slot77smm panel murahKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiakencang77slot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorJournal Digital 001Journal Digital 002Journal Digital 003Journal Digital 004Journal Digital 005Journal Digital 006Journal Digital 007Journal Digital 008Journal Digital 009Journal Digital 010Journal Digital 011Journal Digital 012Journal Digital 013Journal Digital 014Journal Digital 015Journal Digital 016Journal Digital 017Journal Digital 018Journal Digital 019Journal Digital 020Game Digital 001Game Digital 002Game Digital 003Game Digital 004Game Digital 005Game Digital 006Game Digital 007Game Digital 008Game Digital 009Game Digital 010Game Digital 011Game Digital 012Game Digital 013Game Digital 014Game Digital 015Game Digital 016Game Digital 017Game Digital 018Game Digital 019Game Digital 020Journal Digital 8999001Journal Digital 8999002Journal Digital 8999003Journal Digital 8999004Journal Digital 8999005Journal Digital 8999006Journal Digital 8999007Journal Digital 8999008Journal Digital 8999009Journal Digital 8999010Journal Digital 8999011Journal Digital 8999012Journal Digital 8999013Journal Digital 8999014Journal Digital 8999015Journal Digital 8999016Journal Digital 8999017Journal Digital 8999018Journal Digital 8999019Journal Digital 8999020Journal Digital 8999021Journal Digital 8999022Journal Digital 8999023Journal Digital 8999024Journal Digital 8999025Journal Digital 8999026Journal Digital 8999027Journal Digital 8999028Journal Digital 8999029Journal Digital 8999030Journal Digital 8999031Journal Digital 8999032Journal Digital 8999033Journal Digital 8999034Journal Digital 8999035Journal Digital 8999036Journal Digital 8999037Journal Digital 8999038Journal Digital 8999039Journal Digital 8999040ejurnal STIP Jakarata 001ejurnal STIP Jakarata 002ejurnal STIP Jakarata 003ejurnal STIP Jakarata 004ejurnal STIP Jakarata 005ejurnal STIP Jakarata 006ejurnal STIP Jakarata 007ejurnal STIP Jakarata 008ejurnal STIP Jakarata 009ejurnal STIP Jakarata 010ejurnal STIP Jakarata 011ejurnal STIP Jakarata 012ejurnal STIP Jakarata 013ejurnal STIP Jakarata 014ejurnal STIP Jakarata 015ejurnal STIP Jakarata 016ejurnal STIP Jakarata 017ejurnal STIP Jakarata 018ejurnal STIP Jakarata 019ejurnal STIP Jakarata 020UMKM Jabar 001UMKM Jabar 002UMKM Jabar 003UMKM Jabar 004UMKM Jabar 005UMKM Jabar 006UMKM Jabar 007UMKM Jabar 008UMKM Jabar 009UMKM Jabar 010Berita Kutai Timur 23001Berita Kutai Timur 23002Berita Kutai Timur 23003Berita Kutai Timur 23004Berita Kutai Timur 23005Berita Kutai Timur 23006Berita Kutai Timur 23007Berita Kutai Timur 23008Berita Kutai Timur 23009Berita Kutai Timur 23010Berita Kutai Timur 23011Berita Kutai Timur 23012Berita Kutai Timur 23013Berita Kutai Timur 23014Berita Kutai Timur 23015Berita Kutai Timur 23016Berita Kutai Timur 23017Berita Kutai Timur 23018Berita Kutai Timur 23019Berita Kutai Timur 23020Global Media Journal Indonesia 001Global Media Journal Indonesia 002Global Media Journal Indonesia 003Global Media Journal Indonesia 004Global Media Journal Indonesia 005Global Media Journal Indonesia 006Global Media Journal Indonesia 007Global Media Journal Indonesia 008Global Media Journal Indonesia 009Global Media Journal Indonesia 010Global Media Journal Indonesia 011Global Media Journal Indonesia 012Global Media Journal Indonesia 013Global Media Journal Indonesia 014Global Media Journal Indonesia 015Global Media Journal Indonesia 016Global Media Journal Indonesia 017Global Media Journal Indonesia 018Global Media Journal Indonesia 019Global Media Journal Indonesia 020oncology radiotherapy 901001oncology radiotherapy 901002oncology radiotherapy 901003oncology radiotherapy 901004oncology radiotherapy 901005oncology radiotherapy 901006oncology radiotherapy 901007oncology radiotherapy 901008oncology radiotherapy 901009oncology radiotherapy 901010oncology radiotherapy 901011oncology radiotherapy 901012oncology radiotherapy 901013oncology radiotherapy 901014oncology radiotherapy 901015oncology radiotherapy 901016oncology radiotherapy 901017oncology radiotherapy 901018oncology radiotherapy 901019oncology radiotherapy 901020

Blog

  • Kapolri Soroti Tantangan Perkembangan Teknologi Digital dalam Menjaga Stabilitas Nasional

    Kapolri Soroti Tantangan Perkembangan Teknologi Digital dalam Menjaga Stabilitas Nasional

    Cirebon – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menjadi salah satu tantangan serius dalam menjaga stabilitas keamanan dan persatuan bangsa. Hal tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat memberikan amanat pada Apel Kebangsaan Banser Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Cirebon, Selasa (23/12/2025).

    Kapolri menekankan bahwa kemajuan teknologi informasi, khususnya media digital, membawa dampak ganda. Di satu sisi memberikan kemudahan, namun di sisi lain memunculkan ancaman berupa disinformasi dan misinformasi yang berpotensi memecah belah persatuan masyarakat.

    “Kita saat ini menghadapi perkembangan teknologi digital yang sangat pesat, yang juga memunculkan tantangan berupa maraknya disinformasi dan misinformasi. Jika tidak disikapi dengan bijak, hal ini dapat mengganggu stabilitas dan persatuan bangsa,” tegas Kapolri.

    Menurut Kapolri, tantangan tersebut harus dihadapi secara kolektif oleh seluruh elemen bangsa, termasuk Banser, Polri, dan TNI, dengan memperkuat literasi digital serta menjaga ruang publik agar tetap kondusif.

    Ia menilai Banser memiliki peran strategis sebagai bagian dari elemen masyarakat yang dapat menjadi penyejuk di tengah dinamika sosial dan derasnya arus informasi digital. Peran tersebut sejalan dengan komitmen Banser dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan persatuan.

    “Peran Banser sangat dibutuhkan untuk ikut menjaga ruang sosial dan ruang digital agar tidak disusupi narasi yang memecah belah bangsa,” ujarnya.

    Melalui sinergi antara Polri, Banser, TNI, dan seluruh elemen masyarakat, Kapolri berharap tantangan era digital dapat dihadapi secara bijak demi menjaga keamanan, ketertiban, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya selama momentum Natal dan Tahun Baru.

  • Kapolri Tegas Tak Izinkan Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru 2026

    Kapolri Tegas Tak Izinkan Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru 2026

    Kapolri Tegas Tak Izinkan Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru 2026

    Mabes Polri memastikan tidak mengizinkan pesta kembang api berlangsung saat perayaan malam pergantian tahun di seluruh Indonesia pada Rabu pekan depan (31/12).

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan hal itu saat diwawancarai oleh awak media di Jakarta.

    Menurut dia, bencana alam di Sumatera dan beberapa daerah lain menjadi salah satu alasan diambilnya keputusan tersebut.

    ”Dari Mabes Polri, kami tidak memberikan izin untuk perayaan kembang api yang biasa dilaksanakan di tutup tahun,” ungkap Sigit, dikutip Rabu (24/12).

    Orang nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut menyatakan bahwa situasi sulit yang dialami oleh masyarakat terdampak bencana di berbagai daerah menjadi duka bersama.

    Sigit menyebutkan, kondisi itu menuntut empati dan kepekaan bersama dari seluruh elemen masyarakat. Sehingga instansinya memutuskan tidak mengeluarkan izin pesta kembang api.

    Menurut mantan Kabareskrim Polri tersebut, pesta kembang api di tengah situasi duka di banyak daerah di Indonesia tidak tepat. Apalagi fokus pemerintah saat ini adalah upaya pemulihan pasca bencana alam.

    Untuk itu, dia mengajak masyarakat menjadikan momentum pergantian tahun sebagai refleksi dan mengisi momen itu dengan memanjatkan doa bersama bagi mereka korban terdampak.

    ”Kami imbau kepada masyarakat agar kegiatan-kegiatannya lebih banyak digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat doa untuk Sumatera, doa untuk negeri,” ajaknya.

    Berkaitan dengan urusan teknis, Sigit menyampaikan bahwa seluruhnya disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing.

    Namun dia meminta agar seluruh jajaran polda dan polres berperan aktif dengan mengeluarkan imbauan dan melakukan pengawasan kegiatan perayaan tahun baru.

    Dia ingin pergantian tahun ini juga aman dan terkendali seperti tahun-tahun sebelumnya. ”Tentunya secara teknis nanti Polda yang akan mengimbau,” imbuhnya.

    Mabes Polri sudah melaksanakan Operasi Lilin 2025 untuk mengawal perayaan tahun baru dan pelaksanaan ibadah Natal.

    Operasi tersebut melibatkan ratusan ribu personel. Baik Polri, TNI, pemerintah daerah, maupun petugas dari instansi terkait lainnya.

    Malam ini, sejumlah pejabat tinggi negara sudah turun ke lapangan untuk memastikan ibadah malam Natal berjalan aman dan lancar.

  • Kapolri Tegas Tak Izinkan Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru 2026

    Kapolri Tegas Tak Izinkan Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru 2026

    Mabes Polri memastikan tidak mengizinkan pesta kembang api berlangsung saat perayaan malam pergantian tahun di seluruh Indonesia pada Rabu pekan depan (31/12).

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan hal itu saat diwawancarai oleh awak media di Jakarta.

    Menurut dia, bencana alam di Sumatera dan beberapa daerah lain menjadi salah satu alasan diambilnya keputusan tersebut.

    ”Dari Mabes Polri, kami tidak memberikan izin untuk perayaan kembang api yang biasa dilaksanakan di tutup tahun,” ungkap Sigit, dikutip Rabu (24/12).

    Orang nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut menyatakan bahwa situasi sulit yang dialami oleh masyarakat terdampak bencana di berbagai daerah menjadi duka bersama.

    Sigit menyebutkan, kondisi itu menuntut empati dan kepekaan bersama dari seluruh elemen masyarakat. Sehingga instansinya memutuskan tidak mengeluarkan izin pesta kembang api.

    Menurut mantan Kabareskrim Polri tersebut, pesta kembang api di tengah situasi duka di banyak daerah di Indonesia tidak tepat. Apalagi fokus pemerintah saat ini adalah upaya pemulihan pasca bencana alam.

    Untuk itu, dia mengajak masyarakat menjadikan momentum pergantian tahun sebagai refleksi dan mengisi momen itu dengan memanjatkan doa bersama bagi mereka korban terdampak.

    ”Kami imbau kepada masyarakat agar kegiatan-kegiatannya lebih banyak digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat doa untuk Sumatera, doa untuk negeri,” ajaknya.

    Berkaitan dengan urusan teknis, Sigit menyampaikan bahwa seluruhnya disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing.

    Namun dia meminta agar seluruh jajaran polda dan polres berperan aktif dengan mengeluarkan imbauan dan melakukan pengawasan kegiatan perayaan tahun baru.

    Dia ingin pergantian tahun ini juga aman dan terkendali seperti tahun-tahun sebelumnya. ”Tentunya secara teknis nanti Polda yang akan mengimbau,” imbuhnya.

    Mabes Polri sudah melaksanakan Operasi Lilin 2025 untuk mengawal perayaan tahun baru dan pelaksanaan ibadah Natal.

    Operasi tersebut melibatkan ratusan ribu personel. Baik Polri, TNI, pemerintah daerah, maupun petugas dari instansi terkait lainnya.

    Malam ini, sejumlah pejabat tinggi negara sudah turun ke lapangan untuk memastikan ibadah malam Natal berjalan aman dan lancar.

  • Kapolri Tegas Tak Izinkan Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru 2026

    Kapolri Tegas Tak Izinkan Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru 2026

    Kapolri Tegas Tak Izinkan Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru 2026

    Mabes Polri memastikan tidak mengizinkan pesta kembang api berlangsung saat perayaan malam pergantian tahun di seluruh Indonesia pada Rabu pekan depan (31/12).

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan hal itu saat diwawancarai oleh awak media di Jakarta.

    Menurut dia, bencana alam di Sumatera dan beberapa daerah lain menjadi salah satu alasan diambilnya keputusan tersebut.

    ”Dari Mabes Polri, kami tidak memberikan izin untuk perayaan kembang api yang biasa dilaksanakan di tutup tahun,” ungkap Sigit, dikutip Rabu (24/12).

    Orang nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut menyatakan bahwa situasi sulit yang dialami oleh masyarakat terdampak bencana di berbagai daerah menjadi duka bersama.

    Sigit menyebutkan, kondisi itu menuntut empati dan kepekaan bersama dari seluruh elemen masyarakat. Sehingga instansinya memutuskan tidak mengeluarkan izin pesta kembang api.

    Menurut mantan Kabareskrim Polri tersebut, pesta kembang api di tengah situasi duka di banyak daerah di Indonesia tidak tepat. Apalagi fokus pemerintah saat ini adalah upaya pemulihan pasca bencana alam.

    Untuk itu, dia mengajak masyarakat menjadikan momentum pergantian tahun sebagai refleksi dan mengisi momen itu dengan memanjatkan doa bersama bagi mereka korban terdampak.

    ”Kami imbau kepada masyarakat agar kegiatan-kegiatannya lebih banyak digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat doa untuk Sumatera, doa untuk negeri,” ajaknya.

    Berkaitan dengan urusan teknis, Sigit menyampaikan bahwa seluruhnya disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing.

    Namun dia meminta agar seluruh jajaran polda dan polres berperan aktif dengan mengeluarkan imbauan dan melakukan pengawasan kegiatan perayaan tahun baru.

    Dia ingin pergantian tahun ini juga aman dan terkendali seperti tahun-tahun sebelumnya. ”Tentunya secara teknis nanti Polda yang akan mengimbau,” imbuhnya.

    Mabes Polri sudah melaksanakan Operasi Lilin 2025 untuk mengawal perayaan tahun baru dan pelaksanaan ibadah Natal.

    Operasi tersebut melibatkan ratusan ribu personel. Baik Polri, TNI, pemerintah daerah, maupun petugas dari instansi terkait lainnya.

    Malam ini, sejumlah pejabat tinggi negara sudah turun ke lapangan untuk memastikan ibadah malam Natal berjalan aman dan lancar.

  • Sambut Natal dan Tahun Baru, Irjen Sandi Nugroho Ajak Perkuat Persaudaraan Dengan Semangat Kebersamaan

    Sambut Natal dan Tahun Baru, Irjen Sandi Nugroho Ajak Perkuat Persaudaraan Dengan Semangat Kebersamaan

    Jakarta — Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho, menyampaikan ucapan Selamat Hari Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026 kepada seluruh masyarakat Indonesia.
    Dalam pesannya, Irjen Pol. Sandi Nugroho berharap perayaan Natal membawa damai dan kasih yang mempererat persaudaraan, sekaligus menjadi sumber kekuatan dan pengharapan baru dalam menyongsong tahun 2026.
    Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memasuki tahun baru dengan semangat kebersamaan, menjaga kesehatan, serta menumbuhkan optimisme demi kehidupan yang lebih harmonis dan penuh keberkahan.

  • Sambut Natal dan Tahun Baru, Irjen Sandi Nugroho Ajak Perkuat Persaudaraan Dengan Semangat Kebersamaan

    Sambut Natal dan Tahun Baru, Irjen Sandi Nugroho Ajak Perkuat Persaudaraan Dengan Semangat Kebersamaan

    Sambut Natal dan Tahun Baru, Irjen Sandi Nugroho Ajak Perkuat Persaudaraan Dengan Semangat Kebersamaan

    Jakarta — Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho, menyampaikan ucapan Selamat Hari Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026 kepada seluruh masyarakat Indonesia.
    Dalam pesannya, Irjen Pol. Sandi Nugroho berharap perayaan Natal membawa damai dan kasih yang mempererat persaudaraan, sekaligus menjadi sumber kekuatan dan pengharapan baru dalam menyongsong tahun 2026.
    Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memasuki tahun baru dengan semangat kebersamaan, menjaga kesehatan, serta menumbuhkan optimisme demi kehidupan yang lebih harmonis dan penuh keberkahan.

  • Sambut Natal dan Tahun Baru, Irjen Sandi Nugroho Ajak Perkuat Persaudaraan Dengan Semangat Kebersamaan

    Sambut Natal dan Tahun Baru, Irjen Sandi Nugroho Ajak Perkuat Persaudaraan Dengan Semangat Kebersamaan

    Jakarta — Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho, menyampaikan ucapan Selamat Hari Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026 kepada seluruh masyarakat Indonesia.
    Dalam pesannya, Irjen Pol. Sandi Nugroho berharap perayaan Natal membawa damai dan kasih yang mempererat persaudaraan, sekaligus menjadi sumber kekuatan dan pengharapan baru dalam menyongsong tahun 2026.
    Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memasuki tahun baru dengan semangat kebersamaan, menjaga kesehatan, serta menumbuhkan optimisme demi kehidupan yang lebih harmonis dan penuh keberkahan.

  • Polri Larang Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026, Minta Masyarakat Alihkan ke Aktivitas Sosial

    Polri Larang Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026, Minta Masyarakat Alihkan ke Aktivitas Sosial

    Polri Larang Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026 Minta Masyarakat Alihkan ke Aktivitas Sosial

     

    Perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 dipastikan berlangsung tanpa pesta kembang api. Polri secara tegas tidak memberikan izin penyelenggaraan kembang api yang lazim digelar saat penutupan tahun.

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan keputusan tersebut langsung dari Mabes Polri. Ia menegaskan kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan situasi kebatinan nasional, khususnya solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana di Sumatera.

    “Yang jelas dari Mabes, kami tidak memberikan izin untuk perayaan kembang api yang biasa dilaksanakan di tutup tahun,” kata Kapolri saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (23/12/2025) mengutip Antara.

    Terkait pengawasan dan penindakan di lapangan, Kapolri menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing kepolisian daerah. Setiap Polda diberi kewenangan mengatur razia maupun sanksi sesuai kondisi wilayahnya.

    Kapolri juga mengajak masyarakat mengalihkan euforia tahun baru ke aktivitas yang lebih bernilai sosial dan kemanusiaan. Salah satunya mendoakan warga yang tengah berjuang menghadapi dampak bencana alam.

    “Kami tidak memberikan rekomendasi untuk penggunaan kembang api akhir tahun karena kita tahu situasi saat ini semuanya sedang menghadapi situasi yang kita merasakan suasana kebatinan yang sama,” ujarnya.

    “Dan kita sama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang sekarang terdampak bencana di Sumatera.”

    234 Ribu Personel Disiagakan Selama Nataru

    Dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polri mengerahkan kekuatan besar. Sebanyak 234.000 personel disiagakan di berbagai titik pelayanan, pengamanan, dan pos terpadu di seluruh Indonesia.

    Pos terpadu akan diisi lintas institusi, termasuk Kementerian Perhubungan dan TNI, guna memastikan layanan berjalan terintegrasi dan responsif terhadap potensi gangguan.

    “Sehingga kemudian dalam kegiatannya bisa terintegrasi dan sinergisitas dalam menghadapi permasalahan-permasalahan yang ada,” kata Kapolri.

    Jakarta dan Ancol Kompak Tanpa Kembang Api

    Kebijakan tanpa kembang api juga diterapkan di Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan bahwa perayaan pergantian tahun di ibu kota akan digelar sederhana tanpa pertunjukan kembang api.

     

    “Pak Gubernur mengatakan tahun baru ini tidak ada kembang api. Supaya tidak ada kesan kita bermewah-mewah,” ujarnya.

    Langkah serupa diambil manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Kawasan wisata tersebut memutuskan meniadakan kembang api sebagai bentuk empati dan duka cita atas bencana yang melanda Sumatera.

    Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, menyebut keputusan itu diambil agar malam tahun baru dapat dimaknai lebih dalam, selaras dengan semangat solidaritas nasional.

  • Polri Larang Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026, Minta Masyarakat Alihkan ke Aktivitas Sosial

    Polri Larang Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026, Minta Masyarakat Alihkan ke Aktivitas Sosial

    Polri Larang Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026, Minta Masyarakat Alihkan ke Aktivitas Sosial

    Polri Larang Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026 Minta Masyarakat Alihkan ke Aktivitas Sosial

     

    Perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 dipastikan berlangsung tanpa pesta kembang api. Polri secara tegas tidak memberikan izin penyelenggaraan kembang api yang lazim digelar saat penutupan tahun.

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan keputusan tersebut langsung dari Mabes Polri. Ia menegaskan kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan situasi kebatinan nasional, khususnya solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana di Sumatera.

    “Yang jelas dari Mabes, kami tidak memberikan izin untuk perayaan kembang api yang biasa dilaksanakan di tutup tahun,” kata Kapolri saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (23/12/2025) mengutip Antara.

    Terkait pengawasan dan penindakan di lapangan, Kapolri menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing kepolisian daerah. Setiap Polda diberi kewenangan mengatur razia maupun sanksi sesuai kondisi wilayahnya.

    Kapolri juga mengajak masyarakat mengalihkan euforia tahun baru ke aktivitas yang lebih bernilai sosial dan kemanusiaan. Salah satunya mendoakan warga yang tengah berjuang menghadapi dampak bencana alam.

    “Kami tidak memberikan rekomendasi untuk penggunaan kembang api akhir tahun karena kita tahu situasi saat ini semuanya sedang menghadapi situasi yang kita merasakan suasana kebatinan yang sama,” ujarnya.

    “Dan kita sama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang sekarang terdampak bencana di Sumatera.”

    234 Ribu Personel Disiagakan Selama Nataru

    Dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polri mengerahkan kekuatan besar. Sebanyak 234.000 personel disiagakan di berbagai titik pelayanan, pengamanan, dan pos terpadu di seluruh Indonesia.

    Pos terpadu akan diisi lintas institusi, termasuk Kementerian Perhubungan dan TNI, guna memastikan layanan berjalan terintegrasi dan responsif terhadap potensi gangguan.

    “Sehingga kemudian dalam kegiatannya bisa terintegrasi dan sinergisitas dalam menghadapi permasalahan-permasalahan yang ada,” kata Kapolri.

    Jakarta dan Ancol Kompak Tanpa Kembang Api

    Kebijakan tanpa kembang api juga diterapkan di Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan bahwa perayaan pergantian tahun di ibu kota akan digelar sederhana tanpa pertunjukan kembang api.

     

    “Pak Gubernur mengatakan tahun baru ini tidak ada kembang api. Supaya tidak ada kesan kita bermewah-mewah,” ujarnya.

    Langkah serupa diambil manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Kawasan wisata tersebut memutuskan meniadakan kembang api sebagai bentuk empati dan duka cita atas bencana yang melanda Sumatera.

    Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, menyebut keputusan itu diambil agar malam tahun baru dapat dimaknai lebih dalam, selaras dengan semangat solidaritas nasional.

  • Polri Larang Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026, Minta Masyarakat Alihkan ke Aktivitas Sosial

    Polri Larang Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026, Minta Masyarakat Alihkan ke Aktivitas Sosial

    Polri Larang Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026, Minta Masyarakat Alihkan ke Aktivitas Sosial

    Polri Larang Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026 Minta Masyarakat Alihkan ke Aktivitas Sosial

     

    Perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 dipastikan berlangsung tanpa pesta kembang api. Polri secara tegas tidak memberikan izin penyelenggaraan kembang api yang lazim digelar saat penutupan tahun.

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan keputusan tersebut langsung dari Mabes Polri. Ia menegaskan kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan situasi kebatinan nasional, khususnya solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana di Sumatera.

    “Yang jelas dari Mabes, kami tidak memberikan izin untuk perayaan kembang api yang biasa dilaksanakan di tutup tahun,” kata Kapolri saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (23/12/2025) mengutip Antara.

    Terkait pengawasan dan penindakan di lapangan, Kapolri menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing kepolisian daerah. Setiap Polda diberi kewenangan mengatur razia maupun sanksi sesuai kondisi wilayahnya.

    Kapolri juga mengajak masyarakat mengalihkan euforia tahun baru ke aktivitas yang lebih bernilai sosial dan kemanusiaan. Salah satunya mendoakan warga yang tengah berjuang menghadapi dampak bencana alam.

    “Kami tidak memberikan rekomendasi untuk penggunaan kembang api akhir tahun karena kita tahu situasi saat ini semuanya sedang menghadapi situasi yang kita merasakan suasana kebatinan yang sama,” ujarnya.

    “Dan kita sama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang sekarang terdampak bencana di Sumatera.”

    234 Ribu Personel Disiagakan Selama Nataru

    Dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polri mengerahkan kekuatan besar. Sebanyak 234.000 personel disiagakan di berbagai titik pelayanan, pengamanan, dan pos terpadu di seluruh Indonesia.

    Pos terpadu akan diisi lintas institusi, termasuk Kementerian Perhubungan dan TNI, guna memastikan layanan berjalan terintegrasi dan responsif terhadap potensi gangguan.

    “Sehingga kemudian dalam kegiatannya bisa terintegrasi dan sinergisitas dalam menghadapi permasalahan-permasalahan yang ada,” kata Kapolri.

    Jakarta dan Ancol Kompak Tanpa Kembang Api

    Kebijakan tanpa kembang api juga diterapkan di Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan bahwa perayaan pergantian tahun di ibu kota akan digelar sederhana tanpa pertunjukan kembang api.

     

    “Pak Gubernur mengatakan tahun baru ini tidak ada kembang api. Supaya tidak ada kesan kita bermewah-mewah,” ujarnya.

    Langkah serupa diambil manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Kawasan wisata tersebut memutuskan meniadakan kembang api sebagai bentuk empati dan duka cita atas bencana yang melanda Sumatera.

    Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, menyebut keputusan itu diambil agar malam tahun baru dapat dimaknai lebih dalam, selaras dengan semangat solidaritas nasional.