https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorkencang77https://www.zeverix.com/iphone-13-masih-layak-dibeli-di-2025-ini-jawaban-lengkapnyaBerita Dunia Online 89001Berita Dunia Online 89002Berita Dunia Online 89003Berita Dunia Online 89004Berita Dunia Online 89005Berita Dunia Online 89006Berita Dunia Online 89007Berita Dunia Online 89008Berita Dunia Online 89009Berita Dunia Online 89010Berita Dunia Online 89011Berita Dunia Online 89012Berita Dunia Online 89013Berita Dunia Online 89014Berita Dunia Online 89015Berita Dunia Online 89016Berita Dunia Online 89017Berita Dunia Online 89018Berita Dunia Online 89019Berita Dunia Online 89020Berita Dunia Online 89021Berita Dunia Online 89022Berita Dunia Online 89023Berita Dunia Online 89024Berita Dunia Online 89025Berita Dunia Online 89026Berita Dunia Online 89027Berita Dunia Online 89028Berita Dunia Online 89029Berita Dunia Online 89030Dunia Digital 79001Dunia Digital 79002Dunia Digital 79003Dunia Digital 79004Dunia Digital 79005Dunia Digital 79006Dunia Digital 79007Dunia Digital 79008Dunia Digital 79009Dunia Digital 79010Dunia Digital 79011Dunia Digital 79012Dunia Digital 79013Dunia Digital 79014Dunia Digital 79015Dunia Digital 79016Dunia Digital 79017Dunia Digital 79018Dunia Digital 79019Dunia Digital 79020Dunia Digital 79021Dunia Digital 79022Dunia Digital 79023Dunia Digital 79024Dunia Digital 79025Dunia Digital 79026Dunia Digital 79027Dunia Digital 79028Dunia Digital 79029Dunia Digital 79030News Dunia Digital 389021News Dunia Digital 389022News Dunia Digital 389023News Dunia Digital 389024News Dunia Digital 389025News Dunia Digital 389026News Dunia Digital 389027News Dunia Digital 389028News Dunia Digital 389029News Dunia Digital 389030News Dunia Digital 389031News Dunia Digital 389032News Dunia Digital 389033News Dunia Digital 389034News Dunia Digital 389035News Dunia Digital 389036News Dunia Digital 389037News Dunia Digital 389038News Dunia Digital 389039News Dunia Digital 389040Daily News Digital 870001Daily News Digital 870002Daily News Digital 870003Daily News Digital 870004Daily News Digital 870005Daily News Digital 870006Daily News Digital 870007Daily News Digital 870008Daily News Digital 870009Daily News Digital 870010Daily News Digital 870011Daily News Digital 870012Daily News Digital 870013Daily News Digital 870014Daily News Digital 870015Daily News Digital 870016Daily News Digital 870017Daily News Digital 870018Daily News Digital 870019Daily News Digital 870020Daily News Digital 870021Daily News Digital 870022Daily News Digital 870023Daily News Digital 870024Daily News Digital 870025Daily News Digital 870026Daily News Digital 870027Daily News Digital 870028Daily News Digital 870029Daily News Digital 870030Fatwah MUI Dunia Digital 630001Fatwah MUI Dunia Digital 630002Fatwah MUI Dunia Digital 630003Fatwah MUI Dunia Digital 630004Fatwah MUI Dunia Digital 630005Fatwah MUI Dunia Digital 630006Fatwah MUI Dunia Digital 630007Fatwah MUI Dunia Digital 630008Fatwah MUI Dunia Digital 630009Fatwah MUI Dunia Digital 630010Fatwah MUI Dunia Digital 630011Fatwah MUI Dunia Digital 630012Fatwah MUI Dunia Digital 630013Fatwah MUI Dunia Digital 630014Fatwah MUI Dunia Digital 630015Fatwah MUI Dunia Digital 630016Fatwah MUI Dunia Digital 630017Fatwah MUI Dunia Digital 630018Fatwah MUI Dunia Digital 630019Fatwah MUI Dunia Digital 630020Fatwah MUI Dunia Digital 630021Fatwah MUI Dunia Digital 630022Fatwah MUI Dunia Digital 630023Fatwah MUI Dunia Digital 630024Fatwah MUI Dunia Digital 630025Fatwah MUI Dunia Digital 630026Fatwah MUI Dunia Digital 630027Fatwah MUI Dunia Digital 630028Fatwah MUI Dunia Digital 630029Fatwah MUI Dunia Digital 630030
https://www.zeverix.comkencang77situs slot gacorkencang77https://www.zeverix.com/iphone-13-masih-layak-dibeli-di-2025-ini-jawaban-lengkapnyaBerita Dunia Online 89001Berita Dunia Online 89002Berita Dunia Online 89003Berita Dunia Online 89004Berita Dunia Online 89005Berita Dunia Online 89006Berita Dunia Online 89007Berita Dunia Online 89008Berita Dunia Online 89009Berita Dunia Online 89010Berita Dunia Online 89011Berita Dunia Online 89012Berita Dunia Online 89013Berita Dunia Online 89014Berita Dunia Online 89015Berita Dunia Online 89016Berita Dunia Online 89017Berita Dunia Online 89018Berita Dunia Online 89019Berita Dunia Online 89020Berita Dunia Online 89021Berita Dunia Online 89022Berita Dunia Online 89023Berita Dunia Online 89024Berita Dunia Online 89025Berita Dunia Online 89026Berita Dunia Online 89027Berita Dunia Online 89028Berita Dunia Online 89029Berita Dunia Online 89030Dunia Digital 79001Dunia Digital 79002Dunia Digital 79003Dunia Digital 79004Dunia Digital 79005Dunia Digital 79006Dunia Digital 79007Dunia Digital 79008Dunia Digital 79009Dunia Digital 79010Dunia Digital 79011Dunia Digital 79012Dunia Digital 79013Dunia Digital 79014Dunia Digital 79015Dunia Digital 79016Dunia Digital 79017Dunia Digital 79018Dunia Digital 79019Dunia Digital 79020Dunia Digital 79021Dunia Digital 79022Dunia Digital 79023Dunia Digital 79024Dunia Digital 79025Dunia Digital 79026Dunia Digital 79027Dunia Digital 79028Dunia Digital 79029Dunia Digital 79030News Dunia Digital 389021News Dunia Digital 389022News Dunia Digital 389023News Dunia Digital 389024News Dunia Digital 389025News Dunia Digital 389026News Dunia Digital 389027News Dunia Digital 389028News Dunia Digital 389029News Dunia Digital 389030News Dunia Digital 389031News Dunia Digital 389032News Dunia Digital 389033News Dunia Digital 389034News Dunia Digital 389035News Dunia Digital 389036News Dunia Digital 389037News Dunia Digital 389038News Dunia Digital 389039News Dunia Digital 389040Daily News Digital 870001Daily News Digital 870002Daily News Digital 870003Daily News Digital 870004Daily News Digital 870005Daily News Digital 870006Daily News Digital 870007Daily News Digital 870008Daily News Digital 870009Daily News Digital 870010Daily News Digital 870011Daily News Digital 870012Daily News Digital 870013Daily News Digital 870014Daily News Digital 870015Daily News Digital 870016Daily News Digital 870017Daily News Digital 870018Daily News Digital 870019Daily News Digital 870020Daily News Digital 870021Daily News Digital 870022Daily News Digital 870023Daily News Digital 870024Daily News Digital 870025Daily News Digital 870026Daily News Digital 870027Daily News Digital 870028Daily News Digital 870029Daily News Digital 870030Fatwah MUI Dunia Digital 630001Fatwah MUI Dunia Digital 630002Fatwah MUI Dunia Digital 630003Fatwah MUI Dunia Digital 630004Fatwah MUI Dunia Digital 630005Fatwah MUI Dunia Digital 630006Fatwah MUI Dunia Digital 630007Fatwah MUI Dunia Digital 630008Fatwah MUI Dunia Digital 630009Fatwah MUI Dunia Digital 630010Fatwah MUI Dunia Digital 630011Fatwah MUI Dunia Digital 630012Fatwah MUI Dunia Digital 630013Fatwah MUI Dunia Digital 630014Fatwah MUI Dunia Digital 630015Fatwah MUI Dunia Digital 630016Fatwah MUI Dunia Digital 630017Fatwah MUI Dunia Digital 630018Fatwah MUI Dunia Digital 630019Fatwah MUI Dunia Digital 630020Fatwah MUI Dunia Digital 630021Fatwah MUI Dunia Digital 630022Fatwah MUI Dunia Digital 630023Fatwah MUI Dunia Digital 630024Fatwah MUI Dunia Digital 630025Fatwah MUI Dunia Digital 630026Fatwah MUI Dunia Digital 630027Fatwah MUI Dunia Digital 630028Fatwah MUI Dunia Digital 630029Fatwah MUI Dunia Digital 630030

Blog

  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ziarah ke Makam Marsinah dan Letakkan Batu Pertama Museum Pahlawan Nasional di Nganjuk

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ziarah ke Makam Marsinah dan Letakkan Batu Pertama Museum Pahlawan Nasional di Nganjuk

    Nganjuk – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaksanakan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (27/12/2025). Usai ziarah, Kapolri memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah sekaligus Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Kecamatan Sukomoro.

    Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam Marsinah sebagai bentuk penghormatan institusi Polri terhadap tokoh buruh nasional yang telah resmi dianugerahi gelar pahlawan nasional. Kapolri dan rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB.
    Kedatangan Kapolri disambut langsung oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, serta Marsini, kakak kandung Marsinah. Turut hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nganjuk.

    Sejumlah pejabat utama Mabes Polri juga mendampingi Kapolri, di antaranya Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Yuda Gustawan, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, serta Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin.

    Prosesi ziarah diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Nganjuk KH Ali Mustofa Said, dilanjutkan dengan tabur bunga secara khidmat oleh Kapolri bersama rombongan.
    Usai ziarah, Kapolri memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah atau Museum Pahlawan Nasional Marsinah yang berlokasi tidak jauh dari makam.

    “Alhamdulillah baru saja sekaligus kita melaksanakan kegiatan ground breaking untuk rumah singgah sekaligus museum nasional bagi Ibu Marsinah, untuk mengenang beliau sebagai salah satu tokoh nasional dari buruh. Tentunya kegiatan ini kita harapkan bisa bermanfaat untuk terus menjaga semangat yang sudah diwariskan oleh almarhum Ibu Marsinah kepada rekan-rekan buruh untuk terus berjuang, mengawal dan memperjuangkan hak-hak buruh,” ujar Kapolri di lokasi.
    Kapolri menjelaskan, museum dan rumah singgah tersebut nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, baik bagi kalangan buruh maupun masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dekat sejarah perjuangan Marsinah. Lokasi tersebut juga dirancang dengan akses yang mudah bagi pengunjung.

    “Harapan kita, dengan dibangunnya museum ini, rumah singgah ini, tentunya juga bisa menghidupkan munculnya pertumbuhan ekonomi baru khususnya di desa ini karena mungkin nanti ada kunjungan-kunjungan rekan buruh dari seluruh Indonesia. Tentunya ini akan menghidupkan UMKM desa itu sendiri, dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat yang ada di wilayah desa. Di satu sisi ini menjadi salah satu tempat kebanggaan, karena ada tokoh nasional yang dimakamkan, dilahirkan, dan dibesarkan di tempat ini,” ucap Jenderal Sigit.

    Marsinah dikenal sebagai aktivis buruh PT Catur Putra Surya (CPS) yang diculik dan dibunuh pada Mei 1993 setelah memperjuangkan hak-hak pekerja. Perjuangannya kini diakui secara nasional sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan. Ia tercatat sebagai pahlawan nasional pertama yang lahir setelah Indonesia merdeka.
    Keluarga Marsinah, melalui Marsini, sebelumnya menyampaikan rasa bangga atas kepedulian Kapolri terhadap isu kesejahteraan buruh dan penyelesaian sengketa industrial yang dinilai sejalan dengan semangat perjuangan Marsinah. Marsini juga secara langsung mengundang Kapolri untuk berziarah ke makam adiknya di Nganjuk.

  • Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Letakkan Batu Pertama Museum Pahlawan Nasional di Nganjuk

    Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Letakkan Batu Pertama Museum Pahlawan Nasional di Nganjuk

    Nganjuk – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaksanakan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (27/12/2025). Usai ziarah, Kapolri memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah sekaligus Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Kecamatan Sukomoro.

    Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam Marsinah sebagai bentuk penghormatan institusi Polri terhadap tokoh buruh nasional yang telah resmi dianugerahi gelar pahlawan nasional. Kapolri dan rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB.
    Kedatangan Kapolri disambut langsung oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, serta Marsini, kakak kandung Marsinah. Turut hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nganjuk.

    Sejumlah pejabat utama Mabes Polri juga mendampingi Kapolri, di antaranya Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Yuda Gustawan, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, serta Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin.

    Prosesi ziarah diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Nganjuk KH Ali Mustofa Said, dilanjutkan dengan tabur bunga secara khidmat oleh Kapolri bersama rombongan.
    Usai ziarah, Kapolri memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah atau Museum Pahlawan Nasional Marsinah yang berlokasi tidak jauh dari makam.

    “Alhamdulillah baru saja sekaligus kita melaksanakan kegiatan ground breaking untuk rumah singgah sekaligus museum nasional bagi Ibu Marsinah, untuk mengenang beliau sebagai salah satu tokoh nasional dari buruh. Tentunya kegiatan ini kita harapkan bisa bermanfaat untuk terus menjaga semangat yang sudah diwariskan oleh almarhum Ibu Marsinah kepada rekan-rekan buruh untuk terus berjuang, mengawal dan memperjuangkan hak-hak buruh,” ujar Kapolri di lokasi.
    Kapolri menjelaskan, museum dan rumah singgah tersebut nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, baik bagi kalangan buruh maupun masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dekat sejarah perjuangan Marsinah. Lokasi tersebut juga dirancang dengan akses yang mudah bagi pengunjung.

    “Harapan kita, dengan dibangunnya museum ini, rumah singgah ini, tentunya juga bisa menghidupkan munculnya pertumbuhan ekonomi baru khususnya di desa ini karena mungkin nanti ada kunjungan-kunjungan rekan buruh dari seluruh Indonesia. Tentunya ini akan menghidupkan UMKM desa itu sendiri, dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat yang ada di wilayah desa. Di satu sisi ini menjadi salah satu tempat kebanggaan, karena ada tokoh nasional yang dimakamkan, dilahirkan, dan dibesarkan di tempat ini,” ucap Jenderal Sigit.

    Marsinah dikenal sebagai aktivis buruh PT Catur Putra Surya (CPS) yang diculik dan dibunuh pada Mei 1993 setelah memperjuangkan hak-hak pekerja. Perjuangannya kini diakui secara nasional sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan. Ia tercatat sebagai pahlawan nasional pertama yang lahir setelah Indonesia merdeka.
    Keluarga Marsinah, melalui Marsini, sebelumnya menyampaikan rasa bangga atas kepedulian Kapolri terhadap isu kesejahteraan buruh dan penyelesaian sengketa industrial yang dinilai sejalan dengan semangat perjuangan Marsinah. Marsini juga secara langsung mengundang Kapolri untuk berziarah ke makam adiknya di Nganjuk.

  • Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Letakkan Batu Pertama Museum Pahlawan Nasional di Nganjuk

    Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Letakkan Batu Pertama Museum Pahlawan Nasional di Nganjuk

    Nganjuk – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaksanakan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (27/12/2025). Usai ziarah, Kapolri memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah sekaligus Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Kecamatan Sukomoro.

    Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam Marsinah sebagai bentuk penghormatan institusi Polri terhadap tokoh buruh nasional yang telah resmi dianugerahi gelar pahlawan nasional. Kapolri dan rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB.
    Kedatangan Kapolri disambut langsung oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, serta Marsini, kakak kandung Marsinah. Turut hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nganjuk.

    Sejumlah pejabat utama Mabes Polri juga mendampingi Kapolri, di antaranya Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Yuda Gustawan, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, serta Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin.

    Prosesi ziarah diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Nganjuk KH Ali Mustofa Said, dilanjutkan dengan tabur bunga secara khidmat oleh Kapolri bersama rombongan.
    Usai ziarah, Kapolri memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah atau Museum Pahlawan Nasional Marsinah yang berlokasi tidak jauh dari makam.

    “Alhamdulillah baru saja sekaligus kita melaksanakan kegiatan ground breaking untuk rumah singgah sekaligus museum nasional bagi Ibu Marsinah, untuk mengenang beliau sebagai salah satu tokoh nasional dari buruh. Tentunya kegiatan ini kita harapkan bisa bermanfaat untuk terus menjaga semangat yang sudah diwariskan oleh almarhum Ibu Marsinah kepada rekan-rekan buruh untuk terus berjuang, mengawal dan memperjuangkan hak-hak buruh,” ujar Kapolri di lokasi.
    Kapolri menjelaskan, museum dan rumah singgah tersebut nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, baik bagi kalangan buruh maupun masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dekat sejarah perjuangan Marsinah. Lokasi tersebut juga dirancang dengan akses yang mudah bagi pengunjung.

    “Harapan kita, dengan dibangunnya museum ini, rumah singgah ini, tentunya juga bisa menghidupkan munculnya pertumbuhan ekonomi baru khususnya di desa ini karena mungkin nanti ada kunjungan-kunjungan rekan buruh dari seluruh Indonesia. Tentunya ini akan menghidupkan UMKM desa itu sendiri, dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat yang ada di wilayah desa. Di satu sisi ini menjadi salah satu tempat kebanggaan, karena ada tokoh nasional yang dimakamkan, dilahirkan, dan dibesarkan di tempat ini,” ucap Jenderal Sigit.

    Marsinah dikenal sebagai aktivis buruh PT Catur Putra Surya (CPS) yang diculik dan dibunuh pada Mei 1993 setelah memperjuangkan hak-hak pekerja. Perjuangannya kini diakui secara nasional sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan. Ia tercatat sebagai pahlawan nasional pertama yang lahir setelah Indonesia merdeka.
    Keluarga Marsinah, melalui Marsini, sebelumnya menyampaikan rasa bangga atas kepedulian Kapolri terhadap isu kesejahteraan buruh dan penyelesaian sengketa industrial yang dinilai sejalan dengan semangat perjuangan Marsinah. Marsini juga secara langsung mengundang Kapolri untuk berziarah ke makam adiknya di Nganjuk.

  • Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Letakkan Batu Pertama Museum Pahlawan Nasional di Nganjuk

    Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Letakkan Batu Pertama Museum Pahlawan Nasional di Nganjuk

    Nganjuk – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaksanakan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (27/12/2025). Usai ziarah, Kapolri memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah sekaligus Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Kecamatan Sukomoro.

    Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam Marsinah sebagai bentuk penghormatan institusi Polri terhadap tokoh buruh nasional yang telah resmi dianugerahi gelar pahlawan nasional. Kapolri dan rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB.
    Kedatangan Kapolri disambut langsung oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, serta Marsini, kakak kandung Marsinah. Turut hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nganjuk.

    Sejumlah pejabat utama Mabes Polri juga mendampingi Kapolri, di antaranya Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Yuda Gustawan, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, serta Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin.

    Prosesi ziarah diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Nganjuk KH Ali Mustofa Said, dilanjutkan dengan tabur bunga secara khidmat oleh Kapolri bersama rombongan.
    Usai ziarah, Kapolri memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah atau Museum Pahlawan Nasional Marsinah yang berlokasi tidak jauh dari makam.

    “Alhamdulillah baru saja sekaligus kita melaksanakan kegiatan ground breaking untuk rumah singgah sekaligus museum nasional bagi Ibu Marsinah, untuk mengenang beliau sebagai salah satu tokoh nasional dari buruh. Tentunya kegiatan ini kita harapkan bisa bermanfaat untuk terus menjaga semangat yang sudah diwariskan oleh almarhum Ibu Marsinah kepada rekan-rekan buruh untuk terus berjuang, mengawal dan memperjuangkan hak-hak buruh,” ujar Kapolri di lokasi.
    Kapolri menjelaskan, museum dan rumah singgah tersebut nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, baik bagi kalangan buruh maupun masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dekat sejarah perjuangan Marsinah. Lokasi tersebut juga dirancang dengan akses yang mudah bagi pengunjung.

    “Harapan kita, dengan dibangunnya museum ini, rumah singgah ini, tentunya juga bisa menghidupkan munculnya pertumbuhan ekonomi baru khususnya di desa ini karena mungkin nanti ada kunjungan-kunjungan rekan buruh dari seluruh Indonesia. Tentunya ini akan menghidupkan UMKM desa itu sendiri, dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat yang ada di wilayah desa. Di satu sisi ini menjadi salah satu tempat kebanggaan, karena ada tokoh nasional yang dimakamkan, dilahirkan, dan dibesarkan di tempat ini,” ucap Jenderal Sigit.

    Marsinah dikenal sebagai aktivis buruh PT Catur Putra Surya (CPS) yang diculik dan dibunuh pada Mei 1993 setelah memperjuangkan hak-hak pekerja. Perjuangannya kini diakui secara nasional sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan. Ia tercatat sebagai pahlawan nasional pertama yang lahir setelah Indonesia merdeka.
    Keluarga Marsinah, melalui Marsini, sebelumnya menyampaikan rasa bangga atas kepedulian Kapolri terhadap isu kesejahteraan buruh dan penyelesaian sengketa industrial yang dinilai sejalan dengan semangat perjuangan Marsinah. Marsini juga secara langsung mengundang Kapolri untuk berziarah ke makam adiknya di Nganjuk.

  • Polri Bakal Tambah 300 Sumur Bor untuk Bantu Korban Bencana Sumatera

    Polri Bakal Tambah 300 Sumur Bor untuk Bantu Korban Bencana Sumatera

    Wakapolri Komjen Dedi saat memberi penjelasan soal penanganan bencana Sumatera (Ondang/detikcom)

    Jakarta – Polri bakal membangun 300 sumur bor di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar pembuatan sumur bor dikebut.
    “Perintah Bapak Kapolri, selain perbaikan infrastruktur, yang terpenting perbanyak lagi sumur-sumur bor. Sumur bor baik untuk kebutuhan masyarakat di tempat-tempat pengungsian, kemudian di sarana ibadah, kemudian di tempat-tempat kesehatan,” kata Dedi kepada wartawan di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025).

    “Targetnya ada sekitar 300 titik ya sumur bor yang harus segera kita tambah untuk percepatan,” sambungnya.

    Wakapolri Bakal Tinjau Penanganan Bencana di Sumatera Hari Ini
    Dia mengatakan sudah ada 228 titik sumur bor yang dikerjakan. Dedi menyebut 84 sumur bor sudah beroperasi dan 144 lainnya masih proses pengerjaan.

    Polri juga memperbanyak layanan kesehatan terhadap para korban bencana. Total, ada ada 37.867 orang yang telah terlayani.

    “Terdiri dari untuk Sumatera Barat ada 15.275 orang, kemudian Sumatera Utara ada 5.813 orang, untuk Aceh ada 16.779 orang,” tutur Dedi.

    Dedi mengatakan banyak pengungsi mengeluhkan demam, bentuk dan gatal-gatal. Dia mengatakan layanan kesehatan bagi warga tedampak bencana merupakan prioritas.

    “Keluhan-keluhan meliputi antara lain demam, batuk, kemudian gatal-gatal, asam lambung, diare, nyeri perut, dan sebagainya. Ini terus akan menjadi prioritas kami,” ucapnya.

  • Polri Bakal Tambah 300 Sumur Bor untuk Bantu Korban Bencana Sumatera

    Polri Bakal Tambah 300 Sumur Bor untuk Bantu Korban Bencana Sumatera

    Wakapolri Komjen Dedi saat memberi penjelasan soal penanganan bencana Sumatera (Ondang/detikcom)

    Jakarta – Polri bakal membangun 300 sumur bor di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar pembuatan sumur bor dikebut.
    “Perintah Bapak Kapolri, selain perbaikan infrastruktur, yang terpenting perbanyak lagi sumur-sumur bor. Sumur bor baik untuk kebutuhan masyarakat di tempat-tempat pengungsian, kemudian di sarana ibadah, kemudian di tempat-tempat kesehatan,” kata Dedi kepada wartawan di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025).

    “Targetnya ada sekitar 300 titik ya sumur bor yang harus segera kita tambah untuk percepatan,” sambungnya.

    Wakapolri Bakal Tinjau Penanganan Bencana di Sumatera Hari Ini
    Dia mengatakan sudah ada 228 titik sumur bor yang dikerjakan. Dedi menyebut 84 sumur bor sudah beroperasi dan 144 lainnya masih proses pengerjaan.

    Polri juga memperbanyak layanan kesehatan terhadap para korban bencana. Total, ada ada 37.867 orang yang telah terlayani.

    “Terdiri dari untuk Sumatera Barat ada 15.275 orang, kemudian Sumatera Utara ada 5.813 orang, untuk Aceh ada 16.779 orang,” tutur Dedi.

    Dedi mengatakan banyak pengungsi mengeluhkan demam, bentuk dan gatal-gatal. Dia mengatakan layanan kesehatan bagi warga tedampak bencana merupakan prioritas.

    “Keluhan-keluhan meliputi antara lain demam, batuk, kemudian gatal-gatal, asam lambung, diare, nyeri perut, dan sebagainya. Ini terus akan menjadi prioritas kami,” ucapnya.

  • Polri Bakal Tambah 300 Sumur Bor untuk Bantu Korban Bencana Sumatera

    Polri Bakal Tambah 300 Sumur Bor untuk Bantu Korban Bencana Sumatera

    Wakapolri Komjen Dedi saat memberi penjelasan soal penanganan bencana Sumatera (Ondang/detikcom)

    Jakarta – Polri bakal membangun 300 sumur bor di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar pembuatan sumur bor dikebut.
    “Perintah Bapak Kapolri, selain perbaikan infrastruktur, yang terpenting perbanyak lagi sumur-sumur bor. Sumur bor baik untuk kebutuhan masyarakat di tempat-tempat pengungsian, kemudian di sarana ibadah, kemudian di tempat-tempat kesehatan,” kata Dedi kepada wartawan di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025).

    “Targetnya ada sekitar 300 titik ya sumur bor yang harus segera kita tambah untuk percepatan,” sambungnya.

    Wakapolri Bakal Tinjau Penanganan Bencana di Sumatera Hari Ini
    Dia mengatakan sudah ada 228 titik sumur bor yang dikerjakan. Dedi menyebut 84 sumur bor sudah beroperasi dan 144 lainnya masih proses pengerjaan.

    Polri juga memperbanyak layanan kesehatan terhadap para korban bencana. Total, ada ada 37.867 orang yang telah terlayani.

    “Terdiri dari untuk Sumatera Barat ada 15.275 orang, kemudian Sumatera Utara ada 5.813 orang, untuk Aceh ada 16.779 orang,” tutur Dedi.

    Dedi mengatakan banyak pengungsi mengeluhkan demam, bentuk dan gatal-gatal. Dia mengatakan layanan kesehatan bagi warga tedampak bencana merupakan prioritas.

    “Keluhan-keluhan meliputi antara lain demam, batuk, kemudian gatal-gatal, asam lambung, diare, nyeri perut, dan sebagainya. Ini terus akan menjadi prioritas kami,” ucapnya.

  • Kapolri minta perbanyak sumur bor di lokasi terdampak bencana sumatera

    Kapolri minta perbanyak sumur bor di lokasi terdampak bencana sumatera

     

     

    Polri Bakal Tambah 300 Sumur Bor untuk Bantu Korban Bencana Sumatera
    Wakapolri Komjen Dedi saat memberi penjelasan soal penanganan bencana Sumatera (Ondang/detikcom)

    Jakarta – Polri bakal membangun 300 sumur bor di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar pembuatan sumur bor dikebut.
    “Perintah Bapak Kapolri, selain perbaikan infrastruktur, yang terpenting perbanyak lagi sumur-sumur bor. Sumur bor baik untuk kebutuhan masyarakat di tempat-tempat pengungsian, kemudian di sarana ibadah, kemudian di tempat-tempat kesehatan,” kata Dedi kepada wartawan di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025).

    “Targetnya ada sekitar 300 titik ya sumur bor yang harus segera kita tambah untuk percepatan,” sambungnya.

    Wakapolri Bakal Tinjau Penanganan Bencana di Sumatera Hari Ini
    Dia mengatakan sudah ada 228 titik sumur bor yang dikerjakan. Dedi menyebut 84 sumur bor sudah beroperasi dan 144 lainnya masih proses pengerjaan.

    Polri juga memperbanyak layanan kesehatan terhadap para korban bencana. Total, ada ada 37.867 orang yang telah terlayani.

    “Terdiri dari untuk Sumatera Barat ada 15.275 orang, kemudian Sumatera Utara ada 5.813 orang, untuk Aceh ada 16.779 orang,” tutur Dedi.

    Dedi mengatakan banyak pengungsi mengeluhkan demam, bentuk dan gatal-gatal. Dia mengatakan layanan kesehatan bagi warga tedampak bencana merupakan prioritas.

    “Keluhan-keluhan meliputi antara lain demam, batuk, kemudian gatal-gatal, asam lambung, diare, nyeri perut, dan sebagainya. Ini terus akan menjadi prioritas kami,” ucapnya.

  • Kapolri minta perbanyak sumur bor di lokasi terdampak bencana sumatera

    Kapolri minta perbanyak sumur bor di lokasi terdampak bencana sumatera

     

     

    Polri Bakal Tambah 300 Sumur Bor untuk Bantu Korban Bencana Sumatera
    Wakapolri Komjen Dedi saat memberi penjelasan soal penanganan bencana Sumatera (Ondang/detikcom)

    Jakarta – Polri bakal membangun 300 sumur bor di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar pembuatan sumur bor dikebut.
    “Perintah Bapak Kapolri, selain perbaikan infrastruktur, yang terpenting perbanyak lagi sumur-sumur bor. Sumur bor baik untuk kebutuhan masyarakat di tempat-tempat pengungsian, kemudian di sarana ibadah, kemudian di tempat-tempat kesehatan,” kata Dedi kepada wartawan di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025).

    “Targetnya ada sekitar 300 titik ya sumur bor yang harus segera kita tambah untuk percepatan,” sambungnya.

    Wakapolri Bakal Tinjau Penanganan Bencana di Sumatera Hari Ini
    Dia mengatakan sudah ada 228 titik sumur bor yang dikerjakan. Dedi menyebut 84 sumur bor sudah beroperasi dan 144 lainnya masih proses pengerjaan.

    Polri juga memperbanyak layanan kesehatan terhadap para korban bencana. Total, ada ada 37.867 orang yang telah terlayani.

    “Terdiri dari untuk Sumatera Barat ada 15.275 orang, kemudian Sumatera Utara ada 5.813 orang, untuk Aceh ada 16.779 orang,” tutur Dedi.

    Dedi mengatakan banyak pengungsi mengeluhkan demam, bentuk dan gatal-gatal. Dia mengatakan layanan kesehatan bagi warga tedampak bencana merupakan prioritas.

    “Keluhan-keluhan meliputi antara lain demam, batuk, kemudian gatal-gatal, asam lambung, diare, nyeri perut, dan sebagainya. Ini terus akan menjadi prioritas kami,” ucapnya.

  • Kapolri minta perbanyak sumur bor di lokasi terdampak bencana sumatera

    Kapolri minta perbanyak sumur bor di lokasi terdampak bencana sumatera

     

     

    Polri Bakal Tambah 300 Sumur Bor untuk Bantu Korban Bencana Sumatera
    Wakapolri Komjen Dedi saat memberi penjelasan soal penanganan bencana Sumatera (Ondang/detikcom)

    Jakarta – Polri bakal membangun 300 sumur bor di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar pembuatan sumur bor dikebut.
    “Perintah Bapak Kapolri, selain perbaikan infrastruktur, yang terpenting perbanyak lagi sumur-sumur bor. Sumur bor baik untuk kebutuhan masyarakat di tempat-tempat pengungsian, kemudian di sarana ibadah, kemudian di tempat-tempat kesehatan,” kata Dedi kepada wartawan di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025).

    “Targetnya ada sekitar 300 titik ya sumur bor yang harus segera kita tambah untuk percepatan,” sambungnya.

    Wakapolri Bakal Tinjau Penanganan Bencana di Sumatera Hari Ini
    Dia mengatakan sudah ada 228 titik sumur bor yang dikerjakan. Dedi menyebut 84 sumur bor sudah beroperasi dan 144 lainnya masih proses pengerjaan.

    Polri juga memperbanyak layanan kesehatan terhadap para korban bencana. Total, ada ada 37.867 orang yang telah terlayani.

    “Terdiri dari untuk Sumatera Barat ada 15.275 orang, kemudian Sumatera Utara ada 5.813 orang, untuk Aceh ada 16.779 orang,” tutur Dedi.

    Dedi mengatakan banyak pengungsi mengeluhkan demam, bentuk dan gatal-gatal. Dia mengatakan layanan kesehatan bagi warga tedampak bencana merupakan prioritas.

    “Keluhan-keluhan meliputi antara lain demam, batuk, kemudian gatal-gatal, asam lambung, diare, nyeri perut, dan sebagainya. Ini terus akan menjadi prioritas kami,” ucapnya.