingga tokoh adat Sultan Palembang Darussalam RM Fauwaz Diradja dan Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumsel Joni Kesuma.

    Menutup sambutannya, Kapolda mengapresiasi dukungan penuh dari seluruh pihak tersebut dan mengajak seluruh pihak menjadikan momen doa bersama tersebut sebagai titik tolak merawat masa depan daerah.

    Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa)
    “Saya mengajak seluruh hadirin dan masyarakat untuk menjadikan Doa Bersama Lintas Agama hari ini sebagai titik tolak dalam terus menumbuhkan semangat ‘Nyago Bumi Sriwijaya Aman Damai’. Mari kita jadikan negeri ini sebagai rumah yang layak kita tempati dan kita jaga bersama demi masa depan anak-anak penerus bangsa,” ujar Kapolda.

    Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan, kegiatan doa bersama lintas agama tersebut menjadi penutup yang penuh makna dari seluruh rangkaian Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80 yang telah dilaksanakan Polda Sumatera Selatan.

    “Selama Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumatera Selatan telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, bakti religi, pembangunan sarana masyarakat, hingga kegiatan kemanusiaan lainnya,” ujar Nandang.

    “Seluruh rangkaian tersebut kami tutup dengan doa bersama lintas agama sebagai simbol bahwa pengabdian Polri akan selalu berjalan berdampingan dengan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan. Inilah wujud Polri untuk Masyarakat sebagaimana tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini,” lanjutnya.

    Melalui Doa Bersama Lintas Agama ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan, mempererat persatuan, serta mendukung pembangunan nasional. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh jajaran Polri untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat demi terwujudnya Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera.

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Gelar Doa Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara Ke 80

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Gelar Doa Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara Ke 80

    Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa)
    Sumatera Selatan – Kapolda Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel) Irjen Sandi Nugroho menggelar doa bersama lintas agama. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 pada Rabu, 1 Juli besok.


    Kapolda Sumsel memimpin langsung kegiatan doa bersama tersebut. Ia membawa pesan mendalam terkait pentingnya ikhtiar batin dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Dalam acara tersebut, Irjen Sandi Nugroho turut didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Rony Samtana, Irwasda, dan para pejabat utama (PJU) Polda Sumsel. Ia menegaskan bahwa kondusivitas wilayah tidak bisa bersandar pada hal-hal yang bersifat lahiriah semata.

    “Kita menyadari bahwa keamanan yang selama ini kita jaga dan pelihara bersama tidak hanya bergantung pada kekuatan personel, kemampuan manusia, dukungan sarana dan prasarana, maupun perangkat aturan,” ujar Kapolda dalam sambutannya, Selasa (30/6/2026).

    Ia mengatakan hal yang tak kalah penting dalam menjaga ketertiban adalah ketulusan hati para personel di lapangan, serta diiringi doa dari masyarakat. Menurutnya, berkat ikhtiar batin, kolaborasi, dan sinergitas lintas sektoral, dinamika keamanan di Sumatera Selatan hingga saat ini dapat dikelola dengan baik dan kondusif.

    Lebih lanjut, Kapolda memaparkan makna tema HUT Bhayangkara tahun ini, yaitu “80 Tahun Polri Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Ia menegaskan bahwa di usianya yang ke-80 tahun, Polri tidak lagi hanya berperan sebagai instrumen penegak hukum.

    “Polri memiliki peran bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga berbagai peran lain yang harus dijalankan secara bersamaan. Polri terus berupaya bersama seluruh komponen masyarakat menjadi penjaga kehidupan, merawat kebangsaan, dan memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar perwira tinggi bintang dua tersebut.

    Kegiatan ini membuktikan tingginya toleransi dan soliditas di bumi Sriwijaya. Hal ini terlihat dari hadirnya jajaran Forkopimda Sumatera Selatan, di antaranya Sekda Provinsi Sumsel Edwar Chandra, Kapoksahli Pangdam II/Sriwijaya Brigjen TNI M. Junaedi, Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan, Wakajati Sumsel Anton Delianto, serta perwakilan pimpinan dari Pengadilan Tinggi, Korem 044/Gapo, Lanal Palembang, Lanud SMH, BINDA, hingga Kemenag Sumsel.

    Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa)
    Para tokoh perwakilan lintas agama juga hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Ustadz Amak Shahab (Islam), Pendeta Robert Simanjuntak (Kristen), Uskup Mgr. Dr. Yohanes Harun Yuwono (Katolik), Tjik Harun (Buddha), Dr. I Gusti Bagus Surya Negara (Hindu), dan J.S. Agus Zheng (Konghucu).

    Hadir pula pimpinan organisasi masyarakat dan keagamaan seperti PWNU yang diwakili Ketua GP Ansor Sumsel H. Erwiyansyah, Ketua DPW LDII Sumsel H. Rahmatullah Alhasany, Ketua DMI Sumsel Dr. K.A. Bukhori Abdullah, Ketua FKUB Sumsel Dr. H. Syarubi Shonan, hingga tokoh adat Sultan Palembang Darussalam RM Fauwaz Diradja dan Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumsel Joni Kesuma.

    Menutup sambutannya, Kapolda mengapresiasi dukungan penuh dari seluruh pihak tersebut dan mengajak seluruh pihak menjadikan momen doa bersama tersebut sebagai titik tolak merawat masa depan daerah.

    Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa)
    “Saya mengajak seluruh hadirin dan masyarakat untuk menjadikan Doa Bersama Lintas Agama hari ini sebagai titik tolak dalam terus menumbuhkan semangat ‘Nyago Bumi Sriwijaya Aman Damai’. Mari kita jadikan negeri ini sebagai rumah yang layak kita tempati dan kita jaga bersama demi masa depan anak-anak penerus bangsa,” ujar Kapolda.

    Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan, kegiatan doa bersama lintas agama tersebut menjadi penutup yang penuh makna dari seluruh rangkaian Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80 yang telah dilaksanakan Polda Sumatera Selatan.

    “Selama Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumatera Selatan telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, bakti religi, pembangunan sarana masyarakat, hingga kegiatan kemanusiaan lainnya,” ujar Nandang.

    “Seluruh rangkaian tersebut kami tutup dengan doa bersama lintas agama sebagai simbol bahwa pengabdian Polri akan selalu berjalan berdampingan dengan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan. Inilah wujud Polri untuk Masyarakat sebagaimana tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini,” lanjutnya.

    Melalui Doa Bersama Lintas Agama ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan, mempererat persatuan, serta mendukung pembangunan nasional. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh jajaran Polri untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat demi terwujudnya Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera.

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Gelar Doa Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Gelar Doa Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara

    Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa)
    Sumatera Selatan – Kapolda Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel) Irjen Sandi Nugroho menggelar doa bersama lintas agama. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 pada Rabu, 1 Juli besok.


    Kapolda Sumsel memimpin langsung kegiatan doa bersama tersebut. Ia membawa pesan mendalam terkait pentingnya ikhtiar batin dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Dalam acara tersebut, Irjen Sandi Nugroho turut didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Rony Samtana, Irwasda, dan para pejabat utama (PJU) Polda Sumsel. Ia menegaskan bahwa kondusivitas wilayah tidak bisa bersandar pada hal-hal yang bersifat lahiriah semata.

    “Kita menyadari bahwa keamanan yang selama ini kita jaga dan pelihara bersama tidak hanya bergantung pada kekuatan personel, kemampuan manusia, dukungan sarana dan prasarana, maupun perangkat aturan,” ujar Kapolda dalam sambutannya, Selasa (30/6/2026).

    Ia mengatakan hal yang tak kalah penting dalam menjaga ketertiban adalah ketulusan hati para personel di lapangan, serta diiringi doa dari masyarakat. Menurutnya, berkat ikhtiar batin, kolaborasi, dan sinergitas lintas sektoral, dinamika keamanan di Sumatera Selatan hingga saat ini dapat dikelola dengan baik dan kondusif.

    Lebih lanjut, Kapolda memaparkan makna tema HUT Bhayangkara tahun ini, yaitu “80 Tahun Polri Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Ia menegaskan bahwa di usianya yang ke-80 tahun, Polri tidak lagi hanya berperan sebagai instrumen penegak hukum.

    “Polri memiliki peran bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga berbagai peran lain yang harus dijalankan secara bersamaan. Polri terus berupaya bersama seluruh komponen masyarakat menjadi penjaga kehidupan, merawat kebangsaan, dan memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar perwira tinggi bintang dua tersebut.

    Kegiatan ini membuktikan tingginya toleransi dan soliditas di bumi Sriwijaya. Hal ini terlihat dari hadirnya jajaran Forkopimda Sumatera Selatan, di antaranya Sekda Provinsi Sumsel Edwar Chandra, Kapoksahli Pangdam II/Sriwijaya Brigjen TNI M. Junaedi, Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan, Wakajati Sumsel Anton Delianto, serta perwakilan pimpinan dari Pengadilan Tinggi, Korem 044/Gapo, Lanal Palembang, Lanud SMH, BINDA, hingga Kemenag Sumsel.

    Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa)
    Para tokoh perwakilan lintas agama juga hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Ustadz Amak Shahab (Islam), Pendeta Robert Simanjuntak (Kristen), Uskup Mgr. Dr. Yohanes Harun Yuwono (Katolik), Tjik Harun (Buddha), Dr. I Gusti Bagus Surya Negara (Hindu), dan J.S. Agus Zheng (Konghucu).

    Hadir pula pimpinan organisasi masyarakat dan keagamaan seperti PWNU yang diwakili Ketua GP Ansor Sumsel H. Erwiyansyah, Ketua DPW LDII Sumsel H. Rahmatullah Alhasany, Ketua DMI Sumsel Dr. K.A. Bukhori Abdullah, Ketua FKUB Sumsel Dr. H. Syarubi Shonan, hingga tokoh adat Sultan Palembang Darussalam RM Fauwaz Diradja dan Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumsel Joni Kesuma.

    Menutup sambutannya, Kapolda mengapresiasi dukungan penuh dari seluruh pihak tersebut dan mengajak seluruh pihak menjadikan momen doa bersama tersebut sebagai titik tolak merawat masa depan daerah.

    Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa)
    “Saya mengajak seluruh hadirin dan masyarakat untuk menjadikan Doa Bersama Lintas Agama hari ini sebagai titik tolak dalam terus menumbuhkan semangat ‘Nyago Bumi Sriwijaya Aman Damai’. Mari kita jadikan negeri ini sebagai rumah yang layak kita tempati dan kita jaga bersama demi masa depan anak-anak penerus bangsa,” ujar Kapolda.

    Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan, kegiatan doa bersama lintas agama tersebut menjadi penutup yang penuh makna dari seluruh rangkaian Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80 yang telah dilaksanakan Polda Sumatera Selatan.

    “Selama Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumatera Selatan telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, bakti religi, pembangunan sarana masyarakat, hingga kegiatan kemanusiaan lainnya,” ujar Nandang.

    “Seluruh rangkaian tersebut kami tutup dengan doa bersama lintas agama sebagai simbol bahwa pengabdian Polri akan selalu berjalan berdampingan dengan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan. Inilah wujud Polri untuk Masyarakat sebagaimana tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini,” lanjutnya.

    Melalui Doa Bersama Lintas Agama ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan, mempererat persatuan, serta mendukung pembangunan nasional. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh jajaran Polri untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat demi terwujudnya Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera.

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Gelar Doa Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Gelar Doa Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara

    Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa)
    Sumatera Selatan – Kapolda Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel) Irjen Sandi Nugroho menggelar doa bersama lintas agama. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 pada Rabu, 1 Juli besok.


    Kapolda Sumsel memimpin langsung kegiatan doa bersama tersebut. Ia membawa pesan mendalam terkait pentingnya ikhtiar batin dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Dalam acara tersebut, Irjen Sandi Nugroho turut didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Rony Samtana, Irwasda, dan para pejabat utama (PJU) Polda Sumsel. Ia menegaskan bahwa kondusivitas wilayah tidak bisa bersandar pada hal-hal yang bersifat lahiriah semata.

    “Kita menyadari bahwa keamanan yang selama ini kita jaga dan pelihara bersama tidak hanya bergantung pada kekuatan personel, kemampuan manusia, dukungan sarana dan prasarana, maupun perangkat aturan,” ujar Kapolda dalam sambutannya, Selasa (30/6/2026).

    Ia mengatakan hal yang tak kalah penting dalam menjaga ketertiban adalah ketulusan hati para personel di lapangan, serta diiringi doa dari masyarakat. Menurutnya, berkat ikhtiar batin, kolaborasi, dan sinergitas lintas sektoral, dinamika keamanan di Sumatera Selatan hingga saat ini dapat dikelola dengan baik dan kondusif.

    Lebih lanjut, Kapolda memaparkan makna tema HUT Bhayangkara tahun ini, yaitu “80 Tahun Polri Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Ia menegaskan bahwa di usianya yang ke-80 tahun, Polri tidak lagi hanya berperan sebagai instrumen penegak hukum.

    “Polri memiliki peran bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga berbagai peran lain yang harus dijalankan secara bersamaan. Polri terus berupaya bersama seluruh komponen masyarakat menjadi penjaga kehidupan, merawat kebangsaan, dan memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar perwira tinggi bintang dua tersebut.

    Kegiatan ini membuktikan tingginya toleransi dan soliditas di bumi Sriwijaya. Hal ini terlihat dari hadirnya jajaran Forkopimda Sumatera Selatan, di antaranya Sekda Provinsi Sumsel Edwar Chandra, Kapoksahli Pangdam II/Sriwijaya Brigjen TNI M. Junaedi, Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan, Wakajati Sumsel Anton Delianto, serta perwakilan pimpinan dari Pengadilan Tinggi, Korem 044/Gapo, Lanal Palembang, Lanud SMH, BINDA, hingga Kemenag Sumsel.

    Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa)
    Para tokoh perwakilan lintas agama juga hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Ustadz Amak Shahab (Islam), Pendeta Robert Simanjuntak (Kristen), Uskup Mgr. Dr. Yohanes Harun Yuwono (Katolik), Tjik Harun (Buddha), Dr. I Gusti Bagus Surya Negara (Hindu), dan J.S. Agus Zheng (Konghucu).

    Hadir pula pimpinan organisasi masyarakat dan keagamaan seperti PWNU yang diwakili Ketua GP Ansor Sumsel H. Erwiyansyah, Ketua DPW LDII Sumsel H. Rahmatullah Alhasany, Ketua DMI Sumsel Dr. K.A. Bukhori Abdullah, Ketua FKUB Sumsel Dr. H. Syarubi Shonan, hingga tokoh adat Sultan Palembang Darussalam RM Fauwaz Diradja dan Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumsel Joni Kesuma.

    Menutup sambutannya, Kapolda mengapresiasi dukungan penuh dari seluruh pihak tersebut dan mengajak seluruh pihak menjadikan momen doa bersama tersebut sebagai titik tolak merawat masa depan daerah.

    Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa)
    “Saya mengajak seluruh hadirin dan masyarakat untuk menjadikan Doa Bersama Lintas Agama hari ini sebagai titik tolak dalam terus menumbuhkan semangat ‘Nyago Bumi Sriwijaya Aman Damai’. Mari kita jadikan negeri ini sebagai rumah yang layak kita tempati dan kita jaga bersama demi masa depan anak-anak penerus bangsa,” ujar Kapolda.

    Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan, kegiatan doa bersama lintas agama tersebut menjadi penutup yang penuh makna dari seluruh rangkaian Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80 yang telah dilaksanakan Polda Sumatera Selatan.

    “Selama Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumatera Selatan telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, bakti religi, pembangunan sarana masyarakat, hingga kegiatan kemanusiaan lainnya,” ujar Nandang.

    “Seluruh rangkaian tersebut kami tutup dengan doa bersama lintas agama sebagai simbol bahwa pengabdian Polri akan selalu berjalan berdampingan dengan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan. Inilah wujud Polri untuk Masyarakat sebagaimana tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini,” lanjutnya.

    Melalui Doa Bersama Lintas Agama ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan, mempererat persatuan, serta mendukung pembangunan nasional. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh jajaran Polri untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat demi terwujudnya Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera.

  • Kapolda Sumsel Gelar Doa Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara

    Kapolda Sumsel Gelar Doa Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara

    Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa)
    Sumatera Selatan – Kapolda Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel) Irjen Sandi Nugroho menggelar doa bersama lintas agama. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 pada Rabu, 1 Juli besok.


    Kapolda Sumsel memimpin langsung kegiatan doa bersama tersebut. Ia membawa pesan mendalam terkait pentingnya ikhtiar batin dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Dalam acara tersebut, Irjen Sandi Nugroho turut didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Rony Samtana, Irwasda, dan para pejabat utama (PJU) Polda Sumsel. Ia menegaskan bahwa kondusivitas wilayah tidak bisa bersandar pada hal-hal yang bersifat lahiriah semata.

    “Kita menyadari bahwa keamanan yang selama ini kita jaga dan pelihara bersama tidak hanya bergantung pada kekuatan personel, kemampuan manusia, dukungan sarana dan prasarana, maupun perangkat aturan,” ujar Kapolda dalam sambutannya, Selasa (30/6/2026).

    Ia mengatakan hal yang tak kalah penting dalam menjaga ketertiban adalah ketulusan hati para personel di lapangan, serta diiringi doa dari masyarakat. Menurutnya, berkat ikhtiar batin, kolaborasi, dan sinergitas lintas sektoral, dinamika keamanan di Sumatera Selatan hingga saat ini dapat dikelola dengan baik dan kondusif.

    Lebih lanjut, Kapolda memaparkan makna tema HUT Bhayangkara tahun ini, yaitu “80 Tahun Polri Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Ia menegaskan bahwa di usianya yang ke-80 tahun, Polri tidak lagi hanya berperan sebagai instrumen penegak hukum.

    “Polri memiliki peran bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga berbagai peran lain yang harus dijalankan secara bersamaan. Polri terus berupaya bersama seluruh komponen masyarakat menjadi penjaga kehidupan, merawat kebangsaan, dan memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar perwira tinggi bintang dua tersebut.

    Kegiatan ini membuktikan tingginya toleransi dan soliditas di bumi Sriwijaya. Hal ini terlihat dari hadirnya jajaran Forkopimda Sumatera Selatan, di antaranya Sekda Provinsi Sumsel Edwar Chandra, Kapoksahli Pangdam II/Sriwijaya Brigjen TNI M. Junaedi, Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan, Wakajati Sumsel Anton Delianto, serta perwakilan pimpinan dari Pengadilan Tinggi, Korem 044/Gapo, Lanal Palembang, Lanud SMH, BINDA, hingga Kemenag Sumsel.

    Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa)
    Para tokoh perwakilan lintas agama juga hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Ustadz Amak Shahab (Islam), Pendeta Robert Simanjuntak (Kristen), Uskup Mgr. Dr. Yohanes Harun Yuwono (Katolik), Tjik Harun (Buddha), Dr. I Gusti Bagus Surya Negara (Hindu), dan J.S. Agus Zheng (Konghucu).

    Hadir pula pimpinan organisasi masyarakat dan keagamaan seperti PWNU yang diwakili Ketua GP Ansor Sumsel H. Erwiyansyah, Ketua DPW LDII Sumsel H. Rahmatullah Alhasany, Ketua DMI Sumsel Dr. K.A. Bukhori Abdullah, Ketua FKUB Sumsel Dr. H. Syarubi Shonan, hingga tokoh adat Sultan Palembang Darussalam RM Fauwaz Diradja dan Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumsel Joni Kesuma.

    Menutup sambutannya, Kapolda mengapresiasi dukungan penuh dari seluruh pihak tersebut dan mengajak seluruh pihak menjadikan momen doa bersama tersebut sebagai titik tolak merawat masa depan daerah.

    Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa)
    “Saya mengajak seluruh hadirin dan masyarakat untuk menjadikan Doa Bersama Lintas Agama hari ini sebagai titik tolak dalam terus menumbuhkan semangat ‘Nyago Bumi Sriwijaya Aman Damai’. Mari kita jadikan negeri ini sebagai rumah yang layak kita tempati dan kita jaga bersama demi masa depan anak-anak penerus bangsa,” ujar Kapolda.

    Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan, kegiatan doa bersama lintas agama tersebut menjadi penutup yang penuh makna dari seluruh rangkaian Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80 yang telah dilaksanakan Polda Sumatera Selatan.

    “Selama Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumatera Selatan telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, bakti religi, pembangunan sarana masyarakat, hingga kegiatan kemanusiaan lainnya,” ujar Nandang.

    “Seluruh rangkaian tersebut kami tutup dengan doa bersama lintas agama sebagai simbol bahwa pengabdian Polri akan selalu berjalan berdampingan dengan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan. Inilah wujud Polri untuk Masyarakat sebagaimana tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini,” lanjutnya.

    Melalui Doa Bersama Lintas Agama ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan, mempererat persatuan, serta mendukung pembangunan nasional. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh jajaran Polri untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat demi terwujudnya Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera.

  • 80 TAHUN BUKAN HANYA SEKADAR ANGKA, INI ADALAH BUKTI DEDIKASI TANPA HENTI UNTUK SELALU HADIR DI TENGAH MASYARAKAT

    80 TAHUN BUKAN HANYA SEKADAR ANGKA, INI ADALAH BUKTI DEDIKASI TANPA HENTI UNTUK SELALU HADIR DI TENGAH MASYARAKAT

    Dari hiruk-pikuk perkotaan hingga pelosok desa di Sumatera Selatan, komitmen kami tetap sama, menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan memberikan pelayanan terbaik.

    Kami menyadari bahwa perjalanan ini belum sempurna, oleh karena itu kami akan terus berbenah untuk menjadi lebih baik lagi demi masyarakat.

    Atas nama keluarga besar Kepolisian Daerah Sumatera Selatan beserta Bhayangkari, kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80.

    Terima kasih yang mendalam atas segala dukungan yang telah diberikan oleh masyarakat Sumatera Selatan kepada Polri.

    Dengan semangat “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae”, mari bersama-sama kita wujudkan Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera!

    #HariBhayangkara80 #IrjenPolSandiNugroho #KapoldaSumsel #PoldaSumsel #SumateraSelatan

  • 80 TAHUN BUKAN SEKADAR ANGKA, INI ADALAH BUKTI DEDIKASI TANPA HENTI UNTUK SELALU HADIR DI TENGAH MASYARAKAT

    80 TAHUN BUKAN SEKADAR ANGKA, INI ADALAH BUKTI DEDIKASI TANPA HENTI UNTUK SELALU HADIR DI TENGAH MASYARAKAT

    Dari hiruk-pikuk perkotaan hingga pelosok desa di Sumatera Selatan, komitmen kami tetap sama, menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan memberikan pelayanan terbaik.

    Kami menyadari bahwa perjalanan ini belum sempurna, oleh karena itu kami akan terus berbenah untuk menjadi lebih baik lagi demi masyarakat.

    Atas nama keluarga besar Kepolisian Daerah Sumatera Selatan beserta Bhayangkari, kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80.

    Terima kasih yang mendalam atas segala dukungan yang telah diberikan oleh masyarakat Sumatera Selatan kepada Polri.

    Dengan semangat “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae”, mari bersama-sama kita wujudkan Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera!

    #HariBhayangkara80 #IrjenPolSandiNugroho #KapoldaSumsel #PoldaSumsel #SumateraSelatan

  • Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma Renovasi Pos Kamling, Wujud Nyata Pengabdian untuk Masyarakat dan Kamtibmas

    Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma Renovasi Pos Kamling, Wujud Nyata Pengabdian untuk Masyarakat dan Kamtibmas

    Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma kembali menunjukkan komitmennya dalam mengabdi kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial dengan merenovasi pos keamanan lingkungan (pos kamling). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian para taruna terhadap lingkungan sekaligus upaya memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

    Renovasi pos kamling dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan seluruh taruna yang bekerja sama membersihkan area, memperbaiki bangunan, mengecat ulang, hingga menata fasilitas agar pos kamling kembali nyaman digunakan oleh warga. Semangat kebersamaan terlihat selama proses renovasi berlangsung, mencerminkan nilai-nilai pengabdian yang selalu ditanamkan kepada setiap taruna.

    Kegiatan bakti sosial ini tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga mempererat hubungan antara Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma dengan masyarakat. Kehadiran para taruna disambut antusias oleh warga yang turut memberikan dukungan selama proses renovasi berlangsung.

    Pos kamling memiliki peran penting sebagai pusat kegiatan ronda malam dan komunikasi antarwarga dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan kondisi bangunan yang lebih baik, diharapkan masyarakat semakin bersemangat mengaktifkan kembali kegiatan siskamling sebagai bentuk partisipasi menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

    Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma meyakini bahwa terciptanya lingkungan yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, semangat gotong royong menjadi fondasi utama dalam setiap kegiatan pengabdian yang dilaksanakan.

    Melalui renovasi pos kamling ini, para taruna juga ingin menanamkan nilai kepedulian sosial, kebersamaan, serta pentingnya menjaga fasilitas umum yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi implementasi nyata pendidikan karakter yang mengedepankan sikap disiplin, tanggung jawab, dan jiwa pengabdian kepada bangsa dan negara.

    Mengusung semangat “Berkarya, Mengabdi, dan Bermanfaat untuk Masyarakat,” Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma berharap keberadaan pos kamling yang telah direnovasi dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga sebagai sarana menjaga keamanan lingkungan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

    Kegiatan bakti sosial ini juga menjadi bagian dari rangkaian pengabdian Taruna Polri dalam mendukung semangat Hari Bhayangkara ke-80. Melalui aksi nyata di tengah masyarakat, para taruna berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri yang Presisi.

    Ke depan, Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma berkomitmen untuk terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan tercipta hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat dalam menjaga persatuan, keamanan, serta ketertiban di lingkungan.

    Renovasi pos kamling ini menjadi bukti bahwa pengabdian tidak selalu diwujudkan melalui tugas kepolisian semata, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat nyata. Dengan kebersamaan, kepedulian, dan semangat melayani, Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma terus berupaya menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

     

     

  • Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma Renovasi Pos Kamling, Wujud Nyata Pengabdian untuk Masyarakat dan Kamtibmas

    Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma Renovasi Pos Kamling, Wujud Nyata Pengabdian untuk Masyarakat dan Kamtibmas

    Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma Renovasi Pos Kamling, Wujud Nyata Pengabdian untuk Masyarakat dan Kamtibmas

    Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma kembali menunjukkan komitmennya dalam mengabdi kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial dengan merenovasi pos keamanan lingkungan (pos kamling). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian para taruna terhadap lingkungan sekaligus upaya memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

    Renovasi pos kamling dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan seluruh taruna yang bekerja sama membersihkan area, memperbaiki bangunan, mengecat ulang, hingga menata fasilitas agar pos kamling kembali nyaman digunakan oleh warga. Semangat kebersamaan terlihat selama proses renovasi berlangsung, mencerminkan nilai-nilai pengabdian yang selalu ditanamkan kepada setiap taruna.

    Kegiatan bakti sosial ini tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga mempererat hubungan antara Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma dengan masyarakat. Kehadiran para taruna disambut antusias oleh warga yang turut memberikan dukungan selama proses renovasi berlangsung.

    Pos kamling memiliki peran penting sebagai pusat kegiatan ronda malam dan komunikasi antarwarga dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan kondisi bangunan yang lebih baik, diharapkan masyarakat semakin bersemangat mengaktifkan kembali kegiatan siskamling sebagai bentuk partisipasi menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

    Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma meyakini bahwa terciptanya lingkungan yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, semangat gotong royong menjadi fondasi utama dalam setiap kegiatan pengabdian yang dilaksanakan.

    Melalui renovasi pos kamling ini, para taruna juga ingin menanamkan nilai kepedulian sosial, kebersamaan, serta pentingnya menjaga fasilitas umum yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi implementasi nyata pendidikan karakter yang mengedepankan sikap disiplin, tanggung jawab, dan jiwa pengabdian kepada bangsa dan negara.

    Mengusung semangat “Berkarya, Mengabdi, dan Bermanfaat untuk Masyarakat,” Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma berharap keberadaan pos kamling yang telah direnovasi dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga sebagai sarana menjaga keamanan lingkungan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

    Kegiatan bakti sosial ini juga menjadi bagian dari rangkaian pengabdian Taruna Polri dalam mendukung semangat Hari Bhayangkara ke-80. Melalui aksi nyata di tengah masyarakat, para taruna berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri yang Presisi.

    Ke depan, Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma berkomitmen untuk terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan tercipta hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat dalam menjaga persatuan, keamanan, serta ketertiban di lingkungan.

    Renovasi pos kamling ini menjadi bukti bahwa pengabdian tidak selalu diwujudkan melalui tugas kepolisian semata, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat nyata. Dengan kebersamaan, kepedulian, dan semangat melayani, Taruna TK II Batalyon Bhayangkara Dharma terus berupaya menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.