slot77smm panel murahKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorkencang77Daily News Sumut 35001Daily News Sumut 35002Daily News Sumut 35003Daily News Sumut 35004Daily News Sumut 35005Daily News Sumut 35006Daily News Sumut 35007Daily News Sumut 35008Daily News Sumut 35009Daily News Sumut 35010Daily News Sumut 35011Daily News Sumut 35012Daily News Sumut 35013Daily News Sumut 35014Daily News Sumut 35015Daily News Sumut 35016Daily News Sumut 35017Daily News Sumut 35018Daily News Sumut 35019Daily News Sumut 35020perbandingan jili dan pgsoftwild bandito dan dragon hatchsabung ayam digitalai membaca perilaku pemaindata sesi pendek game digitalprovider game tema lokaldesain ringan game mobiletren visual asia game digitalhiburan online mobile harianplatform game digital personalisasisabung ayam digital live gameevolution dan pragmatic playformat hiburan dinamisai rekomendasi konten gamemahjong ways lucky neko fortune tigerprovider game digital stabilsabung ayam digital budaya lamakonten game online visual ritmepengalaman pemain mobiledata pengguna platform game modernritme visual Mahjong Wayssistem AI prediktif game onlinescatter dalam pengalaman visual gameRTP Live permainan digitalanimasi PGSOFT game mobiledesain cepat Fortune Tigerdata harian pemain gamingvolatilitas game digital modernefek suara game mobilealgoritma game berbasis datawarna cerah Sweet BonanzaAI analytics platform gamepola scatter game onlineRTP harian sistem game digitalanimasi halus PGSOFT premiumsimbol visual Gates of Olympusreal-time system game onlinevolatilitas tinggi permainan dinamisdesain mobile game ringandata mikro game onlinemahjong ways pola visual mudah dipahami pemainpgsoft modern game berbasis data dinamisrtp live volatilitas karakter game digitalai gaming platform digital semakin adaptifalgoritma adaptif game online berbasis datadata temporal karakter permainan digitalinfrastruktur digital platform gaming modernindustri game mobile personal responsiftren gaming global analitik ai digitalekosistem game digital pembacaan data modernsabung ayam digital game onlineai platform membaca momen aktif pemaindata pemain tema game interaktif moderninteraksi mobile perkembangan game digitalmahjong ways fortune tiger visualtransformasi hiburan tradisional digital interaktifplatform online data desain cerita pemainpemain game digital tampilan ringansabung ayam digital peralihan budayaprovider game perilaku harian fiturpgsoft pragmatic play desain visualmahjong ways sweet bonanza ritme visualprovider game digital animasi respons platformpgsoft jili habanero interaksi penggunadesain antarmuka game online loyalitasperubahan visual mahjong ways digitalpragmatic play pgsoft narasi temajili spadegaming karakter lokal cepatgame digital bertema asia visualprovider game modern data fiturdata bahasa baru game online modernrtp dinamis performa game digitalpgsoft modernisasi ai permainan digitalmahjong ways visual interaksi pemaincaptains bounty pola aktivitas pemaincaishen wins struktur simbol visualsabung ayam digital hiburan interaktifgrafik real time rtp liveperubahan perilaku pemain game digitalteknologi data ai platform gamedata pemain arah game onlineai platform game digital adaptifsabung ayam digital ruang onlinesabung ayam digital tren interaktifpergeseran minat pemain platform onlinepergeseran hiburan online format digitalperilaku pemain interaksi platform gamedata visual perubahan game digitalplatform game modern analisis adaptiftren data interaktif hiburan digital

Blog

  • Kapolda Metro Jaya Dan Wakapolda Cek Fasilitas Operasional SPPG Polri Di Palmerah

    Kapolda Metro Jaya Dan Wakapolda Cek Fasilitas Operasional SPPG Polri Di Palmerah

    Kapolda Metro Jaya Dan Wakapolda Cek Fasilitas Operasional SPPG Polri Di Palmerah

    Jakarta — Kapolda Metro Jaya bersama Wakapolda Metro Jaya melakukan pengecekan fasilitas dan operasional di SPPG Polri Palmerah, Jakarta Barat, pada Kamis, 27 November 2025 pukul 11.30 WIB.

    Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana prasarana serta kualitas pelayanan yang diberikan SPPG dalam mendukung tugas kepolisian. Dalam pengecekan tersebut, Kapolda dan Wakapolda meninjau sejumlah fasilitas utama serta memberikan arahan terkait peningkatan kinerja dan pelayanan publik.

    Turut hadir dalam kegiatan ini Irwasda Polda Metro Jaya, Karorena Polda Metro Jaya, serta Kapolres Metro Jakarta Barat. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polda Metro Jaya dalam meningkatkan profesionalisme dan mutu pelayanan kepada masyarakat.

  • Detik-detik Ayah Tiri Bunuh Alvaro Terungkap di Prarekonstruksi

    Detik-detik Ayah Tiri Bunuh Alvaro Terungkap di Prarekonstruksi

    Jakarta – Polisi menggelar prarekonstruksi kasus tewasnya bocah Alvaro Kiano Nugroho (6) oleh ayah tirinya, Alex Iskandar (AI). Prarekonstruksi digelar guna membuat terang suatu peristiwa.
    “Pelaksanaan prarekonstruksi ini dilaksanakan untuk mengetahui dan membuat terang suatu peristiwa,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Kamis (27/11/2025).

    Prarekonstruksi digelar pada Jumat (21/11) lalu setelah tersangka dimintai keterangan. Dalam video tersebut, diperlihatkan rumah pelaku yang menjadi tempat pembunuhan Alvaro.

    Pelaku mengambil sebuah handuk berwarna coklat dari tempatnya. Kemudian membekap Alvaro dalam keadaan telentang di lantai beberapa saat.

    Kemudian setelah Alvaro dilihat pelaku tak bergerak, langsung dibawa ke garasi mobil. Alvaro ditaruh tergeletak di belakang mobil miliknya.

    Setelah beberapa hari, pelaku kemudian membawa jenazah Alvaro untuk dibuang. Jenazah ditaruh di bangku tengah dan pelaku membawanya dengan mobil.

    Sebelumnya, bocah Alvaro Kiano Nugroho (6) sempat diiming-imingi makanan dan mainan oleh ayah tiri Alvaro, Alex Iskandar (AI), sebelum diculik. Saat itu Alvaro sedang berada di masjid.

    “AKN karena sudah kenal dengan AI karena ini merupakan ayah tirinya dan selanjutnya karena AI juga menjanjikan AKN untuk bersama-sama dengan dia keluar untuk mau membeli mainan dan makanan,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan di kantornya.

    Kemudian, mereka berdua pergi dari masjid tersebut. Di tengah perjalanan, tersangka mengajak Alvaro ke rumahnya dengan dalih membersihkan diri.

    “Sampai di rumah itulah, karena AKN ini rewel dan nangis ingin pulang, dan mainan yang dijanjikan itu tidak kunjung ada, belum dibeli. Akhirnya dari situlah karena AKN rewel, nangis, akhirnya keluar dari situ,” tuturnya.

    Tersangka kemudian menyekap Alvaro dengan handuk. Alvaro juga dicekik serta ditindih oleh tersangka selama tiga menit hingga tak bergerak.

  • Detik-detik Ayah Tiri Bunuh Alvaro Terungkap di Prarekonstruksi

    Detik-detik Ayah Tiri Bunuh Alvaro Terungkap di Prarekonstruksi

    Detik-detik Ayah Tiri Bunuh Alvaro Terungkap di Prarekonstruksi

    Jakarta – Polisi menggelar prarekonstruksi kasus tewasnya bocah Alvaro Kiano Nugroho (6) oleh ayah tirinya, Alex Iskandar (AI). Prarekonstruksi digelar guna membuat terang suatu peristiwa.
    “Pelaksanaan prarekonstruksi ini dilaksanakan untuk mengetahui dan membuat terang suatu peristiwa,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Kamis (27/11/2025).

    Prarekonstruksi digelar pada Jumat (21/11) lalu setelah tersangka dimintai keterangan. Dalam video tersebut, diperlihatkan rumah pelaku yang menjadi tempat pembunuhan Alvaro.

    Pelaku mengambil sebuah handuk berwarna coklat dari tempatnya. Kemudian membekap Alvaro dalam keadaan telentang di lantai beberapa saat.

    Kemudian setelah Alvaro dilihat pelaku tak bergerak, langsung dibawa ke garasi mobil. Alvaro ditaruh tergeletak di belakang mobil miliknya.

    Setelah beberapa hari, pelaku kemudian membawa jenazah Alvaro untuk dibuang. Jenazah ditaruh di bangku tengah dan pelaku membawanya dengan mobil.

    Sebelumnya, bocah Alvaro Kiano Nugroho (6) sempat diiming-imingi makanan dan mainan oleh ayah tiri Alvaro, Alex Iskandar (AI), sebelum diculik. Saat itu Alvaro sedang berada di masjid.

    “AKN karena sudah kenal dengan AI karena ini merupakan ayah tirinya dan selanjutnya karena AI juga menjanjikan AKN untuk bersama-sama dengan dia keluar untuk mau membeli mainan dan makanan,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan di kantornya.

    Kemudian, mereka berdua pergi dari masjid tersebut. Di tengah perjalanan, tersangka mengajak Alvaro ke rumahnya dengan dalih membersihkan diri.

    “Sampai di rumah itulah, karena AKN ini rewel dan nangis ingin pulang, dan mainan yang dijanjikan itu tidak kunjung ada, belum dibeli. Akhirnya dari situlah karena AKN rewel, nangis, akhirnya keluar dari situ,” tuturnya.

    Tersangka kemudian menyekap Alvaro dengan handuk. Alvaro juga dicekik serta ditindih oleh tersangka selama tiga menit hingga tak bergerak.

  • Detik-detik Ayah Tiri Bunuh Alvaro Terungkap di Prarekonstruksi

    Detik-detik Ayah Tiri Bunuh Alvaro Terungkap di Prarekonstruksi

    Detik-detik Ayah Tiri Bunuh Alvaro Terungkap di Prarekonstruksi

    Jakarta – Polisi menggelar prarekonstruksi kasus tewasnya bocah Alvaro Kiano Nugroho (6) oleh ayah tirinya, Alex Iskandar (AI). Prarekonstruksi digelar guna membuat terang suatu peristiwa.
    “Pelaksanaan prarekonstruksi ini dilaksanakan untuk mengetahui dan membuat terang suatu peristiwa,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Kamis (27/11/2025).

    Prarekonstruksi digelar pada Jumat (21/11) lalu setelah tersangka dimintai keterangan. Dalam video tersebut, diperlihatkan rumah pelaku yang menjadi tempat pembunuhan Alvaro.

    Pelaku mengambil sebuah handuk berwarna coklat dari tempatnya. Kemudian membekap Alvaro dalam keadaan telentang di lantai beberapa saat.

    Kemudian setelah Alvaro dilihat pelaku tak bergerak, langsung dibawa ke garasi mobil. Alvaro ditaruh tergeletak di belakang mobil miliknya.

    Setelah beberapa hari, pelaku kemudian membawa jenazah Alvaro untuk dibuang. Jenazah ditaruh di bangku tengah dan pelaku membawanya dengan mobil.

    Sebelumnya, bocah Alvaro Kiano Nugroho (6) sempat diiming-imingi makanan dan mainan oleh ayah tiri Alvaro, Alex Iskandar (AI), sebelum diculik. Saat itu Alvaro sedang berada di masjid.

    “AKN karena sudah kenal dengan AI karena ini merupakan ayah tirinya dan selanjutnya karena AI juga menjanjikan AKN untuk bersama-sama dengan dia keluar untuk mau membeli mainan dan makanan,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan di kantornya.

    Kemudian, mereka berdua pergi dari masjid tersebut. Di tengah perjalanan, tersangka mengajak Alvaro ke rumahnya dengan dalih membersihkan diri.

    “Sampai di rumah itulah, karena AKN ini rewel dan nangis ingin pulang, dan mainan yang dijanjikan itu tidak kunjung ada, belum dibeli. Akhirnya dari situlah karena AKN rewel, nangis, akhirnya keluar dari situ,” tuturnya.

    Tersangka kemudian menyekap Alvaro dengan handuk. Alvaro juga dicekik serta ditindih oleh tersangka selama tiga menit hingga tak bergerak.

  • Disaat  Tangis Penyandang Disabilitas Ini Pecah dalam Pelukan Polisi

    Disaat  Tangis Penyandang Disabilitas Ini Pecah dalam Pelukan Polisi

    Disaat  Tangis Penyandang Disabilitas Ini Pecah dalam Pelukan Polisi

    Blitar – Para undangan yang hadir di Pendopo Ronggo Hadinegoro Pemkab Blitar terpana. Seorang wanita difabel tiba-tiba bicara lantang soal kepedulian Kapolres Blitar.

    Saking semangatnya dia bercerita, tubuhnya lemah dan terkulai lemas merosot dari kursi rodanya. Walaupun begitu, dia tetap semangat bercerita, bagaimana AKBP Budi Hermanto membantu kawan-kawan difabelnya.


    “Beliau berbagi di seluruh nusantara. Tidak hanya tempat di mana beliau bertugas. Saya sangat bangga pada beliau, saya bangga pada beliau,” teriak Eka Wulandari histeris di belakang stage pendopo Pemkab Blitar, Sabtu (15/2/2020).

    Mendengar ucapan wanita berhijab itu, semua yang di dekatnya tak kuasa menahan air mata. Termasuk Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto yang mendekat dan merangkul Eka. Buher panggilan akrab kapolres, terus menyeka air mata sambil membimbing Eka masuk ke dalam ruang tamu pendopo.

    Eka merupakan satu di antara penyandang disabilitas Yayasan Ganesha Batu. Dia dan beberapa temannya, pernah mendapat sentuhan kepedulian Buher ketika menjabat sebagai Kapolres Batu.

    Hari ini, Eka turut diundang ke Blitar untuk bertemu sesama penyandang difabel yang menerima bantuan kursi roda, brace dan Al Quran braile. Bentuk kepedulian kapolres inilah rupanya yang terpatri di jiwa penyandang difabel ini.

    Tangis Eka pecah, ketika Buher menggendongnya keluar pendopo untuk masuk mobil rombongannya kembali pulang ke Batu. Pemandangan ini, membuat hampir semua yang melihat tak kuasa membendung air mata.

    “Kaum difabel ini merupakan warga kita juga. Saudara-saudara kita juga. Kita bangun teori berkomunikasi, koordinasi dan kolaborasi. Nah di Blitar Berbagi Senyum, bukan karena kita mampu. Tapi saya harap mulai sekarang dari diri kita sendiri, mulai peduli dengan mereka. Jangan malu dengan keberadaan mereka. Tapi mari kita gandeng agar dapat berjalan bersama-sama. Untuk itu kesempurnaan yang saat ini kita miliki harus dipergunakan sebaik mungkin untuk membantu sesama,” tutur Buher kepada wartawan.

    Buher berharap, apa yang telah dimulainya akan diteruskan baik oleh Pemkab Blitar, maupun kapolres baru yang menggantikannya. Buher sendiri akan menjalani tugas baru sebagai Wadirresnarkoba Polda Kalsel.

  • Disaat  Tangis Penyandang Disabilitas Ini Pecah dalam Pelukan Polisi

    Disaat  Tangis Penyandang Disabilitas Ini Pecah dalam Pelukan Polisi

    Disaat  Tangis Penyandang Disabilitas Ini Pecah dalam Pelukan Polisi

    Blitar – Para undangan yang hadir di Pendopo Ronggo Hadinegoro Pemkab Blitar terpana. Seorang wanita difabel tiba-tiba bicara lantang soal kepedulian Kapolres Blitar.

    Saking semangatnya dia bercerita, tubuhnya lemah dan terkulai lemas merosot dari kursi rodanya. Walaupun begitu, dia tetap semangat bercerita, bagaimana AKBP Budi Hermanto membantu kawan-kawan difabelnya.


    “Beliau berbagi di seluruh nusantara. Tidak hanya tempat di mana beliau bertugas. Saya sangat bangga pada beliau, saya bangga pada beliau,” teriak Eka Wulandari histeris di belakang stage pendopo Pemkab Blitar, Sabtu (15/2/2020).

    Mendengar ucapan wanita berhijab itu, semua yang di dekatnya tak kuasa menahan air mata. Termasuk Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto yang mendekat dan merangkul Eka. Buher panggilan akrab kapolres, terus menyeka air mata sambil membimbing Eka masuk ke dalam ruang tamu pendopo.

    Eka merupakan satu di antara penyandang disabilitas Yayasan Ganesha Batu. Dia dan beberapa temannya, pernah mendapat sentuhan kepedulian Buher ketika menjabat sebagai Kapolres Batu.

    Hari ini, Eka turut diundang ke Blitar untuk bertemu sesama penyandang difabel yang menerima bantuan kursi roda, brace dan Al Quran braile. Bentuk kepedulian kapolres inilah rupanya yang terpatri di jiwa penyandang difabel ini.

    Tangis Eka pecah, ketika Buher menggendongnya keluar pendopo untuk masuk mobil rombongannya kembali pulang ke Batu. Pemandangan ini, membuat hampir semua yang melihat tak kuasa membendung air mata.

    “Kaum difabel ini merupakan warga kita juga. Saudara-saudara kita juga. Kita bangun teori berkomunikasi, koordinasi dan kolaborasi. Nah di Blitar Berbagi Senyum, bukan karena kita mampu. Tapi saya harap mulai sekarang dari diri kita sendiri, mulai peduli dengan mereka. Jangan malu dengan keberadaan mereka. Tapi mari kita gandeng agar dapat berjalan bersama-sama. Untuk itu kesempurnaan yang saat ini kita miliki harus dipergunakan sebaik mungkin untuk membantu sesama,” tutur Buher kepada wartawan.

    Buher berharap, apa yang telah dimulainya akan diteruskan baik oleh Pemkab Blitar, maupun kapolres baru yang menggantikannya. Buher sendiri akan menjalani tugas baru sebagai Wadirresnarkoba Polda Kalsel.

  • Disaat  Tangis Penyandang Disabilitas Ini Pecah dalam Pelukan Polisi

    Disaat  Tangis Penyandang Disabilitas Ini Pecah dalam Pelukan Polisi

    Disaat  Tangis Penyandang Disabilitas Ini Pecah dalam Pelukan Polisi

    Blitar – Para undangan yang hadir di Pendopo Ronggo Hadinegoro Pemkab Blitar terpana. Seorang wanita difabel tiba-tiba bicara lantang soal kepedulian Kapolres Blitar.

    Saking semangatnya dia bercerita, tubuhnya lemah dan terkulai lemas merosot dari kursi rodanya. Walaupun begitu, dia tetap semangat bercerita, bagaimana AKBP Budi Hermanto membantu kawan-kawan difabelnya.


    “Beliau berbagi di seluruh nusantara. Tidak hanya tempat di mana beliau bertugas. Saya sangat bangga pada beliau, saya bangga pada beliau,” teriak Eka Wulandari histeris di belakang stage pendopo Pemkab Blitar, Sabtu (15/2/2020).

    Mendengar ucapan wanita berhijab itu, semua yang di dekatnya tak kuasa menahan air mata. Termasuk Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto yang mendekat dan merangkul Eka. Buher panggilan akrab kapolres, terus menyeka air mata sambil membimbing Eka masuk ke dalam ruang tamu pendopo.

    Eka merupakan satu di antara penyandang disabilitas Yayasan Ganesha Batu. Dia dan beberapa temannya, pernah mendapat sentuhan kepedulian Buher ketika menjabat sebagai Kapolres Batu.

    Hari ini, Eka turut diundang ke Blitar untuk bertemu sesama penyandang difabel yang menerima bantuan kursi roda, brace dan Al Quran braile. Bentuk kepedulian kapolres inilah rupanya yang terpatri di jiwa penyandang difabel ini.

    Tangis Eka pecah, ketika Buher menggendongnya keluar pendopo untuk masuk mobil rombongannya kembali pulang ke Batu. Pemandangan ini, membuat hampir semua yang melihat tak kuasa membendung air mata.

    “Kaum difabel ini merupakan warga kita juga. Saudara-saudara kita juga. Kita bangun teori berkomunikasi, koordinasi dan kolaborasi. Nah di Blitar Berbagi Senyum, bukan karena kita mampu. Tapi saya harap mulai sekarang dari diri kita sendiri, mulai peduli dengan mereka. Jangan malu dengan keberadaan mereka. Tapi mari kita gandeng agar dapat berjalan bersama-sama. Untuk itu kesempurnaan yang saat ini kita miliki harus dipergunakan sebaik mungkin untuk membantu sesama,” tutur Buher kepada wartawan.

    Buher berharap, apa yang telah dimulainya akan diteruskan baik oleh Pemkab Blitar, maupun kapolres baru yang menggantikannya. Buher sendiri akan menjalani tugas baru sebagai Wadirresnarkoba Polda Kalsel.

  • Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto

    Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto

    Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto

    Langkah AKBP Budi Hermanto untuk mengemban jabatan baru sebagai Wadirresnarkoba Polda Kalsel, terasa berat. Bukan tak amanah, namun begitu banyak kenangan yang harus ditinggalkan di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Meski hanya menjabat empat bulan sebagai Kapolres Blitar, sosok Buher, sapaan lulusan Akpol tahun 2000 ini, mampu memberikan kesan mendalam bagi masyarakat dan pemerintah setempat. “Jika boleh memilih kami sangat berharap Kapolres Buher masih di Blitar. Namun kariernya harus terus naik. Kami doakan sukses di tempat yang baru,” ujar Bupati Blitar, Rijanto pada acara Blitar Berbagi Senyum, Sabtu (15/2).

    Blitar Berbagi Senyum merupakan acara yang digelar Polres Blitar yang berisi penyerahan Alquran Braile, kursi roda, kaki palsu, dan brace bagi kaum disabilitas. Acara ini merupakan salah satu rangkaian perpisahan Buher. Terasa spesial karena dihadiri putri Wakil Presiden RI, Siti Nur Azizah Ma’ruf bersama suaminya, Muhammad Rapsel Ali, dari Komisi VIII DPR RI. “Melihat kepedulian dan keberhasilannya membina kaum disabilitas di Blitar, kita berharap akan lahir pejabat-pejabat lain seperti Buher,” puji Azizah. Kapolres Blitar di tangan AKBP Buher memang berhasil membina kaum disabilitas di daerah tersebut. Mereka yang selama dipandang sebelah mata, mampu dilatih untuk menghasilkan karya bernilai ekonomi. Batik percik karya kaum disabilitas binaan kini sukses menembus pasar internasional.

    “Bagi kami AKBP Buher adalah sosok polisi langka. Tak banyak yang punya kepedulian seperti dia. Misi kami sama dengan beliau, membina kaum disabilitas yang selama ini kurang mendapat perhatian,” tutur Ali Sadikin dari Kick Andy Foundation. Usai acara Blitar Berbagi Senyum, suasana haru terlihat saat sejumlah penyandang disabilitas mengucapkan salam perpisahan untuk Buher dan istri. Semakin emosional saat Buher bersedia memenuhi permintaan seorang anak ingin digendong menuju kendaraan yang membawanya pulang.

    “Doa kami untuk Pak Kapolres semoga sukses di tempat yang baru. Kami tak akan pernah melupakan kebaikan dan perhatian selama beliau menjabat,” ungkap seorang penyandang disabilitas

  • Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto

    Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto

    Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto

    Langkah AKBP Budi Hermanto untuk mengemban jabatan baru sebagai Wadirresnarkoba Polda Kalsel, terasa berat. Bukan tak amanah, namun begitu banyak kenangan yang harus ditinggalkan di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Meski hanya menjabat empat bulan sebagai Kapolres Blitar, sosok Buher, sapaan lulusan Akpol tahun 2000 ini, mampu memberikan kesan mendalam bagi masyarakat dan pemerintah setempat. “Jika boleh memilih kami sangat berharap Kapolres Buher masih di Blitar. Namun kariernya harus terus naik. Kami doakan sukses di tempat yang baru,” ujar Bupati Blitar, Rijanto pada acara Blitar Berbagi Senyum, Sabtu (15/2).

    Blitar Berbagi Senyum merupakan acara yang digelar Polres Blitar yang berisi penyerahan Alquran Braile, kursi roda, kaki palsu, dan brace bagi kaum disabilitas. Acara ini merupakan salah satu rangkaian perpisahan Buher. Terasa spesial karena dihadiri putri Wakil Presiden RI, Siti Nur Azizah Ma’ruf bersama suaminya, Muhammad Rapsel Ali, dari Komisi VIII DPR RI. “Melihat kepedulian dan keberhasilannya membina kaum disabilitas di Blitar, kita berharap akan lahir pejabat-pejabat lain seperti Buher,” puji Azizah. Kapolres Blitar di tangan AKBP Buher memang berhasil membina kaum disabilitas di daerah tersebut. Mereka yang selama dipandang sebelah mata, mampu dilatih untuk menghasilkan karya bernilai ekonomi. Batik percik karya kaum disabilitas binaan kini sukses menembus pasar internasional.

    “Bagi kami AKBP Buher adalah sosok polisi langka. Tak banyak yang punya kepedulian seperti dia. Misi kami sama dengan beliau, membina kaum disabilitas yang selama ini kurang mendapat perhatian,” tutur Ali Sadikin dari Kick Andy Foundation. Usai acara Blitar Berbagi Senyum, suasana haru terlihat saat sejumlah penyandang disabilitas mengucapkan salam perpisahan untuk Buher dan istri. Semakin emosional saat Buher bersedia memenuhi permintaan seorang anak ingin digendong menuju kendaraan yang membawanya pulang.

    “Doa kami untuk Pak Kapolres semoga sukses di tempat yang baru. Kami tak akan pernah melupakan kebaikan dan perhatian selama beliau menjabat,” ungkap seorang penyandang disabilitas

  • Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto

    Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto

    Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto

    Langkah AKBP Budi Hermanto untuk mengemban jabatan baru sebagai Wadirresnarkoba Polda Kalsel, terasa berat. Bukan tak amanah, namun begitu banyak kenangan yang harus ditinggalkan di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Meski hanya menjabat empat bulan sebagai Kapolres Blitar, sosok Buher, sapaan lulusan Akpol tahun 2000 ini, mampu memberikan kesan mendalam bagi masyarakat dan pemerintah setempat. “Jika boleh memilih kami sangat berharap Kapolres Buher masih di Blitar. Namun kariernya harus terus naik. Kami doakan sukses di tempat yang baru,” ujar Bupati Blitar, Rijanto pada acara Blitar Berbagi Senyum, Sabtu (15/2).

    Blitar Berbagi Senyum merupakan acara yang digelar Polres Blitar yang berisi penyerahan Alquran Braile, kursi roda, kaki palsu, dan brace bagi kaum disabilitas. Acara ini merupakan salah satu rangkaian perpisahan Buher. Terasa spesial karena dihadiri putri Wakil Presiden RI, Siti Nur Azizah Ma’ruf bersama suaminya, Muhammad Rapsel Ali, dari Komisi VIII DPR RI. “Melihat kepedulian dan keberhasilannya membina kaum disabilitas di Blitar, kita berharap akan lahir pejabat-pejabat lain seperti Buher,” puji Azizah. Kapolres Blitar di tangan AKBP Buher memang berhasil membina kaum disabilitas di daerah tersebut. Mereka yang selama dipandang sebelah mata, mampu dilatih untuk menghasilkan karya bernilai ekonomi. Batik percik karya kaum disabilitas binaan kini sukses menembus pasar internasional.

    “Bagi kami AKBP Buher adalah sosok polisi langka. Tak banyak yang punya kepedulian seperti dia. Misi kami sama dengan beliau, membina kaum disabilitas yang selama ini kurang mendapat perhatian,” tutur Ali Sadikin dari Kick Andy Foundation. Usai acara Blitar Berbagi Senyum, suasana haru terlihat saat sejumlah penyandang disabilitas mengucapkan salam perpisahan untuk Buher dan istri. Semakin emosional saat Buher bersedia memenuhi permintaan seorang anak ingin digendong menuju kendaraan yang membawanya pulang.

    “Doa kami untuk Pak Kapolres semoga sukses di tempat yang baru. Kami tak akan pernah melupakan kebaikan dan perhatian selama beliau menjabat,” ungkap seorang penyandang disabilitas